Entertainment

Apa Saja yang Terjadi dalam House of the Dragon Episode 9? (Spoiler Alert!)

house of the dragon_1

“House of the Dragon” semakin mendekati akhir dari season perdananya. Tayang perdana di HBO pada 21 Agustus kemarin, HOTD telah menemani kita selama kurang lebih dua bulan belakangan. “House of the Dragon” finale akan berakhir bertepatan pada pekan terakhir Oktober (23/10). Episode 9, ‘The Green Council’, menjadi prolog dan deklarasi perang dari kubu hijau, menantang Rhaenyra Targaryen, putri pertama Viserys, pewaris Iron Throne. 

Pada akhir episode 8 pekan lalu, kita telah menyaksikan bahwa Raja Viserys Targaryen akhirnya meninggal setelah sakit-sakitan selama bertahun-tahun. Di saat-saat terakhirnya, Alicent Hightower, meyakini bahwa Ia mendengar Viserys mengungkapkan bahwa Ia ingin Aegon, putra pertama mereka yang menjadi raja dan bukan Rhaenyra. Kesalahpahaman besar yang menjadi awal dari peristiwa ‘Dance of the Dragons’. 

“House of the Dragon” episode 9 lebih fokus pada dewan hijau yang digerakan oleh Otto Hightower. Rhaenyra dan Daemon Targaryen absen dulu dalam episode 9. Berikut apa saja yang terjadi dalam “House of the Dragon” episode 9.

1. Raja Viserys Meninggal, Otto Hightower Ambil Alih

Raja Viserys telah diperlihatkan menghembuskan nafas terakhirnya pada akhir episode 8. Setelah Alicent Hightower mendengar kabar tersebut dari pelayannya, prioritas pertamanya adalah menyampaikan kata-kata terakhir Viserys padanya. Alicent meyakini bahwa Viserys ingin Aegon, putra pertama mereka untuk menjadi pewaris dan bukan Rhaenyra Targaryen. Meski putri pertama Viserys tersebut telah dinobatkan menjadi pewaris dalam upacara resmi 20 tahun yang lalu. Pernyataan Alicent tersebut dijadikan kesempatan oleh Otto Hightower sebagai Hand of the King untuk melancarkan rencananya; menjadikan Aegon raja. 

Ia memerintahkan untuk menyekap semua orang di Red Keep. Mulai dari pejabat tinggi kerajaan, para Lord dari klan besar, dan para pelayan. Otto ingin memastikan semua orang untuk berpihak pada Dewan Hijau, mengusahakan pelantikan Aegon sebagai raja, dan mengkhianati Rhaenyra Targaryen. Dan sejauh ini, rencana Otto untuk membuat mayoritas pihak yang terjebak di dalam Red Keep untuk memihak pada Aegon telah berhasil.

2. Alicent Hightower Usahakan Keselamatan Rhaenyra dan Rhaenys Targaryen

house of the dragon episode 9
(House of the Dragon Episode 9)

Meski Dewan Hijau yang digerakan oleh Otto sepakat untuk menghabisi Rhaenyra dan keluarganya, Alicent tidak setuju dengan rencana ekstrem tersebut. Ia memang mendukung putranya Aegon sebagai raja di Iron Throne, namun Ia meyakini rencana ini sebagai kebenaran, bahwa hal ini ada permintaan terakhir Viserys. Alicent tidak menganggap yang sedang diusahakan sekarang adalah kudeta, dan Ia tidak menginginkan kematian Rhaenyra beserta keluarganya. Begitu pula mengusahakan keamanan putri Rhaenys yang masih singgah dan menjadi tahanan di Red Keep setelah Viserys meninggal. 

Ia pun mendatangi Rhaenys di kamarnya, dan menawarkan kesepakatan. Ia mengatakan pesan terakhir Viserys dan hendak mengajak Rhaenys untuk berpihak padanya. Alicent berbicara tentang bagaimana mereka memiliki kesamaan, sebagai wanita yang terjebak di dunia para pria. Mengikuti ambisi para pria untuk berkuasa, bahwa Rhaenys seharusnya menjadi ratu yang duduk di Irone Throne. Perkataan manis dan tulus Alicent membuat Rhaenys menghargai dan melihat sisi lain dari Alicent yang tidak pernah Ia duga sebelumnya. Tanpa Alicent sadari, mungkin Ia telah menyelamatkan dirinya dan anak-anaknya karena perbuatannya pada adegan ini. 

3. Aegon Targaryen Menghilang

house of the dragon episode 9
(House of the Dragon Episode 9)

Tak pernah ingin menjadi raja dan terus berulah sendiri, Aegon Targaryen, putra Alicent, tiba-tiba menghilang ketika sangat dibutuhkan. Otto ingin segera melakukan pelantikan dan mengklaim Iron Throne untuk Aegon. Namun Aegon menghilang dan tidak ada yang tahu dimana Ia berada. Momen ini memulai perburuan akan Aegon yang dilakukan secara terpisah oleh Alicent dan Otto. Alicent mengirim Aemond Targaryen dan Ser Criston Cole, sementara Otto mengirim Ser Arryk dan Eryk. Karena Alicent dan Otto bisa saja memiliki objektif yang sama Aegon, namun menginginkan cara yang berbeda. 

