Jokowi Bakal Beri Dana Hibah Produktif Ke Jutaan UMKM, Nih Besaran Nilainya!

Pemerintah berencana untuk memberikan bantuan modal kerja secara cuma-cuma kepada 12 juta usaha mikro ritel (UMKM) senilai Rp 2,4 juta. Pemberian ini diberikan sebagai hibah produktif kepada dunia usaha agar bisnis-bisnis ritel bisa berjalan kembali.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana Pencegahan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir dalam program “Mata Najwa” yang disiarkan Trans7, Rabu (5/8/2020) malam.

“Sekarang kita mau coba hibah produktif, kita kasih Rp 2,4 juta buat 12 juta mikro ritel supaya mereka bisa mulai bekerja lagi, produktif lagi,” kata Erick.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini mengungkapkan, kelompok yang dianggap mikro ritel ini adalah yang memiliki omset senilai Rp 30-Rp 40 juta. Rencana ini telah disampaikan kepada Presiden untuk diputuskan.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan daya beli masyarakat pada level terendah tetap terjaga selama vaksin Covid-19 ini belum ditemukan.

Dana hibah ini akan menambah deretan stimulus yang diberikan pemerintah untuk menanggulangi dampak Covid-19 setelah hari ini Presiden mengumumkan akan memberikan bantuan sebesar Rp 600 ribu kepada pekerja dengan gaji bulanan di bawah Rp 5 juta.

Stimulus ini rencananya akan mulai disalurkan pemerintah pada September 2020 mendatang melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

“Bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan akan langsung diberikan per dua bulan,” kata Erick.

Artinya, bantuan tersebut akan diberikan kepada pegawai swasta setiap dua bulan sekali dalam kurun waktu empat bulan. Adapun besaran yang akan diterima pegawai setiap dua bulan bisa mencapai Rp 1,2 juta.

“[Penyaluran] ke rekening masing-masing pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan,” katanya.

This website uses cookies.