Entertainment

Film 365 Days: Penutup yang Ternyata Gantung Banget!

365 Days

Akhir dari trilogi 365 Days karya penulis Polandia Blanka Lipinska telah rilis Kamis (19/8) di Netflix. Film ini sempat menghebohkan dunia di masa pandemi, saat rilis bagian pertamanya di tahun 2020: 365 Days karena adegan-adegan vulgarnya. Kemudian dilanjutkan bagian kedua yang rilis Mei lalu berjudul 365 This Day, dan babak terakhirnya The Next 365 Days.

Dimulai dengan 365 Days, mengisahkan pertemuan Laura (Anna Maria Seicklucka) dan bos Mafia Massimo (Michele Morrone), berujung seks dan persiapan pernikahan keduanya. Film 365 This Day kemudian mengisahkan kehidupan awal pernikahan pasangan ini dan konflik antar geng mafia. 

Bagian kedua dari trilogi mendapat review buruk. Lemah dalam sisi plot dan dialog. Terasa kosong, hanya mengumbar seks hampir sepanjang film. Tapi bagaimana dengan akhir trilogi kisah ini yang baru saja rilis?

Sinopsis The Next 365 Days

Mengisahkan tentang Laura Biel dan Massimo Torricelli yang telah resmi menikah.

Namun, pernikahan keduanya mulai mengalami masalah setelah Laura yang sedang mengandung mengalami keguguran. Laura pun tidak memberitahu mengenai kegugurannya kepada suaminya, Massimo pun menganggap bahwa Laura egois.

Massimo kemudian mulai curiga kalau istrinya telah berselingkuh dengan Nacho dan menganggap telah tidur dengannya, tetapi Laura membantahnya walaupun sebenarnya masih mempunyai rasa suka kepada Nacho.

Setelah itu, Laura mulai memilih untuk sibuk dengan karirnya sebagai seorang perancang busana dan kemudian dirinya diundang ke acara pagelaran busana di Portugal.

Di acara ini, Laura ditemani oleh Olga dan kemudian secara tidak sengaja bertemu dengan Nacho. Untuk itulah, hati Laura mulai bimbang hingga pada akhirnya membuat dirinya jatuh cinta kembali karena Nacho selalu bisa memberikan sisi kelembutan kepada dirinya yang tidak pernah didapatkan dari suaminya.

Keduanya pun menghabiskan malam bersama, ternyata Massimo mengetahuinya dan kemudian mengikutinya sampai hotelnya.

Saat memergokinya Laura pun menegaskan bahwa dirinya meminta cerai kepada Massimo jika masih mengekangnya. Di sisi lain, Nacho akan menunggu Laura sampai kapan pun. Untuk itulah, Laura pun sangat bimbang antara memilih Massimo atau Nacho.

365 Days
Siapakah yang akan dipilih oleh Laura?

Dilema Laura antara Massimo dan Nacho

Kita beralih kepada dilema yang dihadapi Laura. Memang sejak film 365 Days (2020), kita tidak mengerti apa yang dilihat dari sosok Massimo selain ketampanan dan nafsu birahinya yang tinggi.

Hingga film ketiga ini pula, kita masih belum paham apa yang ada di pikiran Laura tentang Massimo. Tapi yang pasti, dia telah mengikat janji cinta di atas pernikahan bersamanya.

Dengan kesakralan pernikahan, tentu saja masuknya Nacho dalam kehidupan Laura seharusnya mudah ditepis. Dan ini sebenarnya berkali-kali Laura lakukan, tapi ternyata determinasi Nacho cukup kuat yang kadarnya ditambah lagi di film berdurasi 1 jam 52 menit ini.

Setidaknya, ada dua kesempatan Nacho berbicara empat mata dengan Laura dan menggambarkan visi hidupnya bersama wanita Polandia itu.

Berbicara masalah etika, sebenarnya yang Nacho lakukan ini tidak pantas. Merusak rumah tangga orang adalah poin negatif utama yang dihadirkan olehnya secara kuat di film ini, apalagi kemudian dia berhasil mencumbu Laura, bukan hanya lewat mimpi.

Dan Laura justru menggenapi dugaan perselingkuhan yang dilemparkan oleh Massimo kepadanya, sementara Massimo tidak pernah balas berselingkuh.

Dan setelah semua terjadi, Laura bertemu lagi dengan Nacho yang menjadi sopir taksi. Laura memberikan jawaban penuh ambiguitas kepada Nacho, yaitu “I need more time”, yang dijawab “I will wait” oleh Nacho.

Di pertemuan sebelumnya, Nacho juga sudah bilang bahwa dia akan menunggu Laura meski hingga selamanya.