Penelusuran mereka dimulai di Street of Silk, di rumah-rumah pelacuran yang di sana. Namun, menurut orang di lingkungan tersebut, Aegon ternyata memiliki tempat bersenang-senang yang lebih brutal. Perburuan Aegon pun sampai pada Flea Bottom, lingkungan paling brutal di jalanan King’s Landing. Dimana tak hanya rumah pelacuran yang ada di sana, namun orang-orang memperlakukan anak haram seperti binatang yang diadu untuk bertarung. Dengan gigi dan kuku yang ditajamkan. Di tempat seperti inilah Aegon menikmati waktu luangnya. Menghasilkan anak haram. Disini kita bisa melihat bagaimana kebusukan Aegon yang sangat tidak pantas untuk menjadi raja yang mewarisi Iron Throne. 

4. Markas Mysaria Dibakar Larys Strong

Otto pun menemukan Aegon yang disembunyikan oleh Mysaria, kini dikenal sebagai White Worm. Ia hendak membuat kesepakatan, dengan memberi tahu lokasi Aegon dengan imbalan nasib anak-anak di Flea Bottom yang diperlakukan seperti bintang dan diadu. Mysaria juga mengetahui urgensi Otto karena pelayan Alicent ternyata menjadi informan juga bagi Mysaria. Secara garis besar, Mysaria menyimpan rahasia dan segala kebusukan yang dimiliki oleh Aegon. Setelah Aegon jatuh ke tangan Aemond dan Ser Criston setelah pertarungan berebut dengan Arryk dan Eryk, nasib Mysaria tidak dijamin sesuai dengan keinginannya. 

Larys Strong memberikan informasi pada Alicent tentang Mysaria dan pelayanannya yang menjadi mata-mata di istana. Setelah Alicent memberikan ‘bayaran’. Larys Strong seperti biasa langsung melakukan apa yang menguntungkan Alicent sebagai ratunya. Ia mengurung semua anak haram dan pelayan, kemudian membakar tempat tinggal Mysaria. Namun, nasib Mysaria selamat atau tidak belum dipastikan seratus persen dalam “House of the Dragon”. 

5. Pelantikan Aegon Targaryen 

Hingga menit-menit terakhir pelantikan, Aegon masih tidak percaya bahwa Viserys menginginkannya mengambil tahta sebagai raja. Ketika ditangkap oleh saudaranya Aemond, Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya tak ingin mengambil tanggung jawab sebagai pemimpin. Bahwa dirinya bukan kandidat yang sesuai. Namun Alicent tak pernah berhenti menyakinkan putranya tersebut, bahwa Ia harus menjadi raja karena Ia berdarah murni dan putra pertama Viserys. Dimana pada masa ini memiliki ratu masih terasa tabu dan menyalahi tradisi. 

Semua penduduk di King’s Landing pun dikumpulkan di Dragonpit. Kemudian Otto mengumumkan bahwa Raja Viserys telah berpulang. Kemudian langsung mengumumkan bahwa yang akan menjadi penerus tahta adalah Aegon. Dewan Hijau tak ingin menunggu lama dan secara mengklaim suara masa untuk mengakui Aegon sebagai raja mereka. Bahkan tanpa memberikan penghormatan terakhir yang layak pada raja mereka sendiri yang baru saja meninggal. Meski awalnya menunjukan keengganan, Aegon ternyata cukup menikmati ketika orang-orang mulai menyoraki dirinya sebagai raja. 

6. Rhaenys Muncul Bersama Naganya Meleys

house of the dragon episode 9
(House of the Dragon Episode 9)

Acara pelantikan Aegon II Targaryen semakin ‘meriah’ ketika Rhaenys menerjang dari bawah tanah ke permukaan Dragonpit bersama naganya, Meleys. Ketika orang-orang sedang digiring ke Dragonpit, Rhaenys dengan bantuan pengikut setia raja membantunya untuk kabur. Ia pun berhasil masuk ke Dragonpit dan mengambil naganya untuk kabur dari King’s Landing.

Sebelum bertolak, Rhaenys memberikan ‘salam’ terakhirnya pada Alicent dan segenap Dewan Hijau. Ketika banyak dari kita berpikir bahwa Rhaenys akan menyemburkan api dan membakar mereka semua, Ia memilih untuk pergi meninggalkan Dragonpit, menyelamatkan dirinya sendiri. Seharusnya hal ini tidak menjadi kejutan, karena kita semuanya tahu bahwa dalam sejarah ‘Dance of the Dragons’ antara Rhaenyra dan Aegon akan terjadi.

Jika mengingat perbincangan di antara Rhaenys dan Alicent sebelumnya, Rhaenys mengakui bahwa Ia mulai menghargai sang ratu. Hingga pada detik terakhir, Ia melihat Alicent yang maju untuk melindungi Aegon, kemudian memperlihatkan kepasrahan jika Ia memang harus mati saat itu. Mungkin keberanian dan ketegaran Alicent telah mengetuk hati Rhaenys? Akhir adegan “House of the Dragons” episode 9 menjadi akhir yang multitafsir.

“House of the Dragon” pekan depan akan menjadi season finale yang bertajuk ‘The Black Queen’. Dimana plot lebih fokus pada situasi Rhaenyra Targaryen di Dragonstone.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top