Entertainment

Ennio Morricone, Komposer Dunia yang Layak Dikenang

Ennio Morricone

Ennio Morricone, seorang komposer film kenamaan dunia diketahui telah mengembuskan nafas terakhirnya pada usia 91 tahun di Roma, Italia. Selama ini, Morricone dikenal sebagai seorang komposer scoring film paling inovatif yang pernah ada.

Berdasarkan berita yang beredar, Morricone tewas setelah mengalami patah tulang paha beberapa waktu lalu. Kabar ini telah dikonfirmasi secara langsung oleh sang pengacara, Giorgio Assumma.

Fakta menarik Ennio Morricone yang mendunia

Sepanjang hidupnya, Ennio Morricone telah bekerja sebagai komposer untuk lebih dari 500 judul film. Melalui kepiawaiannya yang tak perlu diragukan lagi dalam hal komposisi musik, Morricone bahkan berhasil memenangkan banyak penghargaan bergengsi.

Berikut ini beberapa fakta tentang Ennio Morricone yang jarang diketahui oleh publik.

Mengenal musik dari sang ayah

Ennio Morricone
Ennio Morricone tengah menggarap karyanya

Ennio Morricone lahir di Roma pada tahun 1928 silam dari pasangan Mario Morricone dan Libera Ridolfi. Bakat musik yang melekat pada dirinya diturunkan oleh sang ayah yang merupakan seorang pemain trompet profesional asal Italia.

Morricone dan ayahnya diketahui sering bermain trompet selama masa Perang Dunia II. Pada akhirnya, ia menyadari hasratnya seputar komposisi musik hingga memutuskan untuk menimba ilmu pada seorang komposer Italia kawakan bernama Goffredo Petrassi.

Di tahun 1952, Morricone memutuskan untuk mulai bekerja sebagai arranger di sebuah stasiun radio bernama Audizioni Italiane. Pekerjaan inilah yang akhinya menjadi tonggak sejarah Morricone sebagai komposer ternama.

Komposisi pertamanya ditulis saat berusia enam tahun

Tak bisa dipungkiri, bahwa bakat Ennio Morricone sebagai seorang komposer telah diketahui sejak dini. Di usia enam tahun, ia berhasil menciptakan komposisi pertamanya. Kemampuan inilah yang akhirnya mendorong Morricone untuk terus memperdalam musik.

Pada tahun 1940, Morricone secara resmi memasuki konservatori dan mendaftarkan dirinya dalam program harmoni empat tahun. Berkat kecerdasannya, Morricone mampu menyelesaikan pendidikan tersebut hanya dalam waktu enam bulan saja.

Mulai dikenal dalam film A Fistful of Dollars

Ennio Morricone
Morricone dan Leone

Morricone mulai dikenal oleh publik melalui kolaborasinya dengan sutradara asal Italia, Sergio Leone lewat proyek film berjudul A Fistful of Dollars di tahun 1964. Kabarnya, Morricone dan Leone telah saling mengenal sejak masih bersekolah. Selain A Fistful of Dollars, karya mereka lainnya adalah The Good, The Bad, and The Ugly (1966) dan Once Upon a Time in America (1984).

Ennio Morricone sukses berkarir di Hollywood

Bukan hanya sukses di Italia saja, Morricone juga sempat berkolaborasi dengan sutradara sekelas Hollywood, seperti John Carpanter dalam film The Thins (1982). Morricone juga diketahui bekerja sama dengan Brian de Palma dalam film The Untouchables. Meski mampu menembus ketatnya persaingan Hollywood, tapi Morricone justru tetap setia berkarya di Italia.

Bukan hanya film, karya Ennio Morricone juga dipakai oleh Metallica

Morricone

Ennio Morricone juga termasuk salah satu komposer yang gemar menyusun berbagai jenis musik. Hal inilah yang membuatnya jadi komposer paling eksperimental, multifungsi, dan berpengaruh sepanjang masa dalam media apapun.

Jadi jangan heran, jika band rock sekelas Metallica pun sejak tahun 1984 telah menggunakan karya-karya Morricone. Salah satunya adalah The Ecstasy of God sebagai pembuka konser yang bahkan juga masuk masuk dalam album live Metallica.

Memiliki lebih dari 500 karya selama hidupnya

Ennio Morricone
Ennio Morricone memimpin orkestra

Morricone telah berkecimpung di dunia hiburan Eropa selama kurang lebih tujuh dekade atau 70 tahun lamanya. Tercatat, ada lebih dari 500 scoring untuk film dan acara televisi, serta lebih dari 100 karya klasik yang populer di telinga penggemarnya.

Meraih segudang penghargaan bergengsi

Oscar Awards untuk Ennio Morricone
Ennio Morricone saat menerima penghargaan piala OSCAR

Memiliki talenta yang nyaris sempurna, Ennio Morricone pun tak jarang mendapat apresiasi melalui berbagai penghargaan. Mulai dari Grammy hingga Oscar. Untuk Grammy, Morricone berhasil membawa pulang tiga penghargaan, di antaranya Trustess Award (2014), Hall of Fame untuk film The Good, The Bad, and The Ugly (2010) dan Best Score Soundtrack for Visual Media untuk film The Untouchables (1988).

Bukan hanya itu saja, Morricone juga sempat dinominasikan untuk enam penghargaan Oscar dalam kategori Musik Terbaik. Film-film tersebut di antaranya The Untouchables, The Mission, The Hateful Eight, Days of Heaven, Malena, dan Bugsy.

Meskipun hanya berhasil mengusung predikat pemenang melalui film The Hateful Eight, Morricone juga menerima penghargaan kehormatan Oscar di tahun 2007. Penghargaan tersebut diberikan untuk kontribusinya terhadap musik di industri perfilman dunia yang berhasil membesarkan namanya.

Duka dari Song Hye Kyo

Song Hye Kyo
Song Hye Kyo

Siapa sangka, aktris asal Korea Selatan, Song Hye Kyo jadi salah satu pesohor yang berduka atas kepergian Ennio Morricone. Melalui unggahan Insta Story pribadinya, Hye Kyo diketahui tengah mendengarkan salah satu karya terbaik Morricone.

Lagu itu berjudul Deborah’s Theme yang jadi soundtrack film Once Upon a Time in America yang diperankan oleh aktor kawakan Hollywood, Robert de Niro dan James Woods. Soundtrack tersebut dirilis sekitar tahun 1984 yang membawa Morricone berhasil memenangkan trofi Best Film Music di BAFTA dan juga Best Original Score di LAFCA.

Kemenangan inilah yang pada akhirnya melambungkan popularitas Ennio Morricone sebagai salah satu komposer film terbaik dunia. Dan karena alasan tersebut yang membuat banyak orang kehilangan sosoknya.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top