Entertainment

Bintang Emon Sindir Menteri Yang Asyik Nonton Sinetron Di Tengah Darurat Kesehatan

Bintang Emon Sindir Menteri Nonton Sinetron

Komika Bintang Emon menyindir menteri yang menceritakan soal menonton sinetron di tengah PPKM darurat. Menurutnya, kelakuan menteri menceritakan aktivitasnya saat menonton sinetron sangatlah lucu. Hal itu disampaikan Bintang melalui Instagram story-nya.

Awalnya ia membahas tentang dirinya yang baru selesai membaca berita lucu mengenai menteri menonton sinetron ketika PPKM darurat. Ia menyebut, pejabat menonton sinetron sebetulnya merupakan hal biasa. Tetapi, ia  menilai seharusnya pejabat tersebut tak perlu membeberkannya ke publik, apalagi di tengah kondisi darurat kesehatan saat ini.

“Aku setuju menteri itu manusia biasa juga, jadi wajar saja kalau Pak Menteri menonton sinetron. Tetapi poinnya, menurutku, tidak perlu cerita-cerita. Kan saat ini situasi sedang kritis nih. Ada yang jualannya dirazia, ada yang tidak boleh bekerja, ada yang kena oknum galak,” kata Bintang Emon.

Ia lalu menyindir menteri yang menonton sinetron tersebut. Menurutnya, oknum menteri itu tidak perlu update kegiatannya saat menonton sinetron agar tak terlalu terlihat makmurnya.

“Bapak pemangku kebijakan, Bapak yang bertanggung jawab, lalu mengaku sedang nonton sinetron kan lucu. Jangan terlihat sekali makmurnya, pukul 7 sudah di depan TV, padahal ada yang pukul 7 jualannya ditarik sebab sudah tidak boleh jualan,” ujarnya.

Mahfud MD Nonton Sinetron Ikatan Cinta

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan PPKM darurat memberinya kesempatan untuk menyaksikan sinetron ‘Ikatan Cinta’. Ia juga sempat membagikan catatan hukum pidana soal adegan di dalam sinetron itu.

Melalui Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Kamis (15/7/2021), ia menilai sinetron itu asyik untuk disaksikan. Namun, menurutnya, alur cerita di dalamnya berputar-putar.

“PPKM memberikan kesempatan pada saya nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga sih, walaupun sedikit muter-muter,” tulisnya.

Bukan hanya itu, Mahfud juga menilai penulis naskah sinetron tersebut kurang memahami hukum. Karena, di salah satu adegan ada pemerannya yang mengaku membunuh namun langsung ditahan polisi.

“Namun pemahaman hukum penulis naskah kurang baik. Sarah, yang ngaku dan meminta dihukum akibat membunuh Roy, langsung ditahan. Padahal pengakuan di hukum pidana itu bukanlah bukti kuat,” cuit Mahfud Md di Twitter-nya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top