Entertainment

Jerinx SID Dituntut 2 Tahun Penjara Soal Kasus Adam Deni

Jerinx SID Dituntut 2 Tahun Penjara Soal Kasus Adam Deni

Jaksa penuntut umum menuntut majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat supaya menghukum musisi I Gede Aris Astina atau Jerinx SID dengan hukuman dua tahun bui.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama dua tahun dikurangi masa tahanan dan denda Rp50 juta subsider 2 bulan kurungan," kata jaksa saat membacakan amar tuntutan di PN Jakarta Pusat, Jumat (18/2/2022).

Kasus dugaan pengancaman dan kekerasan ini terkait dengan hilangnya akun Instagram milik Jerinx. Drummer Superman Is Dead (SID) ini lalu menghubungi Adam Deni lewat telepon karena mencurigainya memiliki andil atas hilangnya akun Instagram tersebut.

Kecurigaan tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa alasan. Pertama, kata Jerinx SID, beberapa saat sebelum akunnya itu hilang dia sempat beradu argumen dengan Adam terkait COVID-19 di kolom komentar.

Lihat Juga: Adam Deni Ditangkap Karena Unggah Dokumen Tanpa Izin

Kedua, menurut pengetahuannya, Adam memiliki kemampuan di bidang teknologi informasi (IT) dan akses ke divisi siber Polri.

Terlebih, Jerinx mendapatkan informasi bahwa Adam punya rekam jejak digital kurang baik. Misalnya, menjebak beberapa selebgram.

Atas dasar itulah, ia lewat istrinya Nora Alexandra menghubungi Adam dan menanyakan hal itu. Dalam percakapan tersebut lah Jerinx disebut melakukan dugaan pengancaman dan kekerasan.

Jerinx SID Sempat Menyampaikan Maaf

Seiring berjalannya waktu, atas sarang sang istri Jerinx akhirnya meminta maaf dan permintaan maafnya pun diterima oleh Adam. Tetapi, Adan Deni melaporkan ke polisi dan jalan damai yang beberapa kali diupayakan suami Nora itu pun buntu.

Ada permintaan Rp15 miliar (bisa nego Rp10 miliar) oleh Adam sebagai syarat untuk mencabut laporannya. Karena tidak memiliki uang sebanyak itu, musikus asal Bali itu pun sempat menawarkan tanahnya yang terletak di kawasan Pecatu, Bali, seharga Rp4 miliar, namun ditolak Deni.

Jerinx SID mengaku dirinya rugi besar karena hilangnya akun Instagram tersebut. Pasalnya, kata dia, Instagram adalah satu-satunya tempatnya mencari nafkah karena pandemi COVID-19 membuat berbagai bisnisnya yang ada di Bali bangkrut.

Dari media sosial itu juga ia bersama sang istri telah merencanakan program bayi tabung lantaran belum memiliki momongan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top