Bisnis

Mulai Maret 2022, Syarat Jual Beli Tanah Harus Lampirkan Kartu BPJS Kesehatan

Mulai Maret 2022, Syarat Jual Beli Tanah Harus Lampirkan Kartu BPJS Kesehatan

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengumumkan adanya syarat jual tanah yang baru. Dalam aturan baru kartu BPJS Kesehatan akan jadi syarat permohonan layanan jual beli tanah.

Syarat jual beli tanah yang baru ini akan resmi berlaku mulai 1 Maret 2022 mendatang. Peraturan tersebut tertulis dalam surat bernomor HR.02/164-400/II/2022 yang ditandatangani oleh Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Suyus Widayana.

Alasan Syarat Jual Beli Tanah Harus Sertakan Kartu BPJS Kesehatan

Dalam surat tersebut dicantumkan bahwa pemohon pelayanan peralihan hak atas tanah atau Hak Milik atas Satuan Rumah Susun karena jual beli wajib melampirkan fotokopi Kartu BPJS Kesehatan.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa syarat jual beli tanah ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No 1 Tahun 2022 terkait Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Lihat Juga: Fakta Baru Soal Dugaan Kebocoran Data BPJS Kesehatan

Lebih lanjut, dalam surat itu juga dituliskan bahwa JKN adalah bagian dari sistem jaminan sosial nasional yang dijalankan dengan mekanisme asuransi kesehatan sosial yang sifatnya wajib atau mandatory.

Program JKN sendiri tertulis dalam UU No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) seperti yang sudah diubah dengan UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

JKN dimaksudkan untuk mencapai kebutuhan dasar kesehatan dasar yang layak dan diberikan pada tiap orang yang sudah membayar iuran atau yang iurannya dibayarkan pemerintah. Dengan begitu, seluruh penduduk Indonesia wajib menjadi peserta jaminan kesehatan, tidak terkecuali warga negara asing (WNA) yang bekerja di RI paling singkat enam bulan.

Lalu, diktum kedua angka 17 Inpres Nomor I Tahun 2022 memerintahkan agar Menteri ATR/Kepala BPN memastikan pemohon peralihan hak atas tanah karena jual beli adalah peserta aktif program JKN.

Lihat Juga: Kapan Sebaiknya Mendaftarkan Bayi ke BPJS Kesehatan?

Juru bicara Kementerian ATR/BPN Teuku Taufiqulhadi pun membenarkan adanya syarat jual beli tanah yang baru ini. Artinya, bagi siapapun yang melakukan pembelian tanah wajib menyertakan Kartu BPJS Kesehatan.

“Itu memang benar adanya. Sesuai Inpres yang sudah ada. Inpres no 1 tahun 2022. Mulai efektif itu 1 Maret 2022. Setiap pembeli tanah harus melampirkan kartu BPJS Kesehatan,” ucap Taufiqulhadi.

Karena BPJS Kesehatan menjadi salah satu syarat dokumen yang diperlukan dalam berbagai hal, ia menyampaikan agar seluruh masyarakat segera memilikinya sebagai jaminan kesehatan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top