Bisnis

Tanam Saham di Big Hit Entertainment, Yuk Cari Tahu Fakta Mengenai Naver

naver Big Hit entertainment

Menurut laporan yang dilansir dari media Korea Selatan, Naver akan tanam saham di Big Hi Entertainment. Hal tersebut berkaitan dengan rencana kolaborasi antara dua platform populer, yaitu V LIVE dan Weverse.

Alih-alih bersaing, Naver memutuskan untuk bekerja sama dengan agensi yang menaungi BTS tersebut. Tujuannya agar kedua platform ini lebih besinergi dan mengalami kemajuan bersama.

Baca Juga : Mengenal Agensi Besar Dibalik Suksesnya Industri K-Pop

Sedangkan pakar industri teknologi mengatakan, bahwa perusahaan hiburan asing menunjukkan minat besar terhadap konser online musisi Korea Selatan. Kerjasama tersebut dimulai berdasarkan solidaritas untuk memajukan industri K-Pop.

Terlepas dari itu, Naver Corporation dikenal sebagai perusahaan yang cukup besar. Seperti yang diketahui, mereka menguasai mesin pencarian online shopping secara bersamaan.

Bukan hanya itu, inilah fakta-fakta kehebatan Naver yang tidak banyak diketahui.

Naver Menanam Saham di Beberapa Agensi Besar

Naver Menanam Saham di Beberapa Agensi Besar

Sebelum menanam saham di Big Hit Entertainment, Naver menginvestasikan 100 miliar won atau setara dengan 1,1 triliun rupiah untuk YG Entertainment. Kerjasama ini diharapkan dapat menjangkau pasar global melalui konten hiburan.

Investasi sebesar 50 miliar won diberikan kepada YG Entertainment, setengah sisanya untuk YG Investment Fund, anak perushaan YG Plus. Dana tersebut akan digunakan sebagai kebutuhan konten dan sistem mobile.

Yang Min Seok, selaku bos YG Entertainment menuturkan, konten musik yang diciptakan oleh perusahaannya menghasilkan keuntungan 30% lebih banyak dalam kurun waktu satu tahun. Hal ini terjadi selama kurang lebih 10 tahun terakhir.

Sehingga, dengan kerjasama tersebut pertumbuhan YG Entertainment tetap stabil di pasar ekonomi yang selalu berubah. Demikian pula dengan Naver, jangkauannya akan dikenal semakin luas melalui artis-artis YG Entertainment.

Tahun 2020, Naver kembali menginvestasikan besar-besaran di SM Entertainment. Kedua perusahaan ini menandatangani MOU pada bulan April 2020. Kerjasama ini dilakukan untuk bersama-sama mempromosikan bisnis secara global.

Diperkirakan saham yang diamankan oleh Naver di SM Entertainment sebesar investasi di YG Entertainment.

Rencananya, Naver akan menggunakan IP SM Entertainment untuk memperkuat kontennya sendiri. Menurut kabar yang beredar, idol K-Pop dalam satu tahun terakhir banyak yang beralih ke Youtube. Mereka semakin jarang melakukan siaran langsung di V LIVE.

Kerjasama ini diharapkan menghidupkan kembali V LIVE melalui artis-artis SM Entertainment. Seperti yang diketahui, agensi ini melahirkan idol yang populer di kancah internasional. Hal ini tentu dapat membuat konten Naver kembali dikenal secara global.

Didirikan oleh Mantan Karyawan Samsung

Didirikan oleh Mantan Karyawan Samsung
Lee Hae Jin

Tidak banyak yang tahu tentang latar belakang pendiri Naver Corporation. Perusahaan ini didirikan oleh Lee Hae Jin pada 1999. Melalui ide inovatifnya, Naver menjadi mesin pencarian paling populer di Korea Selatan.

Lee Hae Jin sendiri tercatat sebagai lulusan sains dan teknologi, ia pernah bekerja untuk Samsung Group. Akan tetapi, memilih untuk keluar dari pekerjaannya dan mendirikan perusahaan sendiri.

Baca Juga : Lee Hae Jin Kisah Sukses Pendiri Aplikasi Line

Kesuksesan ini cukup luar biasa, mengingat perekonomian digital Korea Selatan masih didominasi oleh konglemerat. Bisnis start-up juga belum banyak ditemukan di negara ini.

Akan tetapi, Lee Hae Jin membuktikan dengan keyakinan dan kemampuan yang dimiliki bahwa ia dapat mendirikan start-up miliknya.

Tidak berhenti sampai disitu, beberapa lama kemudian Lee Hae Jin meluncurkan aplikasi chat, LINE. Hanya dalam kurun waktu empat tahun, aplikasi ini berhasil mendominasi negara di Asia seperti Jepang, Thailand, dan Indonesia.

Baca Juga : Naver Akan Ciptakan Mata Uang Digital Pada Aplikasi Line

Seiring bertambahnya pengguna, LINE terus mengembangkan layanan menjadi lebih baik. Sejauh ini, dilengkapi dengan sticker lucu, gambar ikonik, fitur video call, dan masih banyak lagi.

Naver Memiliki Lebih dari Satu Anak Perusahaan

Naver Memiliki Lebih dari Satu Anak Perusahaan

Selain LINE, Naver Corporation mendirikan Naver Webtoon pada tahun 2005. Layanan web comic ini cukup populer sejak awal 2000-an hingga 2010-an. Tahun 2014, aplikasi ini diperkenalkan secara global sebagai LINE Webtoon.

Tahun 2016, Webtoon memasuki Jepang dengan nama XOY, dan Tiongkok dengan nama Dongman Manhua.

Tahun 2018, Naver menutup semua layanan XOY di Jepang, dan memindahkan semua layanan Webtoon orisinal dan terjamahan ke LINE Manga. Layanan ini menawarkan web comic berlisensi.

Pengguna Webtoon semakin populer setelah dirilis secara internasional. Menurut beberapa sumber, pengguna meningkat sebanyak 10 juta dalam satu hari. Di Asia, pencarian untuk aplikasi ini sebanyak 5 juta dalam satu minggu. 50% dari 6 juta pengguna tercatat sebagai pembaca harian aktif.

Aplikasi ini juga menjadi wadah bagi animator comic amatir. Webtoon sering kali mengadakan kompetisi, dimana pemenangnya mendapat kesempatan menjadi autor resmi.

Challenge League pertama kali diadakan pada Februari 2015, diikuti oleh 19 ribu animator. Pemenang kompetisi ini adalah Stephen McCranie dengan karya berjudul Space Boy.

Kompetisi juga diadakan di masing-masing negara yang bekerja sama dengna Naver, seperti Thailand dengan Thai Challenge Leaugue. Begitu pula dengan Webtoon Indonesia, kerap mengadakan lomba untuk para animator amatir.

To Top