Entertainment

Kenangan Juwita Bahar, Diet Ketat Hingga Koma 15 Hari

Kenangan Juwita Bahar, Diet Ketat Hingga Koma 15 Hari

Juwita Bahar sempat diet ketat selama dua tahun dengan tidak mengonsumsi nasi, akibat pola makan ekstrem tersebut, ia hingga mengalami koma. Juwita menjalani program diet ketat tersebut karena ingin mendapatkan tubuh langsing idamannya.

Ida mengurangi asupan karbohidrat dan memilih untuk tidak makan nasi selama beberapa tahun saat ia menjalani diet. Namun, bukan tubuh langsing yang didapat, kondisi kesehatannya malah memburuk dan sempat koma.

Sejak mengawali program dietnya tersebut, Juwita Bahar telah mengurangi porsi nasi putih yang ia makan. Hingga seiring waktu berjalan, ia tidak menyentuh nasi sama sekali. Diet ketat tersebut ia jalani saat berusia sepuluh tahun. Walaupun tetap mengonsumsi protein, namun asupan karbohidrat dalam tubuhnya menjadi tidak seimbang.

Ia memang mendapatkan tubuh langsing yang diidamkannya, tapi kesehatannya justru makin memburuk, hingga tak sadarkan diri selama 15 hari. Ia mengaku tidak merasa sakit, hanya saja tiba-tiba tidak sadarkan diri dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Kabarnya, Juwita terinfeksi virus yang menyerang otak.

Lihat Juga: Juwita Bahar Akhirnya Minta Maaf

Diduga penyakit tersebut menyerang karena imunitas tubuhnya yang menurun. Hal tersebut diakibatkan dari kurangnya asupan karbohidrat.

“Waktu itu aku diet kayak nggak makan nasi. Ada ngumpet-ngumpet makan nasi. Mungkin karena protein sama karbo kurang seimbang jadi kayak gitu,” terangnya dilansir dari detikcom (07/01/2029).

Walaupun kondisi tersebut terjadi waktu ia berusia 10 tahun, namun tak menyurutkan niatnya untuk kembali menjalani program diet.

Saat berusia 20 tahun, berat badan Juwita memang sempat naik, sebab itulah ia memutuskan untuk kembali berdiet, namun dengan cara yang lebih teratur. Ia memilih untuk menjalani diet mayo. Program diet mayo ini membuat Juwita Bahar harus menjaga pola makannya dengan mengurangi konsumsi gula dan garam. Ia juga megonsumsi makanan yang direbus saja, kalaupun digoreng harus menggunakan minyak zaitun.

Kini dia tidak lagi menjalani program diet ketat, karena tidak ingin kejadian yang ia alami sebelumnya kembali terulang. Juwita terlihat telah mengonsumsi makanan dengan nasi seperti biasa.

To Top