Entertainment

Sisi Gelap Dunia Hiburan Korea, 5 Artis Ini Sampai Merenggang Nyawa

Korea

Di balik gemerlap industri hiburan Korea Selatan, ternyata ada sisi kelam yang tak banyak diketahui publik. Beberapa penyanyi dan anggota grup pernah mengalami sejumlah skandal, mulai dari kencan diam-diam, bullying, hingga pelecehan seksual.

Kalau kamu baru menyukai drama Korea serta deretan aktor dan aktrisnya yang tampil sempurna, atau musik K-Pop dengan para grup yang personilnya banyak jadi idola, percayalah bahwa di belakangnya ada ada perjuangan berat dan tantangan yang harus mereka lewati untuk sampai pada posisi tersebut. Sama seperti medan perang pada umumnya, merekalah yang kuat dan yang bertahan.

Sudah jadi rahasia umum kalau kecantikan dan ketampanan wajah adalah nilai jual utama, bentuk tubuh yang indah juga diunggulkan, terlebih pelecehan mental dan fisik yang dialami selama masa pelatihan.

Berikut detail kerasnya industri hiburan korea:

1. Menjalani masa latihan hingga belasan tahun

Bakat-bakat untuk menjadi bintang tidak datang sendiri. Banyak agensi yang menjemput bola dengan berburu ke sekolah-sekolah atau acara seni, yang melibatkan anak-anak, untuk melihat talenta yang mungkin bisa diasah, entah jadi bintang K-pop atau aktris muda. Kemudian mereka mengajak anak-anak tersebut untuk bergabung dan menandatangi kontrak pelatihan.

Hanya segelintir kisah sukses selebriti yang berhasil menjalani masa training singkat dan debut dengan cepat. Namun kebanyakan harus menjalani masa pelatihan selama bertahun-tahun, bahkan hingga belasan tahun untuk bisa mencapai standar yang ditentukan agensi untuk debut dan tampil ke depan publik. Tak hanya itu, mereka juga harus bersaing dengan puluhan, bahkan ratusan anak lainnya.

Setiap agensi memang berkomitmen untuk mendidik para trainee mereka dengan berbagai keahlian yang akan jadi nilai jual di masa depan. Ada kelas menyanyi, kelas menari, kelas variety show, kelas bahasa, kelas akting, dan banyak kelas lainnya.

Pedihnya, agensi membuat kontrak pelatihan ini bertahan selama lebih dari satu dekade. Ketika ada trainee yang memilih mundur, maka mereka harus membayar ganti rugi untuk biaya pendidikan yang sudah diberikan sebelumnya.

2. Harus tampil sempurna di depan publik

Operasi plastik adalah hal yang paling umum di Korea Selatan. Dengan bedah plastik jadi hal yang biasa dan seringkali dipromosikan, standar kecantikan di Korea pun berubah. Hal ini membuat banyak anak-anak sudah memikirkan untuk melakukan operasi sejak dini.

Apalagi ketika masuk ke dunia entertainment Korea, kalau tidak memiliki keahlian yang sangat mumpuni dan diakui, sulit rasanya untuk diterima jika memiliki wajah ‘biasa’. Banyak agensi memaksa para idola untuk menjalani operasi, bahkan lebih dari sekali, untuk mendapatkan penampilan yang ‘sempurna’.

Akhirnya kebanyakan selebriti pun menyembunyikan potret wajah mereka sebelum operasi guna menjaga image mereka di depan publik, yang sayangnya seringkali ditemukan oleh warganet dan akhirnya jadi bahan perundungan online.

Tak hanya itu, para selebriti juga harus memiliki bentuk tubuh proporsional. Banyak idol yang sudah senior mengaku kalau di masa trainee mereka bahkan takut untuk minum air putih terutama ketika ada penilaian mingguan. Karena hal itu bisa membuat berat badannya bertambah beberapa gram. Ketika ada proyek baru pun, baik aktor, aktris, atau idol diharuskan untuk kembali diet supaya tubuhnya tampil sempurna di layar kaca.

3. Sikap buruk penggemar dibiarkan oleh Agency

Ada sebutan untuk penggemar fanatik selebriti Korea, yaitu sasaeng fans. Mereka tidak mengenal batasan atau aturan dan sering menguntit idola mereka kemana pun, mulai dari kamar hotel, toilet umum, hingga ke dalam rumah. Sasaeng fans merasa selebriti idolanya adalah milik mereka dan berusaha sebisa mungkin untuk berada dekat dengannya.

Sayangnya, industri Korea membiarkan hal itu menjadi kebiasaan. Agensi dan selebriti sangat menyadari fakta bahwa citra yang dibangun, bahwa seorang selebriti adalah milik penggemar, bisa membantu kariernya bertahan dalam jangka panjang. Itulah alasan kenapa selebriti tidak diizinkan berkencan di depan publik. Kasus selebriti yang kehilangan penggemarnya pasca mereka berkencan sering banyak ditemukan, bukan?

