Bisnis

Tepis Keraguan Memulai Bisnis

Perasaan aman, nyaman dan tenang sangat diharapkan oleh setiap orang. Akan tetapi, masih banyak orang yang masih dikejar deadline, dikejar oleh kewajiban dan beban lainnya. Menjalani hidup dengan tenang tanpa tekanan pekerjaan tentunya bisa diciptakan masing-masing orang. Membuka usaha atau memiliki bisnis sendiri adalah salah satu cara agar tidak mendapat ancaman di phk, di kejar deadline, mendapat marah dari bos maupun team adalah.

Kebanyakan orang di Indonesia lebih memilih menjadi PNS atau karyawan agar mendapat gaji tetap setiap bulannya. Masih kecil sekali mental orang di negeri ini untuk memulai bisnis. Berbagai alasan kenapa orang masih belum siap untuk memulai bisnisnya. Hilangkan segala keraguan Anda dalam memulai bisnis dan terapkan hal-hal berikut dalam menjalani proses;

Tenaga dan Pikiran menjadi Modal Dasar Karena Modal Bukan Hanya Soal Uang

Piiran yang penuh ide dan badan sehat enuh tenaga menjadi modal dasar untuk memulai bisnis. Uang sebagai perantara untuk melengkapi bisnis Anda. Semisal, Anda membuat kerajinan dari barang bekas seperti botol mapun kaleng. Hal tersebut bagian dari tenaga dan pikiran Anda. Kemudian, Anda tingal memoles karya tersebut dengan bantuan uang untuk membentuk produk fungsional yang diminati masyarakat.

Keluarga dan Teman Dekat Cabang Relasi Pertama

Jangan takut Anda kekurangan relasi ataupun koneksi. Anda memiliki oang terdekat seperti keluarga maupun sahabat. Melalui keluarga dan teman dekat Anda bisa membangun koneksi yang terus bercabang. Apalagi jika Anda memiliki keuarga besar, lebih mudah lagi untuk membangun relasi.

Keahlian Bisa Dibangun Melalui Berbagai Cara

Di zaman sekarang, belajar secara otodidak sangat mudah. Apalai dengn adanya kemajuan teknologi seperti internet. Melalui youtube Anda bisa mencari tutorial yang menunjang bisns Anda. Selain itu, Anda juga bisa mencari inspirasi lain untuk mengembangkan buah pikiran Anda

Setiap Orang Memiliki Jiwa Marketing, Kembangkan Saja Kemampuan Anda

Masih bingung dengan pemasaran? Bukankah setiap orang memiliki kemampuan untuk meyakinkan orang lain. Seperti; ketika Anda meminjam uang dan bisa mengembalikan tepat waktu atau ketika masih kecil Anda merengek meminta mainan? Sebenarnya setiap orang bisa untuk mengembangkan potensi tersebut. Hanya saja, beberapa orang memiliki mental rendah atas sebuah penolakan.

Untung dan Rugi adalah Hal Biasa

Yang terakhir ini sering sekali menjadi momok untuk pemula. Jangankan memulai, terkadang mendengarnya saja membuat mental menciut. Sudah hak paten bisnis itu bersahabat dengan untung dan rugi. Selagi rugi Anda bisa mencoba memulainya lagi dengan perubahan dar beberpa sudut pandang entah pemasaran, inovasi produk maupun managemen pelayanan. Kemudian, selagi untung Anda bisa mengebangkan produksi Anda agar tetap stabil ataupun memiliki untung yang berlipat. Sekarang hanya niat dan kemauan yang bisa mengantarkan Anda memulai bisnis. Jika takut gagal, jangan pernah mencoba. Sejatinya Sang Pencipta sudah mengatur rejeki atas usaha yang kita lakukan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top