Bisnis

Mengenal Trading Indeks Saham

Mengenal Trading Indeks Saham

Tahukah anda bahwa indeks saham gabungan dari suatu bursa juga dapat diperdagangkan. Trading Indeks sebagai bagian dari investasi saham berjangka sebenarnya sudah bukan hal yang baru lagi. Disini yang dihitung ialah nilai saham-saham lokal, bisa positif atau negatif. Di Indonesia sendiri ada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun, umumnya yang perdagangannya ramai ialah indeks dari luar seperti Jepang dengan Nikkei 225, Korea dengan Kospi, Hongkong dengan Hangseng, dan Amerika Serikat dengan Dow Jones. Di tulisan ini kita akan membahas indeks Saham Nikkei 225, Hangseng, dan KOSPI.

Nikkei 225

Pada Juli 1970 Nihon Keizai Shimbun, Inc. mengajukan sistem perhitungan indeks saham yang lebih baik, yang hingga kini dikenal dengan nama Nikkei 225 stock index. Indeks ini merupakan gabungan dari 225 perusahaan yang terpilih, dengan persyaratan tertentu. Perusahaan yang terpilih merupakan perusahaan yang memiliki aset yang besar dan memiliki kredibilitas yang baik di market.

Untuk itu agar dapat diperdagangkan, dibentuk juga Nikkei 225 stock index futures (Berjangka). Yang pada perkembangannya sangat diminati oleh para investor, dari Jepang sendiri maupun investor internasional.

Seperti indeks futures lain, Index ini juga diperdagangkan untuk penyerahan dimasa yang akan datang, seperti kontrak Futures lainnya. Futures tersebut diperdagangkan dengan margin yang berfungsi sebagai jaminan agar trader memenuhi kewajibannya. Pembeli diwajibkan terlebih dahulu untuk membayar sejumlah margin pada saat mereka telah mengambil suatu posisi.

KOSPI 200 (Korea)

KOSPI index
Korean Composite Stock Price Indexes

KOSPI merupakan indeks saham utama di Korea Selatan yang terdiri dari 200 saham utama paling likuid yang diperdagangkan oleh Bursa Saham Korea. Selama tujuh tahun berturut-turut, sejak dibuka pada bulan Mei 1996, volume transaksi KOSPI jauh melewati volume produk-produk Berjangka dan derivatif lain di dunia.

KOSPI 200 Futures adalah suatu produk Berjangka yang sangat populer pada saat ini. Berkat KOSPI 200 Futures dan Option, Korea Stock Exchange (KSE) menjadi Bursa Berjangka nomor satu di dunia dalam hal volume yang diperdagangkan, mengalahkan Chicago Mercantile Exchange, Tokyo Commodity Exchange, EUREX, American Stock Exchange dan lain-lain.

Walaupun spesifikasi KOSPI 200 banyak yang serupa dengan Nikkei 225 misalnya untuk satuan kontrak, bulan kontrak dan jumlah komponen, karakternya sendiri lebih mirip dengan Hang Seng karena metode perhitungan yang digunakan. Berbeda dengan Hang Seng dan Nikkei, KOSPI mempunyai korelasi yang lebih tinggi terhadap pasar Asia dibandingkan dengan pasar Amerika.

Baca Juga : Trik Jitu Kendalikan Risiko Pasar Modal

Hang Seng (Hongkong)

Hang Seng Index (HSI) adalah indeks saham komulatif dari 38 saham blue chip dari Hong Kong stock Market, yang merupakan salah satu indeks saham terpercaya, yang digunakan para investor dan fund manager untuk berinvestasi. Nilai saham-saham ini merupakan 70% dari nilai kapitalisasi seluruh nilai saham yang tercatat pada bursa.

Untuk memenuhi keinginan para investor untuk dapat mentransaksikan index HIS, sebagai salah satu alat untuk hedging position, Hong Kong Futures Exchange (HKFE), pertama kali memperkenalkan perdagangan Hang Seng Index Futures pada bulan Mei 1986, dan kemudian di ikuti dengan Hang Seng Index Option Contracts pada bulan Maret 1993.

Dengan adanya Futures dan option market ini para investor lebih banyak memiliki instrumen untuk mengatur resiko portfolio mereka. Popularitas Hang Seng Index Futures terus meningkat secara bertahap, seiring dengan masuknya investor dari luar negeri, baik itu dari institusi maupun investor individu.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top