Entertainment

Vicky Zhao, Aktris China Yang Masuk Daftar Hitam Pemerintah

Vicky Zhao, Aktris China Yang Masuk Daftar Hitam Pemerintah

Nama Zhao Wei alias Vicky Zhao nampaknya telah dimasukkan ke dalam daftar hitam dari dunia hiburan oleh pemerintah China. Seluruh konten digital terkait Zhao kini telah menghilang dari dunia maya China.

Melansir dari Global Times, seluruh karya yang dibintanginya, termasuk film, talk show, hingga serial TV telah dihapus sejak Kamis (26/8/2021) malam. Zhao Wei menjadi selebriti terbaru yang masuk daftar hitam setelah aktor Zhang Zhehan dikecam karena berkunjung ke Kuil Yasukuni, Jepang.

Bagi China, berkunjung ke Kuil Yasukuni adalah symbol dukungan kepada pejuang Jepang di era Perang Dunia II yang dahulu menindas rakyat China. Netizen China melaporkan bahwa nama Vicky Zhao di banyak situs utama seperti iQiyi dan Tencent video tak menunjukkan hasil.

Bahkan drama yang ia bintangi, My Fair Princess, telah dihapus dari sejumlah platform tanpa penjelasan. Padahal, drama tersebut adalah salah satu drama TV China terpopuler. Dikutip dari Jimu News, sejumlah platform video telah mengonfirmasi penghapusan karya-karya Zhao. Mereka menuturkan telah mendapat permintaan penghapusan tanpa alasan yang jelas.

Vicky Zhao Dianggap Tak Nasionalis

Vicky Zhao merupakan salah satu artis terkenal di China, pada 2020 ia juga dipercaya menjadi juru bicara dari merek fashion mewah Italia Fendi di China. Sayangnya, ia kerap terlibat skandal karena dianggap tak nasionalis. Salah satunya pada 2001 lalu, kala itu Zhao secara terang-terangan memakai gaun yang menampilkan bendera militer Jepang.

Zhao lagi-lagi tersandung skandal dengan tuduhan tak nasionalis pada 2016 karena mengajak aktor asal Taiwan menjadi pemeran utama dalam sebuah film. Pemilihan peran itu pun akhirnya dibatalkan oleh pemerintah China.

Pengawas konten digital Negeri Tirai Bambu saat ini memang makin ketat dalam mengawasi gerak-gerik para selebritis. Terutama mereka yang terlibat skandal. Termasuk yang berani mengkritik pemerintah China.

Perilaku buruk para artis dianggap dapat merusak moral pemuda dan memberikan pengaruh kepada masyarakat, bukan hanya di negara itu namun juga dunia. China sendiri menerapkan aturan ketat pada berbagai konten, mulai musik, film hingga video game. Mereka kerap menyensor apa pun yang dinilai melanggar nilai inti sosialis.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top