Entertainment

The King: Eternal Monarch, Kisahkan Cinta Beda Dunia

The King Eternal Monarch

This post is also available in: English

The King: Eternal Monarch menjadi salah satu drama paling dinantikan di tahun 2020. Selain comebacknya Lee Min-Ho ke industri entertainment, budget produksinya pun sangat mencengangkan. Dengan tema serta biaya produksi yang fantastis, bagaimana drama ini dikemas? Apakah memuaskan hasrat para penonton setia drama Korea?

Momen Comeback Lee Min-Ho di The King: Eternal Monarch

Sebagai pencinta drama Korea, siapa yang tak kenal nama beken Lee Min-Ho? Aktor berbakat ini kerap wara-wiri di berbagai drama maupun iklan ternama. Pada 2019 lalu, ia baru saja menyelesaikan program wajib militer. Setelah vakum beberapa waktu, Min-Ho memutuskan bermain dalam serial fenomenal di 2020.

The King Eternal Monarch
Pertemuan Cinta dalam The King Eternal Monarch

Ia didapuk memerankan Lee Gon dalam drama fantasi romantis berjudul The King: Eternal Monarch. Dalam drama ini, Lee Gon diceritakan sebagai seorang raja bijaksana yang memimpin Kingdom of Corea. Jangan heran kalau belum pernah mendengar nama kerajaan ini sebelumnya. Pasalnya, kerajaan ini benar-benar rekaan dari penulis skrip dan sutradara.

Kingdom of Corea sendiri merupakan dunia paralel yang bersinggungan dengan Korea Selatan. Keduanya dibatasi oleh gerbang yang saling menghubungkan satu sama lain. Dalam drama ini, Min-Ho disandingkan dengan Kim Go-Eun yang berperan sebagai Jeong Tae-Eul. Tae-Eul adalah seorang detektif di kantor polisi Jongo.

Menaksir biaya produksinya yang sangat fantastis, jelas para pemain yang dipilih pun tak sembarangan. Demi mendukung akting Min-Ho dan Go-Eun, beberapa deretan pemain lain pun dihadirkan. Penonton akan menyaksikan penampilan menarik dari Woo Do-Hwan sebagai Jo Young, Jung Eun-Chae sebagai Koo Seo-Ryeong, Lee Jung-In sebagai Lee Lim, hingga Kim Kyung-Nam sebagai Kang Shin-Jae.

Beberapa pemain pendukung lainnya pun terlihat meramaikan proses produksi. Untuk menghasilkan drama yang ciamik, proses produksi pun dikemas sedemikian rupa. Tambahan efek serta sinematografi sengaja diperkuat untuk mempertajam cerita. Dengan kehadiran para pemain serta pengambilan gambar yang tepat, pantas saja drama ini benar-benar dinantikan.

Dunia Paralel dalam The King: Eternal Monarch

Penayangan The King: Eternal Monarch episode 16 menjadi penutup kisah Lee Gon dan Tae-Eul. Banyak kritikan serta pujian yang diterima dari drama ini. Terlepas dari desas-desus yang beredar, rasanya menarik mengulas cerita yang coba disampaikan oleh sutradara lewat serial ini. Bagaimana kisah Lee Gon dan Tae-Eul dikembangkan dan dikemas dalam drama kolosal sekaligus modern ini?

Perseteruan di Kerajaan

Mengangkat cerita dunia paralel, drama ini mungkin sedikit membingungkan. Meskipun demikian, alur ceritanya benar-benar menarik untuk diikuti. Tinggal di dunia berbeda, Lee Gon dan Tae-Eul dipertemukan secara tidak sengaja. Saat berusia 8 tahun, Lee Gon hampir terbunuh oleh sang paman, Lee Lim. Di waktu bersamaan, Lee Lim berhasil membunuh ayah Lee Gon di depan sang putra.

The King Eternal Monarch
Kehidupan Keluarga Kerajaan di The King Eternal Monarch

Lee Gon sendiri bisa selamat berkat bantuan seorang polisi. Ia mengetahui identitas polisi tersebut lewat tanda pengenal yang tertinggal. Di penanda tersebut tertulis nama Jeong Tae-Eul. Setelah 25 tahun berlalu, bayangan kematian sang ayah tak pernah bisa hilang dari ingatan Lee Gon. Suatu ketika, ia mendapati seseorang berkostum kelinci tengah berkeliaran di sekitar kerajaan.

