Bisnis

Apa Itu DNA Pro? Platform Investasi Bodong yang Seret Sejumlah Artis

Apa Itu DNA Pro? Platform Investasi Bodong yang Seret Sejumlah Artis

Waspada Investasi alias SWI menyebut, ada 20 entitas yang diketahui melakukan kegiatan investasi ilegal. Salah satunya robot trading DNA Pro. Berdasarkan penelusuran, platform dengan sistem multi level marketing (MLM) ini berasal dari sebuah perusahaan bernama PT DNA Pro Academy.

Nah, robot trading DNA Pro ini bertugas untuk menganalisa saham maupun obligasi dengan memakai algoritma. Tetapi, dalam operasionalnya menggunakan sistem penjualan berskema ponzi. Di sisi lain, anggotanya juga harus mengajak member baru sebanyak mungkin dengan diiming-iming bonus besar.

Nantinya, para anggota tersebut bakal mendapatkan keuntungan dari jumlah transaksi yang dilakukan oleh anggota baru itu.

Selain itu, mereka juga menawarkan keuntungan 1% setiap hari lewat investasi emas atau Forex yang bekerjasama dengan Alfa Success Corporation.

Lihat Juga: Resiko dan Keuntungan Trading Forex

Sejumlah Nama Artis Terseret Kasus DNA Pro

Artis-artis seperti DJ Una, Billy Syahputra, Rossa, Ello, Yosi Project Pop, Rizky Billar, Lesti Kejora dan Ivan Gunawan sempat menjadi brand ambassador.

Kepolisian mengatakan mereka akan diperiksa sebagai saksi. Sementara itu, sebelumnya, Direktorat Jenderal PKTN dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah menyegel operasi DNA Pro Akademi yang melakukan kegiatan usaha penjualan robot trading atau expert advisor secara ilegal.

Lihat Juga: Binary Option: Siasat Jahat Afiliator – Aplikasi Judi

Namun, perusahaan tersebut membangkang dan membuka segel, sehingga Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Mabes Polri dan Kemendag kembali melakukan penyegelan pada akhir Januari 2022.

“Kemendag bersama Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri menindak tegas PT DNA Pro Akademi dengan menyegel kembali kantor perusahaan tersebut. Implikasi pidananya kami serahkan kepada penegak hukum lainnya,” ujar Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag Veri Anggrijono.

Lihat Juga: Hendry Susanto, Bos Robot Trading Fahrenheit Ditangkap Usai Tipu Ratusan Orang

Perusahaan investasi bodong itu diduga sudah melanggar UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Sejauh ini Bareskrim Polri telah menangkap 7 tersangka dari total 12 tersangka. Terbaru, satu tersangka bernama Hans Andre Supit berhasil diamankan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top