Bisnis

JET Express Berhenti Beroperasi Per Maret 2022: Kami Pamit…

JET Express Berhenti Beroperasi Per Maret 2022: Kami Pamit…

JET Express bakal berhenti beroperasi mulai Maret 2022 mendatang. Dengan begitu, perusahaan ini hanya akan melakukan pelayanan terhadap pelanggan hingga akhir bulan Februari 2022.

"Hai pelanggan JET Express kami ingin menginformasikan bahwa Februari 2022 adalah bulan terakhir JET Express akan beroperasi," tulis manajemen, mengutip dari situs resmi jetexpress.co.id, Jumat (18/2/2022).

Tidak lupa, perusahaan ini juga mengucapkan terima kasih karena telah dipercaya oleh pelanggan selama ini. "Kami pamit undur diri," ucap manajemen.

JET Express merupakan perusahaan ekspedisi yang melayani jasa pengiriman dokumen dan paket. Perusahaan ini mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2015 lalu dengan membuka dua cabang.

Kemudian, perusahaan terus berkembang dan jumlah cabangnya pun terus bertambang hingga menjadi 12 cabang di seluruh Indonesia pada akhir Desember 2015.

Lihat Juga: Tagar BoikotJNE Menggema Gegera Isu Sara Lowongan Kerja JNE

Terkait hal ini, pihak manajemen tidak mengungkap alasan mereka memberhentikan operasi. Sebagai informasi, berdasarkan laman paketmu.com, perusahaan ini didirikan oleh Peter D Chandra. Peter adalah lulusan S1 jurusan Ilmu Informatika di Institute Teknologi Bandung (ITB).

Selain menjabat sebagai Co-founder dan CEO JET Express, Peter juga pernah jadi investor di sejumlah perusahaan jasa pengiriman. Ia pernah jadi investor di PT. Tiki Indonesia pada 2012-2015 dan investor di Max One Hotel pada tahun 2011-2013.

Namun, setelah bersama JET Express, Peter lebih fokus mengembangkan perusahaan jasa ekspedisinya itu. Kerja keras yang dilakukannya ketika mengembangkan perusahaan ini pun berbuah manis. Pasalnya, dari yang awalnya hanya mempunyai dua cabang, akhirnya sukses berkembang jadi 12 cabang di seluruh Indonesia dan terus bertambah setiap tahunnya.

JET Express Pamit, CEO J&T Express Ungkap Persaingan Bisnis Ekspedisi

PT Global JET Express (J&T Express) menilai persaingan bisnis jasa pengiriman dan kurir masih stabil dan tetap jadi pendukung utama bagi perkembangan bisnis e-commerce. CEO J&T Express Robin Lo mengatakan sektor bisnis ini mempunyai peluang untuk terus berkembang sejalan dengan pesatnya transaksi online ke depan.

“Tidak juga (disebabkan oleh persaingan yang sengit) karena kebutuhan pengiriman di Indonesia masih sangat tinggi,” kata Robin, Kamis (17/2/2022).

Lihat Juga: Pengeroyokan Karyawan Anteraja, 3 Orang Jadi Tersangka

Ia melihat dengan karakteristik bisnis yang bergerak di bidang jasa, pelajayan pelanggan yang baik dan efisiensi, serta inovasi jadi hal penting untuk menghadapi persaingan saat ini.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top