Entertainment

RIP Raditya Oloan, Suami Joanna Alexandra Tutup Usia

RIP Raditya Oloan, Suami Joanna Alexandra Tutup Usia

Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan Tanah Air. Raditya Oloan suami dari Joanna Alexandra meninggal dunia. Kabar ini diketahui dari unggahan salah satu akun Instagram. Dalam unggahan itu tertulis ucapan belasungkawa ata meninggalnya Raditya.

“Selamat jalan Ps. @radityaoloan. Tuhan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan, keep strong kak @joannaalexandra,” tulis akun @memecomickristen di media sosial Instagram, Kamis (6/5/2021).

Selain itu, kabar ini juga turut diunggah oleh rekan Raditya. Dalam postingan di Instagram-nya, rekan Raditya Oloan itu turut membagikan momen kebersamaannya.

“Sahabatku gw kehilangan banget gak nyangka secepat ini, momen kita bareng ya ini,” tulis akun bernama @davegerardque.

Diketahui, sebelumnya suami Joanna Alexandra itu terpapar COVID-19 dan sudah dinyatakan negatif, namun mengalami badai sitokin. Hal itu diceritakan sendiri oleh sang istri 2 hari lalu. Joana membagikan kondisi Raditya yang harus kembali dirawat di ICU.

“Jadi saat ini suamiku posisinya masih di ICU, dibuat tidur sebab menggunakan ventilator. Kondisinya post-covid dengan komorbid asma. Dan dia sedang mengalami badai sitokin yang mengakibatkan hiperinflamasi (peradangan) di sekujur tubuh. Ditambah lagi terdapat infeksi bakteri yang cukup kuat (namun tak sekuat Bapa kita tentunya!),” tulis Joanna di Instagram pada Selasa, (4/5/2021).

Lihat Juga: Soraya Abdullah, Bintang Sinetron ‘Tersanjung’ Meninggal Karena Covid-19

Kondisi pasien yang terinfeksi COVID-19 bisa jadi fatal jika ada reaksi berlebih dari sistem imun tubuhnya. Kondisi itulah yang disebut dengan badai sitokin.

Sitokin merupakan protein kecil yang dilepaskan oleh sel-sel di dalam tubuh, termasuk sistem imun atau kekebalan tubuh. Adanya reaksi berlebihan itulah yang memicu peradangan. Tingkat sitokin yang berlebih atau tak terkontrol pada tiap tubuh berbeda-beda yang kemudian mengaktifkan lebih banyak lagi sel imun dan mengakibatkan hiperinflamasi.

Selain badai sitokin, Raditya Oloan juga disebut melakukan CVVH karena adanya gangguan pada organ ginjal. CVVH yaitu salah satu bentuk CRRT yang menggunakan metode penyaringan darah, di mana terapi ini sebagai pengganti fungsi ginjal. Terapi ini merupakan alternative hemodialisa bagi pasien dengan komplikasi pada ginjal.

“Oiya dan sementara ini Radit sedang CVVH sebab ginjalnya sedang kurang berfungsi dengan baik,” tulis Joanna Alaxandra.

To Top