Entertainment

Komedian Sapri Terbaring Di ICU, Gula Darah Tinggi Jadi Penyebabnya

Komedian Sapri Terbaring Di ICU, Gula Darah Tinggi Jadi Penyebabnya

Komedian kondang, Sapri tiba-tiba dikabarkan dirawat di ruang ICU salah satu rumah sakit. Kabar ini pertama kali diberitakan oleh rekan sesame selebriti, Ruben Onsu. Adik Sapri, Ilyas, mengungkap sang kakak sedan sakit hingga harus dirawat secara intensif. Pelawak 49 tahun itu diketahui menderita penyakit gula atau yang akrab disebut diabetes.

“Terkait hasil saya ketahui ada gula luar biasa tinggi gulanya, dan yang membuat dia menurun itu pengaruh gula,” kata Ilyas seperti dikutip dari chanel YouTube KH Infotainment, Kamis (6/5/2021).

Ilyas mengungkapkan angka gula darah kakaknya itu, hanya ia tidak begitu yakin dengan informs yang didapatkannya itu.

“Informasi dari adik saya, wallahualam betul atau tidaknya. Tetapi luar biasa tinggi sekali gulanya sampai kurang lebih 1.100,” ungkapnya.

Karena kondisinya itu, Sapri sampai tak sadarkan diri. Selain itu, pembicaraannya pun juga sempat melantur.

Lihat Juga: Tips Menjaga Kadar Gula Darah Agar Tetap Normal Di Usia 50 Tahun Ke Atas

“Memang betul (sempat tidak sadar), 2 hari sebelum dibawa ke rumah sakit kita juga merasa khawatir. Sebab ada info dari adik-adik saya dia ngomongnya sudah ngawur. Sudah tak terarah apa yang dikatakan sama dia,” tambahnya.

Ilyas menduga kakanya itu sebenarnya sudah merasakan tidak enak badan, hanya ia tidak begitu mempedulikannya.

“Kalau kata adik ipar memang kondisinya sudah lemas, sebab yang ia rasa lemas badannya. Yang saya ketahui abang saya merasakan sesuatu namun tak dirasakan. Jadi seperti ada rasa sakit namun ia lawan,” tutur sang adik.

Gejala Awal Diabetes

  • Sering buang air kecil

Ginjal akan mengeluarkan kelebihan gula dala tubuh dengan menyaringnya keluar dari darah. Hal ini menyebabkan seseorang merasa ingin buang air kecil, terutama pada malam hari.

  • Selalu merasa haus

Karena ginjal bekerja untuk menyaring gula dan mengeluarkannya sebagai urin, maka tubuh juga akan kehilangan air tambahan. Seiring waktu, kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi dan membuat seseorang merasa haus lebih dari biasanya.

  • Sering merasa lapar

Sering merasa lapar atau haus bisa menjadi gejala awal diabetes tipe 2. Karena, penderita diabetes biasanya tidak mendapat asupan energi yang cukup dari nutrisi yang mereka makan. Sistem pencernaan bertugas untuk memecah makan menjadi glukosa. Zat gizi ini dibutuhkan oleh tubuh sebagai bahan bakar. Glukosa pada penderita diabetes tidak cukup bergerak menuju sel-sel tubuh. Sehingga penderita diabetes tipe 2 sering merasa lapar, walaupun sebenarnya mereka baru saja makan.

Lihat Juga: Apa Gejala Penyakit Diabetes Melitus

  • Penglihatan tidak jelas

kelebihan gula dalam darah juga bisa merusak pembuluh darah kecil pada bagian mata, yang mengakibatkan penglihatan menjadi kabur. Jika tidak segera mendapat pengobatan, kerusakan pada pembuluh darah ini akan menjadi lebih para, bahkan bisa menyebabkan kebutaan permanen.

  • Penyembuhan luka melambat

Tingginya kadar gula dalam darah akan merusak saraf dan pembuluh darah lainnya di dalam tubuh, hal ini akan berdampak pada sirkulasi darah. Akibatnya, luka kecil pun akan membutuhkan waktu hingga berminggu-minggu untuk sembuh.

  • Sering kesemutan, nyeri pada tangan atau kaki, dan mati rasa

Kondisi yang sering dikenal sebagai neuropati ini juga dapat menyerang penderita diabetes tipe 2. Bahkan jika tidak mendapat pengobatan dengan tepat, akan menebabkan komplikasi yang lebih serius.

  • Bercak gelap pada kulit

Munculnya bercak gelap di lipatan leher, selangkangan atau ketiak juga bisa menjadi indikasi terserang diabetes. Kondisi ini sering dikenali dengan sebutan acanthosis nigricans.

To Top