Entertainment

5 Fakta Film Rosaline, Period Drama Komedi Terbaru Tentang Mantan Romeo

rosaline_2

“Rosaline” merupakan Hulu Original yang kini sudah bisa kalian streaming di Disney+ Hotstar. Film drama komedi romantis ini hendak mengungkap kisah lain dibalik pasangan tragis paling legendaris dalam sejarah literasi, “Romeo and Juliet” karya William Shakespeare. “Rosaline” sendiri diangkat dari novel modern karya Rebecca Serle bertajuk “When You Were Mine”. Dimana Serle juga terinspirasi dan mengadaptasi referensi dari materi Shakespeare. Apa kalian percaya bahwa Romeo hanya mencintai Juliet? Sebelum mencintai Juliet Capulet, Romeo telah menjalin hubungan asmara rahasia dengan putri keluarga Capulet lainnya bernama Rosaline. Tak terima Romeo pindah hati begitu saja, Rosaline pun berusaha menyabotase hubungan yang mulai terjalin antara Romeo dan Juliet. Tidak sedirian, Ia dibantu oleh Dario, saudara jauh yang dijodohkan dengannya. 

Buat kalian yang tidak menyukai kisah “Romeo dan Juliet”, jangan keburu ilfeel dulu. Bisa jadi “Rosaline” menjadi film komedi romantis yang akhirnya setuju dengan pendapat kalian, bahwa kisah Romeo dan Juliet merupakan kisah cinta yang overrated. “Rosaline” dibintangi oleh Kaitlyn Dever, kemudian Isabela Merced, Kyle Allen, dan Sean Tale. Berikut beberapa fakta tentang film “Rosaline” yang mungkin bisa membuat kalian tertarik untuk menonton film ini. 

1. Siapa Rosaline dalam Semesta Romeo dan Juliet Versi Shakespeare?

Rosaline Capulet sebetulnya merupakan karakter yang juga ada dalam semesta Shakespeare. Perannya tidak dominan dan kehadirannya tidak terlalu dielaborasi. Rosaline dalam semesta literasi adalah sepupu Juliet, masih dalam keluarga Capulet. Faktanya Romeo justru menerima penolakan setelah menyatakan cinta pada Rosaline, membuatnya berakhir jatuh cinta dengan Juliet. 

Dalam film arahan Karen Maine ini, Rosaline memiliki penokohan yang berbeda dari perempuan dalam drama period. Rosaline dalam film ini adalah perempuan dengan kepribadian keras, sedikit tomboy, haus petualangan, dan ingin memiliki karir juga. Ia juga memiliki aura sarkasme yang menghibur penonton. Protagonis kita ini bukan mantan dengan penokohan yang villainous. Ia hanya terlihat lebih judes dan tidak semanis Juliet karena sedikit lebih tua dan telah disakiti terlebih dahulu. 

Rosaline juga terlihat cerdik dan mampu mengambil tindakan cepat dalam kegentingan. Pokoknya setiap aksinya terasa lebih dinamis dan seru, opini-opini yang Ia keluarkan juga terdengar lebih relevan bagi penonton. Meski jelas “Rosaline” memiliki naskah yg bias, setidaknya film ini berhasil untuk kita memihak pada protagonis satu ini. 

2. Rosaline dan Dario Lebih Seru Daripada Kisah Romeo dan Juliet

rosaline and dario
(Rosaline & Dario)

Siapa yang tidak tahu kisah Romeo dan Juliet? Juliet adalah putri keluarga Capulet, sementara Romeo dari keluarga Montague. Keduanya berasal dari keluarga yang saling bermusuhan. Keduanya jatuh cinta pada pandangan pertama dalam pesta topeng di kediaman keluarga Capulet. Dalam sejarah, keduanya dikisahkan dimabuk cinta hingga tidak bisa hidup tanpa satu sama lain. Jujur saja, kisah percintaan Romeo dan Juliet kini telah ketinggalan jaman dan tidak romantis lagi. Sebetulnya apa yang membuat mereka saling jatuh cinta dan tidak bisa hidup tanpa satu sama lain? Bertemu saja baru beberapa kali. 

Dijamin kisah cinta Rosaline dan Dario akan lebih menarik untuk disimak. Skenarionya memiliki tema yang sudah tidak asing lagi, yaitu dari benci jadi suka. Ketika dipertemukan oleh Dario untuk pertama kalinya, Rosaline masih menjalin hubungan dengan Romeo. Hingga akhirnya Romeo berpindah hati, Rosaline baru menghabiskan waktu bersama Dario. Itu pun tanpa motivasi membangun hubungan romantis. Rosaline hanya membutuhkan teman untuk membantunya menyelamatkan Juliet, sepupunya. 

