Entertainment

Drama Webtoon Itaewon Class Angkat Isu Sensitif

Itaewon Class

Satu lagi drama Korea yang berhasil menyita perhatian penonton, Itaewon Class, sebuah tayangan adaptasi kisah webtoon terkenal. Mengangkat cerita perjuangan dan balas dendam seorang pemuda, drama ini sukses menyulut emosi. Jika ada drama The World of The Married tentang keluarga, Itawon Class lebih mengangkat hubungan dengan teman dan orang terdekat lainnya.

Aksi balas dendam dengan cara yang manis pun terlihat dari setiap adegan yang disajikan. Ceritanya sendiri diadaptasi dari webtoon dengan judul serupa. Lantas, adakah perbedaan antara drama dan webtoonnya?

Live Action dari Webtoon Itaewon Class

Penantian penonton terbayar lunas dengan rilisnya serial drama Itaewon Class. Tak banyak yang berubah dari cerita webtoon dan dramanya. Pantas saja kalau serial drama ini dianggap versi live action dari webtoonnya.

Bahkan drama inipun masuk deretan drama televisi kabel dengan rating tertinggi. Tak heran memang, mengingat tema yang diangkat sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, yakni perjuangan dan kisah percintaan.

Trailer Resmi Itaewon Class Oleh Netflix

Kehadiran Park Seo-Joon yang memerankan Park Sae-Ro-Yi dinilai sangat cerdas. Pasalnya, sang bintang mampu menggambarkan sosok ambisius sekaligus tenang dari Sae-Ro-Yi. Sae-Ro-Yi merupakan mantan narapidana yang bermimpi memiliki restoran sendiri. Sosok tangguh dan pekerja keras ini punya tekad sekuat baja dan benar-benar ambisius.

Tak cuma itu, Kim Da-Mi pun dinilai sukses memerankan tokoh Jo Yi-Seo. Ia merupakan seorang influencer bertalenta dengan nilai IQ 162. Selain pintar, sosok Yi-Seo diketahui mengidap sociopathic tendencies. Gangguan mental tersebut menyebabkan Yi-Seo tak segan-segan melakukan berbagai hal untuk mencapai tujuannya, termasuk melanggar aturan.

Nama Itaewon Class berasal dari para pekerja di DanBam milik Sae-Ro-Yi. Geng ini terdiri dari Lee Joo-Young sebagai Ma Hyun-Yi, Kim Dong-Hee sebagai Jang Geun-Soo, Ryoo Kyung-Soo sebagai Choi Seung-Kwon, dan Chris Lyon sebagai Toni Kim. Berdirinya restoran DanBam semata-mata hasrat terpendam dari Sae-Ro-Yi yang ingin membuktikan kemampuannya di hadapan Jang Dae-Hee yang diperankan oleh Yoo Jae-Myung.

Selain para kru DanBam, beberapa pemain pendukung pun hadir meramaikan drama ini, seperti Oh Soo-A yang diperankan oleh Kwon Na-Ra, Ahn Bo-Hyun sebagai Jang Geun-Won, serta Kim Hye-Eun sebagai Kang MIn-Jung. Penonton akan dikejutkan dengan kemunculan pemain bintang yang berperan sebagai cameo.

Awal dari Perjuangan Geng Itaewon Class

Walaupun tema yang diangkat mirip dengan keseharian, alur cerita Itaewon Class bisa dibilang fresh. Setiap episode menampilkan adegan yang tak disangka-sangka. Sinematografi dramanya pun patut diacungi jempol, ditambah soundtrack yang dirasa sesuai dengan jalan cerita. Alur ceritanya terasa cepat dengan kejutan di setiap episode.

Perseteruan Sae-Ro-Yi dan Dae-Hee

Diawali kepindahan Sae-Ro-Yi ke SMA barunya, ia bertemu dengan Jang Geun-Won, anak dari Jang Dae-Hee. Sebelumnya, ia telah mengenal Oh Soo-A di panti asuhan yang sering dikunjungi sang ayah. Di hari pertamanya sekolah, ia menyaksikan perundungan yang dilakukan oleh Geun-Won. Tak tenang melihat aksi tersebut, Sae-Ro-Yi menghajar Geun-Won demi menyelamatkan teman sekelasnya.

Naas, perbuatannya memicu kemarahan Dae-Hee, pemilik Jangga Group sekaligus bos sang ayah. Akibat perbuatan tersebut, Sae-Ro-Yi dikeluarkan dari sekolah dan ayahnya mengundurkan diri dari Jangga. Tak berselang lama, sang ayah berniat membuka sebuah restoran demi menyambung hidup. Peristiwa naas terjadi, sang ayah ditabrak oleh Geun-Won hingga meninggal.

