Entertainment

Mengenal Agensi Besar Dibalik Suksesnya Industri K-Pop

agensi SM-Entertainment

This post is also available in: English

Beberapa tahun terakhir, K-Pop menjadi industri global dengan kapasitas pasaran mencapai 5 miliar dollar. Tidak hanya menyasar pasar di Asia, genre musik asal Korea Selatan mampu menembus Amerika Serikat. Bahkan tidak sedikit idol group yang berhasil menggelar konser tunggal di negeri Paman Sam.

Kepopuleran idol group tentu tidak terlepas dari dorongan dan kerja keras agensi. Saat ini, terdapat puluhan perusahaan hiburan terdaftar. Namun, hanya beberapa tercatat sebagai agensi paling berpengaruh. Berikut ini, agensi besar yang membangkitkan industri musik negeri di Korea Selatan.

1. YG Entertainment

Brand YG Entertainment

YG Entertainment merupakan agensi sekaligus label remakan yang resmi berdiri pada Maret 1996. Nama tersebut diambil berdasarkan inisial pendirinya, yaitu Yang Hyun Suk mantan member boy group Seo Taiji & Boys. Perusahan hiburan ini juga memiliki anak perusahaan bergerak dalam industri pakaian, merek kosmetik, dan manajemen golf.

Trio hip-hop Keep Six merupakan artis pertama yang bergabung dengan perusahaan kenamaan Korea Selatan ini. Akan tetapi, group tersebut kurang dikenal oleh masyarakat. Untuk menarik pertahatian publik Yang Hyun Suk mengalihkan fokusnya pada duo Jinusean.

Yang Hyun Suk membesarkan perusahan hiburan miliknya tidak sendirian, melainkan bekerja sama dengan adiknya Yang Min Suk. Perlahan agensi ini mulai dikenal, tahun 1998 sukses mendebutkan 1TYM. Berkat Jinusean dan 1 YTM, YG Entertainment sukses membawa genre hip hop dalam arus utama industri musik Korea Selatan.

Perusahaan terus mengalami perkembangan, puncak popularitas YG Entertainment meningkat sejak debutnya Big Bag, bahkan berhasil menembus pasar Amerika. Hingga sekarang, tidak sedikit idol group populer yang dibentuk agensi ini diantaranya 2NE1, Winner, iKON, Blackpink, Treasure, AKMU, solois Lee Hi, dan masih banyak lagi.

2. JYP Entertainment

Brand JYP Entertainment

Solois sekaligus penulis lagu Park Jin Young mendirikan perusahan dengan nama Tae Hong Planning Corporation pada tahun 1997. Di tahun yang sama, agensi yang bergerak dalam industri hiburan ini merekrut penyanyi Pearl. Tahun 2000, mengontrak Rain sebagai treinee dan mendebutkannya dua tahun kemudian.

Rain tercatat sebagai solois pertama yang sukses menjangkau pasar luar negeri. Tahun 2001, Park Jin Young merubah nama perusahaan menjadi JYP Entertainment. Setelah itu, agensi ini mendebutkan beberapa duo maupun group, tapi tidak begitu sukses. Hingga pada Mei 2006, perusahaan mendebutkan girl group pertama bernama Wonder Girl.

Girl Group ini berhasil meraih kesuksesan dengan prestasi group pertama yang memasuki tangga Billboard Hot 100 di posisi 76. Hal ini membuat JYP Entertainment menandatangani kontrak bersama Jonas Brother. Wonder Girl menjadi pembuka pada tur dunia Jonas Brother dibeberapa kota.

JYP Entertainment juga memiliki beberapa anak perusahaan diantaranya Studio J, Sella Tech Co.,Ltd. Sejauh ini, Park Jing Young telah sukses mendebutkan 2PM, Miss A, Twice, Itzy, girl band jepang NiziU, dan masih banyak lagi.

3. SM Entertainment

Brand SM Entertainment

SM Entertainment didirikan oleh Lee So Man pada tahun 1995. Agensi ini merupakan salah satu dari tiga perusahaan hiburan terbesar Korea Selatan bersama dengan YG Entertainment dan JYP Entertainment. Salain itu juga tercatat sebagai perusahaan paling kaya dengan jumlah pendapatan mencapai 325 miliar pada tahun 2015.

Awalnya, perusahaan ini memiliki nama SM Studio yang berdiri sejak 1989, namun pada tahun 1995 diubah menjadi SM Entertainment dengan Jung Hae Ik sebagai CEO. Artis generasi pertama adalah HOT, SES, Shinhwa, dan Fly to Sky.

SM Entertainment selalu sukses mendebutkan generasi selanjutnya seperti BoA, TVXQ, TRAX, The Grace, Super Junior, SNSD, Shinee, F(X), EXO, Red Velvet, NCT, dan paling baru Aespa. Selain itu, perusahaan ini juga menaungi aktor dan aktris seperti Go Ara, Kim Si Hoo, Song Jae Lim, Jang Dong Gun, dan masih banyak lagi.

4. Big Hit Entertainment

Brand; Big Hit Entertainment

Big Hit Entertainment dirikan pada tahun 2005 oleh mantan komponis Bang Si Hyuk, atau dikenal dengan Hitman Bang. Boy Group BTS berhasil membuat nama perusahaan menjadi populer dan masuk dalam jajaran agensi besar di Korea Selatan. Setelah kepopuleran boy group tersebut, perusahaan mendebutkan TXT dan manaungi solois Lee  Hyun.

Belum lama ini, Big Hit Enterteinment dibakabarkan mengakuisisi perusahaan Source Musik dan Pledis Enterteinment. Sehingga, agensi ini menaungi idol group seperti Gfriend, NU’EST, dan Seventen. Perusahaan ini juga memiliki beberapa anak perusahaan, salah satunya BELFIT yang dikelola bersama CJ E&M.

Menurut kabar yang beredar, Big Hit Entertainment saat ini menggeser posisi YG Entertainment dalam posisi Big 3. Hal ini disebabkan oleh runtuhnya YG Entertainment setelah diterjang masalah bertubi-tubi sejak 2018 lalu.

5. Stone Music Entertainment

Brand ; Stone Music Entertainment

Stone Music Entertainment merupakan perusahaan yang berdiri di bawah naungan CJ E&M. Agensi ini memiliki label ekslusif sendiri yaitu Off the Record Entertainment yang mengelola pemenang survival Produce 101 dan Produce 48. Group paling populer saat ini adalaj IZ*ONE dan Fromis_9.

Kedua group tersebut meraih kesuksesan tidak hanya di Korea Selatan, namun juga dikenal di beberapa negara. Bahkan, memulai debut di Jepang beberapa waktu setelah debut. Video musik mereka juga mendapat lebih dari 5 juta penonton di Youtube.

Selain itu, Stone Musik juga memproduksi musik idol dari agensi lain seperti Kim Feel, IN2IT, Son Ho Young, Yoon Ji Sung, Heize, DAVII, $ammy, Truedy, Mia, X1, dan Kim Jae Hwan. Tahun 2020, diperkirakan kapitalitas pasar perusahaan ini mencapai 300 juta dolar. Pengikut Youtube sekitar 7,7 juta subsciber yang terus meningkat setiap harinya.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top