4. Kondisi kesehatan idol bukan prioritas

Ketika selebriti berada di puncak, agensi tidak segan-segan memeras mereka untuk mengambil banyak proyek, mulai dari iklan, variety show, hingga tour dunia. Kondisi ini membuat para selebriti tidak punya waktu untuk istirahat. Apalagi ditambah mereka harus diet sehingga tak jarang merasa kelaparan. Banyak idol K-Pop yang kedapatan pingsan di atas panggung, lho.

Tak hanya fisik, mental para selebriti juga kurang diperhatikan. Komentar buruk penggemar hingga fitnah kepada para selebriti seringkali diabaikan agensi. Ibarat semakin banyak komentar buruk, maka namanya akan semakin naik. Benar juga, sih, tapi itu dibarengi oleh menurunnya kesehatan mental si selebriti.

Banyak dari mereka yang mengalami depresi karena beragam alasan, mulai dari tuntutan tampil sempurna tanpa cela hingga perundungan di media sosial. Mereka yang tak kuat akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri.

Berikut adalah beberapa artis Korea yang memilih bunuh diri:

1. Choi Jin-Ri atau Sulli

Penyanyi dan aktris Choi Jin-ri atau yang lebih dikenal dengan nama Sulli, ditemukan tewas di kediamannya di kawasan Seongnam, Provinsi Gyeonggi, Seoul selatan, Senin (14/10). Menurut Polisi, perempuan berusia 25 tahun mantan anggota girlband f(x) itu ditemukan tewas oleh orang dari agensinya, SM Entertainment.

Semasa hidupnya, Sulli merupakan selebritis yang terkenal blak-blakan dalam bersuara. Ia memiliki pandangan sendiri tentang politik, hak-hak perempuan, dan seksualitas. Jika banyak selebriti yang tidak menunjukan dukungan publik ketika Korea Selatan membatalkan larangan aborsi, Sulli malah mempertaruhkan posisinya sebagai warga yang pro dengan tindakan aborsi.

Sayangnya, bagi masyarakat Korea Selatan yang sangat konservatif, Sulli cukup ‘kontroversi’. Contohnya ia pendapat bahwa ia tidak senang menggunakan bra, sebab menyesakkan untuknya. Ia juga memposting foto dengan pacarnya secara publik, sehingga menuai kritikan dari komunitas warganet yang terkenal keras di negara ginseng tersebut.

2. Go Hara

Penyanyi dan mantan anggota girlband KARA, Goo Ha-Ra ditemukan meninggal di kediamannya pada Minggu (24/11/2019) pukul 18.00 waktu setempat. 

Beberapa hari sebelum meninggal, perempuan kelahiran 1991 tersebut sempat mengunggah swafoto sedang tiduran di kasur dengan keterangan “Selamat tidur” dalam tulisan hangul. 

DetikHot menuliskan, Goo Hara pernah dikabarkan mencoba bunuh diri beberapa waktu lalu. Ketika itu, sang manajer menemukan Goo Hara dalam keadaan pingsan dan segera membawanya ke rumah sakit. Beruntung nyawanya masih tertolong. Setelah sembuh, Goo Hara berjanji akan menjaga diri dan juga kesehatannya.

Hara dikabarkan menderita depresi akibat mantan pacarnya Choi Jong Bum yang melakukan revenge porn. Jong Bum dinyatakan bersalah atas kejahatan terhadap Hara yang menyangkut kerusakan properti, serangan fisik, ancaman, dan pemaksaan. Sayangnya, meski melakukan revenge porn, Jong Bum dinyatakan tidak bersalah.

3. Jang Jae Yeon

korea

Jae-yeon ditemukan tewas gantung diri karena depresi berkepanjangan. Depresi itu bermula karena Ja-yeon sudah mengikuti audisi drama tapi tidak lolos.

Bintang drama Boys Before Flowers ini diketahui mengalami pelecehan seksual dengan melayani lebih dari 20 nama besar di industri Hallyu yang menjanjikan pekerjaan dan popularitas untuknya.

Selama hidupnya, Jonghyun tidak banyak memberitahu bahwa ia mengalami depresi sehingga memutuskan untuk bunuh diri. Pada 19 Desember 2017, sebuah sumber dari kepolisian Gangnam menyatakan bahwa ia meninggal karena bunuh diri.

Jonghyun meninggal pada 18 Desember 2017, dengan cara membakar briket batubara di atas penggorengan di dalam ruang tertutup.

4. Jeon Mi Seon

korea

Wajah aktris Jeon Mi-Seon selalu wara-wiri dari drama satu ke drama lain. Dia adalah seorang aktris Korea Selatan yang memenangkan banyak penghargaan di industri hiburan Korea.

Dikutip dari CNN Indonesia, Mi-Seon ditemukan tewas di kamar hotel di Kota Jeonju pada Sabtu (29/6/2019). Ia meninggal dalam usia 49 tahun akibat bunuh diri. Mi-Seon menginap di hotel itu dalam rangka memainkan teater bertajuk 2 Nights and 3 Days with Mother.

Diberitakan Allkpop, seorang kenalan Mi-Seon menemukan sang aktris tersebut di kamar mandi di hotel sekitar pukul 11.43 waktu setempat. Kenalan itu langsung menghubungi polisi, tapi nyawa Mi-Seon tak terselamatkan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top