Sontak Lee Gon mengejarnya hingga ke hutan perbatasan. Tanpa disadarinya, ia telah melewati batas dunia paralel. Di lain dunia, Tae-Eul tengah menyelidiki judi online yang marak terjadi. Pertemuan tak disengaja pun terjadi antara dirinya dengan Lee Gon. Kisah cinta dua dunia semacam ini mungkin sulit dipahami oleh masyarakat awam.

Sentuhan Science Fiction yang Nyata

Walaupun menampilkan kisah cinta beda dunia, The King: Eternal Monarch review memperlihatkan sisi lain dari drama tersebut. Selain mengedepankan unsur fantasi, sinematografi drama ini patut diacungi jempol. Pasalnya, pengambilan gambar dan efek yang diciptakan benar-benar mengesankan kemewahan dan elegan dari sebuah drama.

Sayangnya, ada beberapa detail yang terasa menciderai keseluruhan cerita. Misalnya saja, penggunaan properti dari zaman silam yang kurang tepat. Meskipun tak begitu mempengaruhi jalan cerita, detail semacam ini tentu sedikit mengganggu. Apalagi hal tersebut berkaitan dengan sejarah masa lalu dari Korea Selatan.

The King Eternal Monarch
Kisah Cinta Dua Dunia The King Eternal Monarch

Meskipun dirasa rumpang di beberapa adegan, drama ini tetap layak tonton. Dengan penggambaran karakter dengan dua sisi di dua dunia berbeda, tentu jalan ceritanya semakin unik. Terlebih sentuhan science fiction yang jarang ditemukan dalam drama Korea lainnya. Bahkan jalan ceritanya tak terkesan bertele-tele sedikitpun, sehingga The King: Eternal Monarch cukup menghibur para penonton.

Nilai Hidup yang Diajarkan The King: Eternal Monarch

Secara keseluruhan, kehidupan Lee-Gon dan Tae-Eul mengajarkan banyak hal pada penonton. Setidaknya, penonton bisa mengambil beberapa hikmah berikut usai menyelesaikan episode terakhir serial tersebut:

Percaya pada Diri Sendiri

Pada akhirnya, diri sendirilah yang akan menyelamatkan dan membantu kita dari bahaya. Keselamatan diri tergantung pada seberapa besar kemampuan kita mengenali orang sekitar. Oleh sebab itu, percaya pada diri sendiri melebihi apapun. Meskipun terkesan berlebihan, rasanya tak ada yang salah dari hal tersebut. Lee Gon dalam The King: Eternal Monarch membuktikan betapa pentingnya mempercayai diri sendiri.

Ambisius Tak Membawa Kebaikan

Tak ada yang salah dari sebuah ambisi, justru kitalah yang membuatnya buruk. Saat ambisi bersanding dengan ego, terkadang kita lupa akan kebaikan. Ambisius disertai iri dan dengki hanya akan membawa pada kesengsaraan. Hal inilah yang dialami oleh Lee Lim saat ia terobsesi pada seruling legendaris milik ayah Lee Gon. Ambisi membuatnya tega membunuh dan menghancurkan kehidupan orang lain.

Hargai Perasaan Orang Lain

Kita tak pernah tahu apa yang tengah dialami dan dipendam oleh seseorang. Mungkin saja masalah yang tengah mereka hadapi berujung pada kehancuran. Untuk itu, berbuat baiklah pada siapapun tanpa memandang status maupun pekerjaan. Hargai orang-orang di sekitar kita selayaknya kita ingin dihargai.

Siapa sangka drama Korea mengajarkan banyak hal pada penontonnya? Drama satu ini benar-benar mengajarkan penonton cara menjalani hidup. Perlakuan terhadap orang lain pun menjadi sorotan utama dalam setiap episodenya. Tertarik untuk menontonnya? The King: Eternal Monarch netflix bisa disaksikan melalui gawai Anda.

To Top