Entertainment

3 Hal Soal Pengakuan Aron Ashab Usai 15 Tahun Jadi Korban Kekerasan Sang Kakak

3 Hal Soal Pengakuan Aron Ashab Usai 15 Tahun Jadi Korban Kekerasan Sang Kakak

Kehidupan artis memang tidak bisa lepas dari perhatian publik. Salah satu artis yang baru-baru ini menyedot perhatian adalah pengakuan Aron Ashab soal dirinya jadi korban kekerasan sang kakak.

Pria berdarah Arab dan Belanda ini mengejutkan netizen melalui unggahan di Instagram-nya. dalam unggahannya itu, ia mengaku sang kakak, Habibie Ashab kerap melakukan kekerasan.

Bahkan, pria yang lahir 15 Agustus 1993 silam itu juga mengunggah rekaman perkelahian saudaranya di Insta Story miliknya. Dalam rekaman tersebut, tampak perlakukan buruk salah satu kakak laki-lakinya kepada kakak sulungnya, Amalia Gamyla Ashab.

Aron adalah bungsu dari empat bersaudara. Ia mengatakan kejadian kekerasan itu memang kerap terjadi. Mengutip dari berbagai sumber, berikut rangkupan LoperOnline.com soal pengakuan mengejutkan dari Aron Ashab, Jumat (24/12/2021).

Anggap Sang Kakak Psikopat

Dalam video yang diunggah akun @aronashab, tampak Habibie dan Amalia Gamyla tengah bertengkar. Bukan layaknya pertengkaran biasa, Habibie terlihat melemparkan benda menuju arah Myla.

“Dan kalian tanya kenapa aku kacau. Selama 15 tahun aku di-bully sama psikopat ini. Dan dia masih tinggal di sini, orang tuaku belain dia SETIAP SAAT,” tulis Aron di Instagram Story-nya yang kini telah hilang.

Lihat Juga: Kenali Tanda-tanda Toxic Relationship dan Cara Mengatasinya

Mirisnya, kekerasan sang kakak laki-lakinya terhadap kaka perempuannya itu dilakukan di depan keponakan Aron. Bukan hanya kasar, Aron juga merekam kelakuan sang kakak yang berkata-kata kasar.

Pengakuan Aron Ashab 15 Tahun Jadi Korban Kekerasan

Sedihnya, dalam pengakuan Aron Ashab kerap mendapat kekerasan selama 15 tahun. Bersama dengan saudaranya yang lain, ia dipukuli oleh Habibie. Pria kelahiran Jakarta ini pun mengaku sudah lelah dengan sikap kasar kakaknya itu.

“Selama 15 tahun, aku di tinju tiap hari. Satu-satunya alasan aku nggak dipukuli lagi karena waktu aku berusia 15 tahun, aku lebih tinggi darinya. Jadi aku bisa melawannya,” ungkap Aron.

Lihat Juga: Jangan Risau, Mindset untuk Anak dari Keluarga Toxic Ini Bisa Kamu Terapkan!

Dengan mengunggah kelakuan kakaknya itu, Aron berharap penderitaan selama ini berakhir.

“Aku sudah selesai, aku benar-benar selesai. Ibu, ayah, aku tahu kalian tidak peduli saat aku mengatakan aku ditinju setiap hari, tapi, aku sudah selesai. Dia harus dihukum dengan cara apapun,” sambungnya.

Habibie Ashab Jadi Beban

Di lain sisi, Aron juga menceritakan tentang sifat sang kakak, Habibie. Ia mengatakan Habibie kerap menghabiskan uang orang tua mereka. Bahkan, kakaknya kerap berpindah kampus dan tidak menyelesaikan pendidikannya.

“Iya (Habibie) yang ngabisin duit nyokap, ke Trisakti Perminyakan, DO, ke Binus, BO. Habis itu stay di rumah lama banget, terus pengennya ke US, terus ke LA for 5 years. Lulus? Kaga. Sekarang di rumah sudah tiga tahun nggak punya kerjaan, hidupnya cuma minta duit sama nyokap saja. Dikasih pula. Anak bawang dah kayaknya,” ungkapnya.

Lihat Juga: Faktor yang Mempengaruhi Utuhnya Sebuah keluarga

Aron mengaku kakaknya itu harus mendapatkan hukuman setimpal. Melalui Insta Story-nya, ia mengatakan kakaknya pantas mendapat sanksi sosial. Itulah pengakuan Aron Ashab yang kini menjadi sorotan publik.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top