Entertainment

Warganet Ramai-ramai Tanda Tangani Petisi Boikot Saipul Jamil

Petisi Boikot Saipul Jamil

Setelah bebas dari tahanan dalam perkara pencabulan, Saipul Jamil kembali ramai diperbincangkan karena adanya boikot Saipul di TV nasional maupun YouTube. Sebelumnya pria yang akrab disapa Bang Ipul ini bebas dari Lapas Cipinang pada Kamis (2/9/2021). Ia mengaku mendapat pelajaran hidup selama berada di penjara.

“Pastinya (trauma), pastinya ini pengalaman dan sejarah hidup ya. Jadi siapa sih yang ingin masuk penjara. Saya juga jika bisa tuh hidup tidak ada melalui seperti ini,” kata Bang Ipul setelah keluar dari penjara, Kamis (2/9/2021).

Petisi Boikot Saipul Jamil Tampil Di TV Maupun YouTube

Usai bebas, Saipul pun diterpa petisi permintaan boikot di TV dan YouTube. Di situs petisi Change.org contohnya, petisi boikot Saipul Jamil telah mendapat lebih dari 30 ribu tanda tangan pada Jumat (3/9/2021). Jumlah tersebut masih terus meningkat dan mendekati target sebanyak 50 ribu tanda tangan.

Petisi tersebut berjudul “Boikot Saipul Jamil Mantan Narapidana Pedofilia Tampil di Televisi Nasional dan YouTube” serta ditujukan kepada KPI.

Muncul pula petisi lain di situs change.org pada Sabtu (4/9/2021) dengan judul “Boikot Saipul Jamil”. Petisi yang memiliki target 1000 orang untuk tanda tangan ini sudah diteken olah 800 lebih orang. Dalam keterangan tertulis pernyataan, “Apakah pelaku pedofilia layak mendapat panggung di dunia pertelevisian ataupun YouTube?”

Lihat Juga: Bebas Hari Ini, Saipul Jamil Dapat Remisi 30 Bulan

“Apakah dunia hiburan Indonesia bakal mati hanya karena tak mengundang Saipul Jamil? Apakah pelaku pedofilia pantas dijadikan contoh untuk masa depan Indonesia? Apakah tak lebih baik kita menghargai proses traumatik korban pedofilia Saipul Jamil?” tulis keterangan pada petisi tersebut.

Sedikit informasi, Saipul Jamil bukan saja diadili karena kasus pelecehan seksual, namun juga karena kasus suap. Pada 2017 lalu, Saipul divonis 3 tahun penjara karena terbukti bersalah setelah menyuap majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara sebanyak Rp 250 juta. Hakim menyatakan uang tersebut berasal dari rekening Bang Ipul untuk mempengaruhi putusan hakim di PN Jakarta Pusat dalam kasus pelecehan seksual.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top