Entertainment

Angelina Sondakh Bebas, tapi Wajib Lapor Hingga 1 Juni 2022

Angelina Sondakh Bebas

Angelina Sondakh atau yang biasa dipanggil Angie melakukan wajib lapor perdananya ke kantor Balai Permasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Selatan, Jumat (4/3/2022). Angelina Sondakh bebas dari tahanan namun ia wajib melapor diri selama tiga bulan kedepan.

“Kedua, Ibu Angie akan lakukan laporan selama dua minggu sekali sampai 1 Juni. Pelaporannya bisa dilakukan tatap muka dan virtual. Kami Bapas akan lakukan kepada Ibu Angie secara pengawasan langsung,” kata Kepala Bapas Jakarta Selatan Ricky Dwi Biantoro di kantor Bapas, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (4/3/2022).

Selama tiga bulan itu, Angie akan menjalani masa cuti menjelang bebas (CMB). Ada sejumlah syarat yang harus dipatuhi oleh Angie selama CMB.

Ricky menjelaskan bahwa Angie wajib mengikuti bimbingan dan pengawasan oleh Bapas. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Saksi Bimbingan Klien Dewasa (Kasi BKD) Bapas Jakarta Selatan Putu Aryuni Damayanti menuturkan, selama CMB, akan dilaksanakan bimbingan, baik langsung atau virtual. Angie juga akan dijadwalkan menghadiri bimbingan kelompok.

Lihat Juga: Angelina Sondakh Dikabarkan Segera Bebas, Ini Profil dan Perjalanan Kasusnya

Setelah Angelina Sondakh bebas pada, Kamis (3/3/2022) yang sebenarnya adalah masa CMB, pihak Bapas mengungkapkan bahwa pihaknya juga akan melakukan pengawasan langsung. Pengawasan tersebut dilakukan dalam bentuk bentuk kunjungan ke kediaman Angie.

Angelina Sondakh Bebas dari Penjara Tetapi Dalam Pengawasan Bapas

Sebelumnya dilaporkan, walaupun Angelina Sondakh sudah bebas dari tahanan, namun semua aktivitasnya masih diawasi dan dalam bimbingan Bapas, Jakarta Selatan. Pada masa CMB, Angie tak diperbolehkan melakukan perjalanan ke luar kota maupun ke luar negeri.

Ricky menyebut setelah Angelina Sondakh bebas, ia masih diwajibkan lapor diri dua minggu sekali kepada Bapas Jakarta Selatan. Masa CMB Angelina Sondakh mulai berlaku sejak 3 Maret 2022. Artinya, ia belum resmi bebas dari hukuman pidana sampai 1 Juni 2022 mendatang.

“Angelina Sondakh belum sepenuhnya bebas murni. Ia akan masih terikat aturan di Bapas Jaksel seperti kewajiban lapor diri selama tiga bulan ke depan,” tutur Ricky.

Ricky membeberkan bahwa program CMB juga bisa ditarik kembali jika Angie melanggar aturan yang telah tercantum dalam Permenkumham RI No 18 Tahun 2019. Program tersebut bisa dicabut apabila, melakukan pelanggaran hukum dan menjadi tersangka.

Selain itu, ada pula syarat khusus yakni membuat keresahan di tengah masyarakat, tak menjalankan wajib lapor kepada Bapas tiga kali berturut-turut. Selain itu, program CMB juga bisa ditarik jika perubahan alamat maupun tempat tinggal tak dilaporkan ke Bapas dan tak mengikuti serta mematuhi program bimbingan dari Bapas.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top