Itaewon Class
Salah Satu Adegan di Itaewon Class

Sayangnya, Dae-Hee menumbalkan orang lain untuk menutupi aksi sang anak. Tak terima atas kematian sang ayah, Sae-Ro-Yi mendatangi Geun-Won dan memukulinya sampai babak belur. Perbuatannya ini mengharuskannya di penjara. Di penjara, ia bertemu dengan Seung-Kwon yang kemudian menjadi staf di DanBam.

Selama di penjara, Sae-Ro-Yi belajar banyak hal, terutama perihal bisnis. Ketika keluar, ia memutuskan bekerja di pelayaran demi mengumpulkan modal. Tak ada yang menyangka, ia berhasil mengumpulkan modal sekaligus berinvestasi di Jangga Group. Dari sinilah balas dendamnya dimulai untuk mengalahkan perusahaan besar tersebut.

Cinta Segitiga Mewarnai Perjuangan Sae-Ro-Yi

Perjuangan Sae-Ro-Yi mengalahkan Jangga dibumbui kisah cinta manis antara ia, Soo-A, dan Yi-Seo. Awalnya, Sae-Ro-Yi telah jatuh hati dengan Soo-A, gadis yatim piatu sekaligus teman sekolahnya. Meskipun Soo-A bekerja di Jangga, Sae-Ro-Yi tak mempermasalahkan hal tersebut. Di tengah jalan, justru kehadiran Yi-Seo membuktikan betapa besar perjuangannya.

Yi-Seo menjadi sosok penting, sebab menemani Sae-Ro-Yi sejak awal merintis DanBam. Ia pula yang menjadi saksi keberhasilan dan kegagalan DanBam. Berada diantara 2 sosok perempuan ini tentu membuat Sae-Ro-Yi bimbang. Apakah mempertahankan cinta pertamanya atau menerima cinta Yi-Seo yang menemaninya dari nol?

Kisah cinta segitiga seperti ini memang sering ditemukan dalam drama Korea. Itaewon Class justru menggambarkan cinta segitiga dari sudut pandang menarik. Alih-alih memunculkan orang ketiga yang dikenal jahat, malah sebaliknya. Pantas saja kalau penonton dibuat gregetan dengan sikap Sae-Ro-Yi.

Nilai Hidup yang Ditebarkan Itaewon Class

Jika ditanya soal inspirasi hidup, Anda bakal menemukannya di sepanjang cerita. Bahkan dari episode pertama, Anda bisa belajar banyak hal, seperti memaafkan, rendah hati, sampai kebaikan. Setidaknya ada beberapa nilai hidup yang benar-benar menohok dari serial Itaewon Class, yakni:

1. Berpegang Pada Harapan dan Usaha Keras

Meskipun dipenuhi intrik kekejaman dan ketidakadilan, drama ini mengajarkan betapa pentingnya menaruh harapan. Sae-Ro-Yi yang pemberontak membuktikan harapan memberi kekuatan besar terhadap perjuangan.

Ibarat kata pepatah, tak ada usaha yang menghianati hasil. Ini pula yang dibuktikan oleh Sae-Ro-Yi selama menjalankan DanBam. Walaupun gagal berkali-kali, ia tak pernah menyerah begitu saja di tengah jalan. Harapan yang telah dipupuknya sejak lama membawanya pada keputusan-keputusan besar.

2. Menghargai Perbedaan

Mengingat drama ini mengangkat isu kontroversial, seperti LGBT, rasisme, dan feminisme, layak rasanya untuk diulas. Tokoh-tokoh di serial ini berasal dari berbagai latar belakang, contohnya Tony Kim yang memiliki darah campuran Afrika-Korea.

Itaewon Class
Scene Menegangkan dalam Itaewon Class

 Ia kerap menerima perlakuan tak adil dari orang lain. Begitu pula dengan Hyun-Yi, kepala koki DanBam yang merupakan transgender. Isu ini cukup sensitif di beberapa negara, termasuk Korea Selatan.

Masyarakat awam seringkali menolak keberadaan para transgender, namun serial ini mengajarkan sebaliknya. Apapun pilihan hidup dan latar belakang seseorang, mereka harus dihargai. Sebagai manusia, mereka memiliki hak untuk hidup tenang dan menjalani hidup sesuai pilihan yang diambil.

3. Menjaga Persahabatan

Sae-Ro-Yi mungkin tak pernah membayangkan perjuangannya akan membuahkan hasil. Bagaimana mungkin restoran kecil bisa berkembang pesat tanpa kehadiran kru hebat? Berkat kru Danbam sekaligus sahabatnya, Sae-Ro-Yi mampu berjuang sampai akhir. Semua sahabatnya memberi kekuatan dan semangat tak bernilai demi mewujudkan mimpinya.

Sudah tahu bukan alasan banyak orang mengikuti drama satu ini? Itaewon Class bukan sekedar drama dengan para pemain bintang, namun cerita yang segar. Anda bakal menemukan banyak hal baru dari drama ini, termasuk isu sensitif yang tengah berkembang. Pastikan untuk menyempatkan diri menonton drama satu ini di layanan streaming.

Berita Terkini

To Top