Entertainment

Orphan First Kill, Kembalinya Teror Esther Dalam Sekuel ke-2

Orphan First Kill

Bagaimana teror Esther bermula?. Dalam sekuel kedua film Orphan ini, penonton akan disuguhkan bagaimana asal mula Esther menjadi seorang psikopat berdarah dingin.

Pecinta film horor Hollywood tentunya sudah tidak asing lagi dengan film horor populer yang berjudul Orphan. Rumah produksi paramount picture mengungkapkan ‘Orphan: First Kill’ secara resmi memiliki tanggal rilis digital. Prekuel film thriller horor 2009 ini telah ditayangkan di beberapa negara sejak 19 Agustus 2022 lalu. Pada awal thriller saja kita sudah disuguhkan dengan pembunuh berdarah dingin, Esther dan cara pembunuhannya yang gila nan sadis. 

Meskipun telah 13 tahun berlalu, film Orphan: First kill tetap masih menarik penonton untuk melihat kelanjutan kisah-kisah kejahatan Esther. ‘Orphan’ fokus menceritakan kisah Esther (Isabelle Fuhrman) yang berusia 33 tahun saat dia berpura-pura menjadi anak yang penuh dengan trauma dan masalah orang tua.

Overview Film Pertama Orphan

Dalam film pertamanya, diceritakan seorang wanita dewasa yang terperangkap di tubuh anak kecil akibat suatu kelainan medis yang dideritanya. Hal ini membuat Esther harus hidup dari satu panti asuhan ke panti asuhan lainnya demi menyembunyikan identitasnya. Hingga suatu hari, Esther diadopsi oleh seorang keluarga kaya raya. Alasan mereka untuk mengadopsi anak yakni mereka telah kehilangan bayi perempuannya.

Esther yang terlihat manis dan pintar itu menjadi suatu perhatian bagi calon keluarga yang ingin mengadopsinya menjadi anak asuhnya. Setelah itu Esther diasuh dan tinggal bersama keluarga barunya. Seiring berjalannya waktu mereka menemukan kejadian aneh yang menimpa keluarga tersebut. Film pertama membuat penonton menebak-nebak apa yang sedang terjadi sebelum mengungkapkan bahwa Esther sebenarnya sudah dewasa. Sementara twist yang ada benar-benar membuat semua adegan seksual yang terkesan aneh. Sampai semua menjadi lebih lega ketika sang ibu angkat yang diperankan Vera Farmiga menyatukan semuanya. Esther ternyata merupakan seorang sosiopat dan psikopat yang ingin menghancurkan dan membunuh keluarganya. Lebih detail mengenai film pertamanya, kalian bisa melihatnya menggunakan layanan streaming film online, Netflix.

Sinopsis Orphan: First Kill 2022

Sementara pada Orphan First Kill (2022) menceritakan kehidupan masa lalu Esther yang lari dari fasilitas psikiatri Estonia dan menuju ke Amerika Serikat dan berpura-pura menjadi putri pasangan suami istri yang menghilang empat tahun sebelumnya. Pada awalnya, Katie (Julia Stiles) dan Richard Mauerova (Rossif Sutherland) lega telah menemukan putri mereka, tetapi kelegaan mereka segera berubah menjadi teror ketika mereka mulai menyaksikan perubahan gelap yang terjadi pada anak kesayangan mereka.

Leena Klammer merupakan nama asli Esther, Leena mencuri identitas Esther untuk meneror keluarga yang mengadopsinya. Leena Klammer adalah seorang wanita yang menderita hipopituitarisme, yang membuatnya terlihat seperti anak-anak. Ia memutuskan untuk menyamar menjadi ‘Esther Coleman’ seorang putri yang hilang dari pasangan Katie Mauerova (Julia Stiles) dan Richard Mauerova (Rossif Sutherland). Ia mencuri identitas Esther, putri yang hilang dari keluarga kaya tersebut. Masalah mulai muncul ketika Ibu dari keluarga baru Esther akan melakukan apa saja untuk melindungi orang-orang yang disayanginya.

Namun Richard yakin bahwa itu bukan putrinya, sementara Katie tidak setuju, ia percaya bahwa istrinya menderita paranoia dan berhalusinasi.

Lambat laun curiga mulai dari salah satu keluarga mereka pertikaian yang muncul membuat Esther ingin melakukan aksi pembunuhan pertama. Ia banyak melakukan hal misterius, berbahaya dan mengancam nyawa orang-orang yang ada di sampingnya. Esther melakukan hal tersebut lantaran memiliki gangguan kepribadian yang menyeramkan dan tak segan menyakiti orang lain walaupun masih anak-anak. Bagaimanakah teror Esther berlanjut? 

