Entertainment

Hanyang Cyber University Jadi Kampus Pilihan Para Member BTS

Hanyang Cyber University

Hanyang Cyber University akhirnya dipilih para member grup idola K-Pop BTS atau The Bangtan Boys untuk melanjutkan pendidikan S2 mereka. Tak heran, jika kemudian kampus tersebut jadi sorotan publik seantero dunia. Lantas, apa kelebihan kampus ini sehingga BTS tertarik untuk menuntut ilmu di sana?

Diketahui, Jin adalah member BTS yang pertama kali mendaftarkan dirinya di Hanyang Cyber University. Pria yang memiliki nama lengkap Kim Seok-jin ini menjadi mahasiswa aktif sejak 2017 lalu.

Tak lama berselang, ketiga member lainnya pun menyusul, yaitu J-Hope, RM, dan Suga. Mereka mendaftar untuk jenjang pendidikan program pascasarjana atau gelar MBA di jurusan Media and Advertising pada bulan Maret 2019.  

Siapa sangka, ternyata Jimin dan V pun terlibat dalam pengambilan keputusan untuk melanjutkan pendidikan mereka di bulan September 2019. Keduanya seolah tak ingin ketinggalan dengan member lain yang telah lebih dulu bergabung di Hanyang Cyber University.

Sementara Jungkook menjadi satu-satunya member yang tidak mengambil keputusan sama. Sebab, saat ini Jungkook masih harus menyelesaikan sekolahnya di Global Cyber University. Di kampus tersebut, Jungkook mengambil jurusan Broadcasting and Entertainment.

Hampir semua member yang terdaftar di Hanyang Cyber University ini melakukan wawancara melalui panggilan video daring. Lantaran masih adanya kekhawatiran soal pandemi Covid-19 yang masih terus terjadi.

Beredar isu bahwa BTS sengaja mendaftar pascasarjana untuk menghindari wajib militer

Hanyang Cyber University
Seluruh member BTS

Di balik kabar yang beredar, ternyata ada rumor yang mengatakan bahwa kelima member BTS ini sengaja mendaftar pascasarjana untuk menghindari wajib militer. Pihak Big Hit Entertainment yang menaungi mereka pun mengklarifikasi soal isu tersebut. Mereka mengatakan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan tidak sesuai fakta yang ada. Pasalnya, kelima member BTS ini memang masuk universitas karena tertarik untuk belajar bukan karena penyebab lain.

Pada tahun 2018 lalu, undang-undang militer Korea Selatan mengalami perubahan. Di mana, para warga negara pria bisa menunda pendaftaran wajib militer mereka. Hal ini ditandai dengan diturunkannya usia maksimum para peserta wamil tersebut. Dengan demikian pria Korea Selatan yang lahir di tahun 1992 harus mendaftarkan dirinya paling lambat di tahun 2020 ini.  

Hanyang Cyber University salah satu universitas virtual ternama di Korea Selatan

Hanyang Cyber University

Kampus Hanyang Cyber merupakan salah satu dari 21 universitas digital yang mengadakan proses belajar-mengajar secara virtual sejak 2002 silam di Korea Selatan. Kampus ini menerapkan sistem penerimaan mahasiswa baru setelah melakukan wawancara dan lulus aplikasi secara tertulis.

Poin paling menarik dari kampus ini adalah banyaknya pilihan jurusan bagi calon mahasiswa. Mulai dari Administrasi Ekonomi Bisnis, Hukum, Desain, Ilmu Sosial, Arsitektur Digital, Teknik Mesin dan Otomotif, hingga Teknik Urban.

Secara garis besar, Hanyang Cyber University menduduki peringkat pertama sebagai kampus digital yang paling populer dan diminati. Bahkan, dari sekian banyak kampus digital di Korea Selatan, Hanyang Cyber memiliki mahasiswa terbanyak mencapai 16.400 orang. Posisi ini disusul oleh Seoul Digital University, Seoul Cyber University, dan Kyunghee Cyber University.

Tak hanya itu saja, Hanyang Cyber sempat terpilih sebagai universitas siber terbaik dalam Evaluasi Pendidikan Pembelajaran Jarak Jauh oleh Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (MEST) pada 2007. Bahkan, kampus ini juga pernah terpilih sebagai universitas siber terpopuler selama tiga tahun berturut-turut dari 2006-2008 berdasarkan penelitian faksi konsumen dalam bisnis berbasis layanan.

Fakta menarik lainnya adalah dari enam universitas siber di Korea Selatan yang mengajukan permohonan pengadaan program pascasarjana, hanya kampus ini yang berhasil mendapatkan persetujuan. Sejak saat itulah, Hanyang University membuka program pascasarjana siber pertama di Korea Selatan pada bulan Maret 2010 lalu.

Alasan lain mengapa kampus satu ini banyak diminati adalah proses bergabungnya bisa dibilang tidak terlalu rumit. Setiap calon mahasiswa hanya perlu melakukan pendaftaran secara daring. Serunya lagi, biaya yang dipatok untuk menimba ilmu di tempat ini tidak terlalu mahal meski sekelas BTS. Biaya tersebut berkisar 30.000 won atau setara dengan Rp 361.000.

Meski memasang tarif murah, tapi kampus ini bukan sekadar kampus abal-abal loh. Setiap calon mahasiswanya tetap harus mengikuti serangkaian tes untuk menguji kelayakan mengenyam pendidikan di kampus tersebut.

Bagi mahasiswa yang tertarik untuk mendapatkan beasiswa selama proses belajar, Hanyang Cyber University juga menawarkan program tersebut selama tahun masuk ketika IPK 3,0 atau lebih tinggi bisa dipertahankan. Namun yang perlu digaris bawahi adalah kampus ini tidak menawarkan beasiswa di semester musim panas dan juga musim dingin.

Setelah mengetahui informasi di atas, ternyata banyak hal positif di balik bergabungnya BTS dalam program pascasarjana Hanyang University beberapa waktu lalu. Meski begitu, apapun alasannya harus kita dukung dengan baik sebagai penggemar yang selalu menantikan karya-karya terbaru mereka, bukan?

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top