Hubungan Rosaline dan Dario memiliki perkembangan yang lebih realistis bagi kita penonton modern. Karena konsep jatuh cinta pada pandangan pertama sudah mulai basi. Kedua karakter terbaru ini memiliki ikatan yang lebih kuat karena penokohan yang lebih berlapis. Romeo dan Juliet terlihat sangat satu dimensi dan membosankan. Berbeda dengan Rosaline dan Dario yang lebih jelas karakteristiknya. Dario adalah pelaut yang suka berpetualang. Terlihat lebih serasi dengan Rosaline yang juga memiliki hasrat untuk memiliki kehidupan yang bebas. Pada akhirnya permulaan dari hubungan asmara mereka juga terlihat lebih mulus. 

3. Film Rosaline Merupakan Semi-Parodi Romeo dan Juliet

rosaline
(Rosaline, 2022)

Jika melihat naskah yang bias terhadap mantan Romeo satu ini, “Rosaline” jadi tampak seperti semi-parodi dari Romeo dan Juliet. Protagonis dalam film ini memiliki karakteristik yang tampak kontras dengan semesta adaptasi Shakespeare yang terlihat fantasi dan seperti dalam negeri dongeng. Rosaline dengan pembawaannya yang tegas dan sarkastis kerap mengomentari hal-hal yang tidak terasa otentik. Mulai dari Romeo dengan syair-syair alisan gombalannya. Ketika terlalu berlebihan, Rosaline juga sama seperti kita. Sedikit ilfeel dengan gesture Romeo yang berlebihann dan kelewat dramatis.

Rosaline juga memiliki sikap yang tidak terlihat sesuai dengan semesta period drama dimana perempuan tidak boleh mendominasi pembicaraan dan memiliki impian selain menikah dan punya anak. Hingga pada akhirnya, “Rosaline” memperlihatkan adegan Romeo dan Juliet yang membuat kita menyadari keduanya tidak romantisnya sama sekali. Tidak usah dibawa serius, konsep “Rosaline” memang lebih komedi namun tidak terlalu berlebihan juga komposisinya. 

4. Sajikan Penampilan Period Drama Italia Sesuai dengan Materi Sumber

“Rosaline” menghadirkan produksi latar yang sangat menggugah visual, terutama pemilihan wardrobe-nya. Setiap karakter juga memiliki desain yang sesuai dengan kepribadian masing-masing. Rosaline yang mencolok identik dengan warna merah, sementara Juliet yang manis dan lugu kerap mengenakan gaun-gaun feminin. Begitu pula Romeo memiliki penampilan ala Prince Charming yang flamboyan dengan rambut pirang sepundaknya. Sementara Dario lebih macho dengan rambut pendek dan kulit kecoklatan dengan latar belakangnya sebagai pelaut. 

Film ini juga tidak lupa untuk mengambil referensi dari period drama Italia. Pemilihan model dan gaya rambutnya berbeda dari drama-drama period western yang biasa kita lihat. Kebanyakan period drama Inggris. Jadi terlihat lebih fresh dan memberikan gaya terbaru. 

5. Dikemas Dalam Produksi Period Drama dengan Sentuhan Modern

rosaline 2022
(Kaitlyn Dever sebagai Rosaline)

Belakangan ini film period drama dengan sentuhan modern semakin banyak. Misinya adalah untuk mengakselerasi pamor period drama yang biasanya terkenal membosankan dan kurang menstimulasi visual. Tak hanya dalam pilihan gaun, tata rias, dan latar yang lebih warna-warni. Pilihan musiknya juga memiliki aransemen lagu-lagu modern. Mulai dari “Dancing on My Own”, “Enough for Now” oleh Ethan Gruska dan Phoebe Bridgers, hingga “Paper Rings” oleh Taylor Swift

Paris yang dalam skenario ini menjadi sahabat Rosaline juga menjadi representasi karakter modern masa kini. Sayang sekali porsi Paris kurang banyak dalam mendampingi Rosaline, karena karakternya juga lucu. Kemudian satu lagi karakter yang lucu dengan pembawaan modern adalah kurir surat Rosaline. Film ini memiliki perpaduan antara sisi dongeng yang dramatis, namun ada juga beberapa sisi yang dieksekusid dengan sarkarme modern.

Itu tadi sederet fakta seru tentang film terbaru “Rosaline” yang tersedia untuk di-streaming di Disney+ Hotstar. 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top