13 Tahun Berlalu, Pemeran Esther Tidak Berganti

orphan first kill
Isabelle Fuhrman tetap perankan Esther dalam Orphan: First Kill

Karakter Esther yang diperankan oleh Isabelle Fuhrman juga berperan dalam film pertama Orphan pada tahun 2009. Demi mendalami peran sebagai anak-anak Fuhrman yang kini telah berusia 25 tahun harus melakukan banyak sekali perubahan pada wajah dan tubuhnya. Solusi terpopuler yang bisa kalian tebak adalah penggunaan efek visual CGI movies de-aging yang juga digunakan dalam film Indonesia, Habibie Ainun.

Efek de-aging telah digunakan dalam kesuksesan film Hollywood, seperti Captain Marvel dan The Curious Case of Benjamin Button. Scream juga mencoba kemampuan efek itu, memungkinkan kembalinya Skeet Ulrich sebagai hantu Billy. Namun, Fuhrman disebut akan mengulangi perannya tanpa menggunakan efek CGI de-aging.

Ia berkata, “Kami tidak menggunakan efek khusus dalam produksi Orphan First Kill. Tidak ada trik riasan gila, dan saya pikir itulah yang membuat film ini berhasil, karena Anda benar-benar tidak tahu bagaimana saya terlihat seperti (anak berusia 9 tahun), tapi saya tahu. Itu benar-benar menyeramkan.”

Alih-alih menggunakan CGI, film ini akan fokus pada penggunaan efek praktis lawas untuk menciptakan gagasan bahwa Isabelle Fuhrman sebenarnya berusia sembilan tahun. Efek tersebut adalah pencahayaan, sudut kamera, dan gaya penyuntingan yang berbeda.

Cara Artis 25 tahun Perankan Gadis 9 tahun di Film Orphan

Namun faktanya tidak hanya itu, demi mendalami peran sebagai seorang anak-anak Isabelle juga melakukan berbagai upaya eksperimen lainnya, salah satunya menggunakan kursi roda kecil agar dia terlihat lebih pendek dari pemeran lainnya. Dikutip dari Newsweek trik ini ternyata belum berhasil diterapkan “Lalu ada begitu banyak hal coba-coba. Kami membuat kursi roda kecil ini untuk saya masuk, tetapi tidak berhasil karena tidak terlihat seperti saya sedang berjalan,” katanya.

Percobaan kedua pun dilakukan, kali ini agar menunjang perannya sebagai anak-anak, Julia Stiles, Rossif Sutherland, dan Matthew selaku pemain di film Orphan First Kill pun harus mengenakan sepatu bot yang membuat mereka menjadi lebih tinggi. 

orphan first kill
Sepatu boot yang dipakai para Julia Stiles saat syuting Orphan: First Kill. Instagram.com/isabellefur

“Kemudian kami mencoba sepatu bot ini yang Julia, Rossif [Sutherland] dan Matthew akan memakai sepatu bot Gene Simmons raksasa ini, seperti sepatu besar yang semuanya tampak konyol karena di mana kamu mendapatkan sepatu dengan setinggi itu? Sepatu-sepatu itu memiliki fringe dan itu lucu,” cerita Isabelle. 

Isabelle pun menambahkan “Kemudian saya akan berjongkok juga dalam adegan yang akan saya lakukan dengan mereka.” Mereka saling memuji bagaimana totalitas masing-masing memerankan karakter dan berusaha yang terbaik untuk membangun karakter Esther dengan totalitas.

“Saya ingat terus-menerus mencubit diri sendiri, seperti, ‘Berapa usia saya ketika saya melakukan yang pertama? Bagaimana saya seusia mereka?!?’ Tetapi saya merasa sangat beruntung memiliki mereka di sana karena itu adalah pengingat yang konstan untuk menjadi anak-anak.” ujar Isabelle. 

Dalam mengembangkan karakter Esther, Isabelle mengaku banyak melihat kembali film pertama. “Itu membutuhkan banyak meninjau kembali film pertama, banyak membaca catatan saya yang saya tulis tentang Esther ketika saya berusia 10 tahun dan benar-benar menempatkan diri saya kembali pada posisi itu,” katanya. Selain itu, ia juga mencoba menggabungkan perspektifnya kini dan dirinya saat berusia 10 tahun untuk menemukan sisi emosional karakter Esther. 

Orphan movie yang didapuk menjadi horror movies 2022 ter the best ini disutradarai oleh William Brent Bell dan skenarionya ditulis oleh David Coggeshall berdasarkan cerita milik David Leslie Johnson-mcGoldrick dan Alex Mace (yang masing-masing menulis skenario untuk film pendahulunya) dapat kalian tonton di bioskop kesayangan anda. 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top