Entertainment

PewDiePie, Youtuber Sekaligus Komentator Handal

PewDiePie, Youtuber Sekaligus Komentator Handal

Para peselancar youtube pasti sangat mengenal sosok PewDiePie. Ia merupakan seorang youtuber terkenal dan punya banyak subscribers. Selain itu, pria ini juga berprofesi sebagai konten kreator idola, dan komentator terkemuka. Kanal youtube miliknya mampu berkembang dengan sangat pesat hingga menjadi nomor 1, sebagai saluran dengan subscriber terbanyak di dunia.

Nama aslinya adalah Felix Arvid Ulf Kjellberg, pria berkebangsaan Swedia yang terlahir pada 24 Oktober 1989. Usianya kini menginjak 30 tahun. Boleh dibilang tidak ada sedikitpun celah dari 30 tahun miliknya untuk tidak berkreasi.

Ide-ide cemerlang yang ia gagas mampu mengantarkannya untuk duduk di posisinya sekarang. Tentunya bukan hal yang mudah, tetapi melalui perjuangan, pengorbanan, harapan, dan doa semua dapat diwujudkan.

Sebagai seorang seleb dalam dunia youtube, kehidupannya tak bisa jauh dari sorotan publik. Gerak-geriknya pasti menjadi perhatian khalayak. Youtuber yang baik akan menggunakan situasi ini untuk terus menginspirasi para pemirsa, begitu juga dengan tokoh kharismatik ini.

Saat ini, ia telah melepas masa lajangnya dengan menikahi seorang wanita berkebangsaan Italia bernama Marzia Bisognin sejak tahun 2019. Istrinya juga merupakan youtuber tersohor yang memiliki kanal youtube dengan subscriber yang tidak sedikit.

Dua sejoli ini terlihat sangat serasi ketika bersama. Ditambah lagi karena jiwa kreatif yang melekat pada keduanya, menyebabkan pasangan ini semakin cocok bersanding berdua. Jadi, memang benar jika jodoh maka tak akan tertukar.

Menilik mengenai PewDiePie, apa saja yang telah dilewatinya sejak awal mendaftar youtube hingga bisa sesukses sekarang? Tentunya ini bukan perjalanan yang sebentar.

Kisah Awal PewDiePie Dalam Mendaftar Youtube

Kisah Awal PewDiePie Dalam Mendaftar Youtube
Kisah Awal PewDiePie Dalam Mendaftar Youtube

Dalam mencapai keberhasilan, banyak lika-liku perjalanan yang harus dihadapi, entah itu berupa hambatan, tantangan, ancaman, maupun sebuah gangguan. Namun, semuanya itu tidak akan terlepas dengan hasil yang ditimbulkan. Apabila ujian-ujian kesuksesan itu mampu dilewati dengan baik, maka pencapaian yang akan mengikutinya pun sesuai dengan apa yang menjadi impian.

Jadi, jangan terburu-buru untuk menyerah ya ketika menemui suatu cobaan yang berat. Sebab, yakinlah jikalau akan ada pelangi yang indah setelah kuatnya badai menerpa. Bahkan, semakin gelap guntur dan lebatnya hujan, maka pelangi yang datang pun akan semakin cerah.

Begitu pula yang telah dilewati youtuber ini. Perjuangannya pasti pernah menemui kegagalan, tetapi ia tidak putus asa. Hal itulah yang kemudian membuatnya sukses seperti sekarang.

Ia sempat dihadapkan dengan masalah yang sulit, yaitu antara konten dengan studinya. Bahkan, orang tuanya pun pernah bertentangan dengannya sampai ia harus hidup mandiri.

Pada mulanya, PewDiePie bukan nama yang Felix gunakan untuk mendaftar ke youtube pertama kali. Di awal ia bergabung, nama kanal youtubenya adalah Pewdie. Namun, di tahun 2010 ia kembali membuat saluran baru lantaran lupa dengan sandi salurannya yang lama.

Akhirnya, ia memutuskan untuk menggunakan nama yang berbeda dari sebelumnya, yaitu PewDiePie, nama yang unik. Setelah 3 tahun berselang, subscriber dari kanal youtube baru yang ia buat itu telah mencapai 5 juta subscriber. Hanya 3 tahun, ia mampu meraih pencapaian sedemikian rupa.

Konten Youtube PewDiePie

Konten Youtube PewDiePie
Konten Youtube PewDiePie

Pencapaiannya ini tentu tidak dapat terlepas dari konten-konten yang telah diunggah. Ketika konten itu baik dan dirasa bermanfaat, maka penonton pun akan memberikan umpan balik berupa dukungan kepada saluran pengunggah dengan menjadi seorang pelanggar saluran itu.

Ia memfokuskan isi dari video unggahannya dalam genre aksi dan horor. Namun, ia pun tidak jarang membuat berbagai konten yang berisi komedi untuk menghibur para netizen, seperti LWIAY, PEW News, dan meme review. Lengkap sudah, tidak hanya mengedukasi tetapi juga mampu merelaksasi pikiran.

Sebagai seorang komentator, PewDiePie bukan hanya mengkritik belaka, melainkan memberi komentar yang konstruktif agar yang dikomentari bisa mengevaluasi dan semakin baik kedepannya. Selain itu, ia juga memberikan saran yang tepat dan bisa diterapkan.

Hingga saat ini, terhitung 10 tahun sudah ia berkarya. Melalui karya-karya yang menarik dan bernilai positif, ia mampu mendapatkan 106 juta subscriber dan videonya telah disaksikan lebih dari 23 miliar kali oleh para netizen pengguna youtube, sehingga PewDiePie telah mendapatkan gelar penghargaan berupa Ruby Play Button dari youtube. Wow, sungguh prestasi yang mengagumkan.

Ia Pamit

Terlepas dari semua prestasi yang telah dicapai, ada kabar mengejutkan yang datang dari youtuber termasyhur ini di tahun 2020.

Di awal tahun, Januari 2020, ia mengumumkan untuk pamit dari youtube. Artinya, ia tidak akan membuat dan mengunggah video-video kreatif untuk sementara waktu. Kabar ini tentunya menggemparkan para penggemar.

Setelah 10 tahun menemani para netizen youtube, ia akhirnya memutuskan untuk berhenti sementara waktu. PewDiePie menjelaskan bahwa dirinya ingin beristirahat sejenak dari dunia yang membesarkan namanya itu. Ia pun menuturkan jika keputusan ini adalah hal yang berat. Sebenarnya, ia tidak mau berhenti untuk terus membuat video.

Akan tetapi, pemberhentian yang dilakukan ini tidak permanen. Youtuber ini hanya beristirahat untuk sementara waktu. Bahkan, saat ini ia sudah kembali aktif dengan mengunggah konten-konten yang bermanfaat seperti biasanya.

Nah, bagi para penggemar tidak perlu sedih lagi ya karena sang idola telah kembali.

Pelajaran yang Berharga

Pelajaran yang Berharga
Pelajaran yang Berharga

Berkaca dari perjalanan Felix Arvid Ulf Kjellberg, ada pelajaran yang sangat berharga untuk diambil, yaitu bahwasanya setiap orang memiliki bakat masing-masing. Yang harus dilakukan adalah menekuni talenta yang dimiliki tersebut dan mengembangkannya.

Juga jangan berputus asa ketika menemui kegagalan, karena ada masa depan yang menanti. Jika menyerah sekarang, lalu bagaimana dengan masa depan?

To Top