Bisnis

Beneran Langka! Perajin Tahu Tempe Mogok Massal Hingga 23 Februari

Beneran Langka! Perajin Tahu Tempe Mogok Massal Hingga 23 Februari

Para perajin tahu tempe di Pulau Jawa akan melakukan mogok produksi selama tiga hari mulai 21-23 Februari 2022. Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) Aip Syaifudin menuturkan, aksi mogok itu awalnya hanya dilakukan oleh para perajin di Jabodetabek dan Jawa Barat Saja.

Namun, kemudian aksi mogok ini diikuti oleh para perajin tahu tempe di wilayah lain seperti Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur secara sukarela.

Lihat Juga: Resep dan Cara membuat Tahu Gejrot Cirebon

Penyebab Naiknya Harga Bahan Baku Tahu Tempe

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjelaskan berbagai penyebab kenaikan harga kedelai di Indonesia. Salah satunya yaitu karena babi di China.

Lutfi mengatakan, naiknya harga kedelai yang merupakan bahan baku tahu tempe dikarenakan adanya permasalahan di negara eksportir. Menurutnya, cuaca buruk El Nina yang melanda kawasan Amerika Selatan menjadi salah satu masalahnya.

Selain itu, dia menyebut, China juga membutuhkan kedelai cukup besar. Lutfi mengungkapkan baru-baru ini di China ada lima miliar babi baru yang menggunakan kedelai sebagai pakannya.

Saat ini, ujar Lutfi, harga kedelai naik menjadi 18 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp258.030 per gantang (kurs Rp14.335). Sementara sebelumnya hanya 12 dolar Amerika Serikat atau Rp172.020.

Lihat Juga: Manfaat Kedelai : Penurunan Berat Badan dan Perawatan Kulit

Ia pun mengatakan akan segera menyiapkan mitigasinya dan akan mengumumkan kebijakan yang tepat untuk menangani masalah ini.

Sebagai informasi, setiap tahun kebutuhan kedelai di Indonesia mencapai 3 juta ton. Sementara itu, budi daya dan suplai kedelai di Indonesia hanya berada di angka 500-700 ton per tahun. Untuk memenuhi kebutuhan nasional, pemerintah pun melakukan impor.

Aip Syarifuddin juga mengatakan 90% kebutuhan kedelai untuk pembuatan tahu tempe berasal dari kedelai impor. Karena itulah saat harga kedelai naik, harga tahu dan tempe pun menjadi lebih mahal.

Direktur Aneka Kacang dan Umbi Yuris Tiyanto menuturkan pihaknya tengah melakukan berbagai upaya untuk mendorong produksi kedelai dalam negeri. Salah satunya dengan meminta petani kembali menanam kedelai.

Lihat Juga: 10 Manfaat Susu Kedelai Bagi Tubuh Manusia

Ia menyampaikan pada tahun 2022 ini Kementerian Pertanian memberikan fasilitas untuk pengembangan kedelai seluar 52.000 hektar. Di sisi lain, pihaknya juga meminta peran off taker selaku pembeli pasti.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top