Dan saat bertemu Massimo, dimana Massimo bertanya kepada Laura setelah menceritakan perubahan sikapnya, meski tanpa alasan yang kuat, “Are you back, Babygirl?” Laura hanya terdiam hingga credit title muncul.

Ternyata diamnya Laura di hadapan Massimo ini lebih ambigu daripada dengan Nacho. Dan hal ini juga menimbulkan kesan ambigu bagi kita, apakah masih akan ada film 365 Days lainnya?

Belum cukupkah ini semua? Pertanyaan yang sama meluncur lagi untuk kalian. Siapakah yang lebih pantas bagi Laura, Massimo atau Nacho?

Baca juga: 5 Fakta Film Avatar 2, Diketahui Sebagai Film Termahal Tahun 2022

Mendapat rating jelek karena ending yang tidak sesuai ekspektasi

Akhir kisahnya yang menggantung membuat para penonton bertanya-tanya, apakah Laura berakhir dengan Massimo atau Nacho? Atau bahkan menjalani kehidupan sebagai seorang lajang? 

Berbeda dari bukunya, ada banyak hal yang tidak direalisasikan ke dalam film. Apalagi ada kisah Massimo mencoba membius Laura dan memaksanya untuk hamil. Maka, tidak terlalu mengejutkan jika dirinya melarikan diri dengan Nacho dalam kejadian tersebut. Lalu apakah Laura betulan hamil dan dari siapa? ini masih belum terjawab. 

Akankah ada sekuel lanjutannya? ataukah penonton dibiarkan memberikan penilaiannya sendiri? well kita nantikan saja kejutan dari Netflix

365 Days 2

Fakta-Fakta Sekuel Film 365 Days

1. Para Pemain Merasa Canggung saat Melakukan Adegan Seks

Membintangi pemeran utama sebagai Laura, Anna Maria Seeklucky menceritakan apa yang sebenarnya terjadi di lokasi syuting ketika ia melakukan adegan panas bersama lawan mainnya Michele Morrone sebagai Massimo. 

Menurut Anna, pada kenyataannya adegan panas tersebut tak terlihat seperti yang di film. Anna Maria Sieklucka mengaku sangat canggung saat melakukan adegan tersebut.

“Seks di set tidak menggairahkanku karena itu adalah pekerjaan kami, dan kami selalu canggung dan stres. Ini benar-benar bukan sesuatu yang menyenangkan,” kata Anna Maria Sieklucka dikutip dari Pomponik.

2. Banyak Bintang yang Kembali Berperan di ‘365 Days 2’

Tokoh protagonis pria Massimo akan kembali berperan dalam film “365 Days 2”, dan peran itu kembali diambil oleh Michael Morrone, seorang penjahat yang memiliki sebuah rumah besar di mana ia membuat kekasihnya dipenjara. 

Selain itu, Anna-Maria Sieklucka yang sebelumnya memerankan Laura, kekasih Massimo di film ‘365 Days 1’, akan kembali mengulang perannya. 

Magdalena Lamparska juga akan mengulangi perannya sebagai sahabat Laura, Olga. Dikabarkan juga bahwa anggota pemeran pendukung lainnya akan kembali untuk sekuel kedua ini.

3. Diadaptasi Dari Novel Bertajuk ‘365 DNI’ Karya Blanka Lipińska

Film ini diadaptasi berdasarkan novel pertama trilogi kisah jenis hubungan Syndrom Stockhol berjudul ‘365 Dni’, yang ditulis oleh Blanka Lipińska, kemudian diangkat menjadi drama visual oleh sutradara Barbara Białowąs dan Tomasz Mandes.

Memiliki kisah yang sama persis, 365 Days bercerita tentang seorang pewaris gangster mafia Italia yang bersifat dominan dan abusive, Don Massimo Torricelli yang diperankan oleh Michele Morrone jatuh cinta kepada seorang perempuan pengusaha eksekutif Polandia, Laura Biel.

Massimo pun menculik gadis pujaannya itu dengan menawarkan perjanjian kontrak untuk bisa mencintainya dalam waktu 365 hari.

4. Dapat Rating Rendah dari Rotten Tomatoes dan IMDb 

Bersanding dengan film trilogi Fifty Shades, namun lebih menampilkan adegan intim yang lebih berani, ‘365 Days’ justru masih mendapat rating rendah dari kedua situs Rotten Tomatoes dan IMDb. 

Situs Rotten Tomatoes sendiri memberi peringkat persetujuan 0% dengan rating 1,25/20 dari 6 ulasan. Sedangkan situs IMDb memberi rating pada film ini sebesar 3,6/10 dari 12.552 responden.

Kalau kamu lebih suka fifty shades atau 365 days nih?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top