Bisnis

5 Tren Bisnis yang Ada di Tahun 2016

5 Tren Bisnis yang Ada di Tahun 2016

Bisnis merupakan sekumpulan orang yang tergabung dalam sebuah organisasi yang fokusnya menjual produk berupa barang maupun jasa kepada konsumen maupun bisnis lainnya. Tujuan utamanya jelas mendapatkan laba dari aktivitas mereka. Selain mendapatkan profit, bisnis juga dibentuk supaya menyediakan kesejahteraan bagi para pemiliknya. Kesejahteraan ini bisa dalam bentuk imbalan yang sesuai dengan waktu, usaha, maupun investasi atau modal yang diberikan. Memang tidak semua jenis bisnis mengejar profit tinggi misalnya seperti bisnis koperatif. Tetapi secara umum bisnis hadir sebagai alternatif mata pencaharian bagi mereka yang membuka jenis usaha satu ini.

Nah bagi Anda yang tertarik untuk membuka bisnis di tahun 2016 ini, kami menyajikan beberapa tips yang sesungguhnya juga merupakan sebuah tren di dunia bisnis yang akan kerap Anda temui pada tahun 2016. Trend inilah yang diyakini akan membawa keuntungan yang lebih tinggi sebagai bentuk inovasi banyak pemain lama di dunia bisnis. Anda tentunya juga ingin sukses seperti mereka bukan? Langsung saja yuk simak ulasan singkat mengenai 10 trend bisnis di tahun 2016 berikut ini.

Fokus Terhubung dengan Konsumen

Dikenal juga dengan istilah Customer Focus. Tren bisnis satu ini mulai banyak dilakukan oleh para pelaku bisnis demi menjaga kualitas produk seperti yang diinginkan konsumen sehingga konsumen tidak lari ke bisnis pesaing. Bisnis bergantung pada konsumen mereka. Perusahaan berusaha melayani pelanggan mereka sebaik mungkin. Bentuk-bentuk dari Customer Focus ini bermacam-macam bahkan sampai pada tingkat pelayanan yang mungkin bagi pemula dianggap sebagai hal yang sepele, misalnya menjalin komunikasi yang berkelanjutan dengan konsumen, berusaha memperhatikan kebutuhan konsumen, memberikan salam dan senyum yang ramah, dan berbagai bentuk lainnya yang menjadikan pelanggan sebagai prioritas utama.

Investasi pada Mentoring dan Menjalin Hubungan dengan Pekerja secara Online

Terkadang pekerjaan terasa begitu membosankan karena tidak ada komunikasi yang menyenangkan di dalam kantor. Jabatan sangat ditegaskan dank arena itu komunikasi yang luwes jarang terjadi apalagi terbangun hubungan yang menyenangkan antara pekerja dengan manajemen. Kunci untuk membuat bisnis Anda lebih baik adalah melibatkan banyak orang yang memiliki ide-ide dan kreasi untuk menginovasikan bisnis Anda ke arah yang lebih baik dan lebih menjawab kebutuhan dan keinginan pelanggan. Tanpa kita sadari, sering kali mereka yang sudah lebih lama bekerja di perusahaan merasa bahwa budaya kerja mereka yang terbaik tetapi tidak mengikuti perubahan zaman.

Membangun hubungan dan komunikasi pun tak harus secara face to face. Manfaatkan media online untuk tetap menjalin komunikasi. Jangan jadikan jarak dan waktu sebagai penghalang untuk membangun komunikasi. Kita sudah hidup di zaman modern, manfaatkan kemajuan teknologi yang ada saat ini.

Fokus pada Margin dan Sektor Jasa

Tujuan utama sebuah bisnis adalah memperoleh profit atau laba. Berinovasi boleh-boleh saja karena memang sebuah bisnis tidak akan bisa bertahan lama tanpa melakukan inovasi yang menyesuaikan perubahan zaman. Tetapi ingatlah bahwa bisnis Anda juga harus fokus pada margin. Fokuskan kembali pelayanan sebagai salah satu sektor jasa yang Anda jual kepada pelanggan. Hal ini akan memberikan nilai tambah pada bisnis Anda sehingga konsumen bisa lebih loyal kepada perusahaan.

Menggabungkan Content Marketing dalam Penjualan

Content Marketing merupakan usaha pemasaran yang dilakukan dengan menyediakan konten atau informasi yang bermanfaat bagi orang lain sehingga pembaca informasi ini akan mengenal bisnis perusahaan. Jika metode bisnis lama akan mewajibkan Anda untuk melakukan promosi besar-besaran yang jelas memakan biaya dan waktu atau mungkin melakukan promosi dengan cara door to door yang bisa jadi hanya mendapatkan penolakan dari sejumlah orang, metode ini kini sedang menjadi tren bisnis yang cukup mengagumkan. Anda bukan hanya sebagai seorang penjual tetapi Anda adalah pusat informasi dari apa yang dibutuhkan pembeli dan menyediakan solusi tersebut. Anda tidak hanya mempromosikan produk Anda tetapi Anda turut menyediakan informasi mengenai apa yang sesungguhnya dialami pelanggan, bagaimana pelanggan seharusnya bersikap, apa yang harus dilakukan sebagai langkah antisipasi dan penanggulangan, dan berbagai solusi lainnya. Dari situ Anda bisa mengarahkan pelanggan untuk mendorong diri mereka sendiri melakukan transaksi kepada Anda selaku produsen dan penjual produk.

Investasi pada Pengembangan Keahlian Menjual dan Mencari Solusi pada Pekerja Non-Sales

Sebagian orang mungkin akan menganggap bahwa bisnis hanya fokus pada penjualan sehingga peran pemasar di sini begitu besar. Meski begitu bukan berarti pekerja non-sales tidak berperan besar dalam bisnis sebuah perusahaan. Untuk menjadikan perusahaan Anda tidak mati, Anda harus bisa memberikan pelatihan dan pengembangan bagi pekerja non-sales untuk bisa menjual serta mencari solusi pada permasalahan bisnis mereka. Pola pikir dan rutinitas kerja yang berbeda mungkin saja memunculkan ide yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh para pekerja pemasar. Intinya adalah libatkan semua pekerja dalam tujuan bisnis perusahaan Anda, jangan hanya menitik beratkan pada satu bagian atau satu divisi saja karena perusahaan tidak terbentuk hanya dari satu divisi yang terlihat sebagai inti bisnis perusahaan saja.

Itu dia 10 tren bisnis di tahun 2016. Bagaimana? Anda mungkin akan terkejut bahwa inovasi yang sedang gencar dilakukan bukan hanya inovasi pada bidang teknologi tetapi lebih kepada bagaimana perusahaan memperlakukan pekerja mereka supaya pekerja memiliki rasa kepemilikan terhadap perusahaan sehingga mereka akan lebih nyaman untuk bekerja dan turut serta dalam tujuan bisnis perusahaan. Mengenai tipe peluang bisnis apa yang sedang tren di tahun 2016 akan dibahas dalam artikel selanjutnya. Penasaran? Terus pantau artikel kami ya!

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top