Entertainment

Buntut Komentar Deddy Corbuzier Soal Santri Tutup Telinga Dengar Musik

Buntut Komentar Deddy Corbuzier Soal Santri Tutup Telinga Dengar Musik

Kabar soal belasan santri tutup telinga saat mendengar musik ketika sedang mengantre vaksin menjadi pembicaraan. Dari netizen hingga tokoh Tanah Air turut memberikan komentar terkait hal itu. Tidak terkecuali Deddy Corbuzier, yang sempat merespons kabar tersebut namun kini mengklarifikasinya.

Tunangan Sabrina Chairunnisa itu mengaku salah paham dengan berita tersebut. Melalui akun media sosial miliknya, Deddy menyampaikan permintaan maafnya.

“Saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya terkait santri tutup telinga, sebab saya g*** saja sudah itu sepertinya ya memang go*** saja tak dapat melihat situasi pada waktu itu,” buka Deddy Corbuzier pada keterangan unggahannya di Instagram miliknya.

Ia mengaku salah paham dan mengira para santri tersebut dilarang mendengarkan musik oleh gurunya.

“Tetapi gurunya juga mengengarkan musik dan merekam video santri-santri itu,” lanjutnya.

Deddy Corbuzier mengakui kesalahpahamannya tersebut berakhir dengan permintaan maaf. Ia mengaku bukan seorang yang sempurna dan mengetahui dunia santri sekaligus penghafal Al-Qur’an.

“Saya tidak ada pengetahuan bahwa mereka penghafal Al-Qur’an atau sedang menghafalkan Al-Qur’an. Yang saya ketahui mereka tenga mengantre vaksin,” ujar Deddy.

Karena masalah tersebut, Deddy mengaku harus secepatnya mengklarifikasinya kepada banyak orang.

“Intinya saya meminta maaf,” tegas Deddy Corbuzier.

“Saya betul-betul tidak tahu kalau mereka para penghafal Al-Qur’an dan itu harus diklarifikasi saja. Saya tak tahu, saya meminta maaf,” imbuhnya.

Bukan hanya meminta maaf, Deddy juga berjanji akan belajar lebih kedepannya. Kesalahpahaman tersebut membuatnya harus membuka diri dengan beragam ilmu lainnya.

Sebelumnya, kabar soal santri tutup telinga ketika mendengar musik viral di media sosial. Banyak warganet yang mengatakan hal tersebut sebagai radikalisme. Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Abdurrahman Basuri Indramayu Ustaz Amin Syofyan juga berkomentar. Menurutnya, hal tersebut tak sepatutnya disebut radikal.

“Terus terang untuk menghafalkan Al-Qur’an itu merupakan tantangan yang berat dan mendengarkan musik memang bisa mengganggu konsentrasi hafalan,” terangnya.

Lihat Juga: Sempat Kritis Karena Badai Sitokin, Ini Yang Sembuhkan Deddy Corbuzier

Sebelumnya, Deddy Corbuzier pernah menghebohkan public dengan kabar terkait kesehatannya saat positif COVID-19. Ia mengaku terkena badai sitokin dan kondisinya memburuk hingga dikatakan hampir meninggal dunia.

Bukan saja mengaku terpapar COVID-19 hingga nyaris meninggal dunia, Deddy juga menerangkan bahwa paru-parunya mengalami kerusakan hingga 60%.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top