Entertainment

Mengenang Sang Putri Leia Carrie Fisher

Mengenang Sang Putri Leia Carrie Fisher

Bagi Anda yang mencintai saga Star Wars, pastilah Anda mengenalnya dengan baik dalam sosok karakter fenomenal Princess Leia yang mendunia. Semenjak karakter ini pertama muncul di tahun 1977 melalui  Star Wars : Episode IV-A New Hope, gaya rambut sang putri sempat sedemikian digandrungi dan ia sebagai pemerannya lalu menjadi idola. Princess Leia menjadi inspirasi bagi kaum perempuan dunia pada masa itu, menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Namun bagi pemerhati film, orang mengenalnya bukan hanya sebatas itu. Selain sebagai aktris, ia juga dikenal sebagai penulis, produser dan juga seorang pembicara. Bagi kawan dan keluarganya, ia dikenal sebagi orang yang periang, humoris, dan baik hati.

Karena itu saat mendengar kabar bahwa ia berpulang pada hari hari Selasa pagi , 27 Desember 2016 pada jam 08:55 waktu setempat, dunia pun terkejut. Ia terkena serangan jantung hebat pada hari Jumat, 23 Desember 2016 di tengah perjalanan udara dari London menuju Los Angeles, setelah berlibur bersama keluarganya. Sesampai di Los Angeles, ia langsung dilarikan ke UCLA Medical Center dalam keadaan tidak sadarkan diri dan dirawat selama 4 hari disana sebelum kemudian menghembuskan nafas terakhir pada Selasa pagi pada usia 60 tahun. Ungkapan duka cita pun dilayangkan bukan hanya dari fans di seluruh dunia namun juga aktor dan aktris Hollywood, termasuk juga Harrison Ford, Mark Hamill dan kreator Star Wars yaitu George Lucas.

Carrie Fisher lahir di Beverly Hills, Los Angeles pada 21 Oktober 1956 dan dibesarkan di Hollywood. Ia adalah putri aktris Debbie Reynold dan entertainer Eddie Fisher. Pergi meninggalkan Hollywood, pada tahun 1973 ia menempuh pendidikan akting pada Central School of Speech and Drama di London. Debut nya di dunia film adalah pada tahun 1975, saat ia membintangi film Shampoo bersama Warren Beatty. Selepas itu ia kemudian membintangi beberapa film blockbuster seperti The Blues Brothers dan When Harry Met Sally. Pada tahun 1987 buku karyanya yang berjudul Postcards From The Edge terbit, dan kemudian difilmkan pada tahun 1990.  Tahun 2008 satu lagi buku karyanya diterbitkan. Buku berjudul Wishful Drinking ini ditulisnya bersama penulis/sutradara Joshua Ravetch. Baru-baru ini diluncurkan sebuah buku memoir tentangnya berjudul The Princess Diarist yang bercerita tentang dirinya di tengah proses pembuatan film Star Wars dimana ia menyatakan pengakuannya pernah terlibat cinta lokasi bersama lawan mainnya Harrison Ford yang berperan sebagai Han Solo yang saat itu telah menikah.

Ia pernah menderita penyakit bipolar disorder yang merupakan gangguan mental dimana penderitanya menderita manic depressive, perubahan suasana hati yang ekstrim berupa mania dan depresi. Selain itu ia juga sempat menderita kecanduan obat-obatan terlarang. Sang ibu, Debbie Reynold yang mendampinginya saat ia harus menjalani rehabilitasi, di tegah kepedihan perceraian Fisher dengan musisi Paul Simon di tahun 1980. Fisher menjadi prihatin dengan permasalahan yang pernah ia hadapai,  sehingga kemudian ia menjadi pembicara aktif bagi kegiatan kewaspadaan terhadap kesehatan mental dan masalah kecanduan obat-obatan terlarang.

Selama hidupnya, Fisher telah membintangi kurang lebih 90 judul film, penulis bagi kurang lebih 11 pertunjukan film televisi, dan memproduseri 1 buah film TV, selain juga muncul dalam beberapa pertunjukan dan show di televisi. Ia beberapa kali dinominasikan dalam beberapa ajang pemberian penghargaan di dunia akting dan televisi seperti contohnya Emmy Awards dan BAFTA Awards serta memenangkan President’s Award dari Academy of Science Fiction, Fantasy & Horror Films di Amerika Serikat pada tahun 1990.

Selamat jalan putri. Sampai kita berjumpa kembali.

Beristirahatlah dengan tenang.

Saat ini, the force sungguh telah bersamamu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top