Entertainment

Menangkan Dua Nominasi di Blue Dragon Film Awards 2021, Inilah Peran Ikonik Yoo Ah In

Yoo Ah In

Yoo Ah In kembali memenangkan Best Leading Actor dari 41st Blue Dragon Film Awards 2021. Bukan hanya itu, dalam acara penghargaan bergengsi tersebut, ia juga berhasil membawa pulang piala kategori Popular Star Award. Kedua nominasi ini didapatkan dari perannya dalam filmVoice of Silence (2020).

Dikenal sebagai aktor sukses seperti saat ini tentu tidak didapat dengan mudah. Pastinya, Yoo Ah In bekerja keras mendalami setiap peran yang dimainkan. Baik sebagai pemeran utama maupun pendukung, ia selalu berhasil menjadi tokoh yang memiliki karakter kuat.

Seperti pada film dan drama Korea berikut ini, peran ikonik Yoo Ah In selalu melekat di hati penggemar.

Moon Jae In – Sungkyunkwan Scandal (2010)

Moon Jae In - Sungkyunkwan Scandal

Sungkyunkwan Scandal ditayangkan pada 30 Agustus 2010 hingga 2 November 2010 oleh stasiun televisi KBS. Dibintangi oleh sederet artis papan atas, seperti Yoochun, Park Min Young, Song Jong Ki, Yoo Ah In, dan masih banyak lagi. Tidak mengherankan jika drama ini sangat populer saat itu.

Yoo Ah In berperan sebagai Moon Jae Sin, seorang mahasiswa di era dinasti Joeseon yang memiliki sifat galak. Hal inilah yang membuat karakter Kim Yoon He menjauhi dirinya. Namun, karena sering bertemu tanpa disengaja keduanya menjadi akrab. Bahkan menjadi teman sekamar.

Menurut Yoo Ah In yang dilansir oleh beberapa media, ia sengaja memanjangkan rambut untuk mendalami karakter Moon Jae Sin. Awalnya, tokoh ini muncul seperti gelandangan yang tidak terurus. Tidak ada yang menyangka, ternyata ia juga salah satu mahasiswa di Universitas SunKyunKwan.

Wan Deuk – Punch (2011)

Wan Deuk - Punch

Dirilis pada 20 Oktober 2011, Punch menceritakan tentang impian anak SMA yang ingin menjadi petinju. Film berdurasi 1 jam 45 menit ini mengusung genre komedi yang segar, meskipun latar belakang pemeran utama cukup menyedihkan.

Yoo Ah In memerankan anak SMA bernama Wan Deuk, ia tinggal dan tumbuh hanya dengan seorang ayah yang bekerja sebagai badut penari. Lahir sebagai anak orang miskin, membuatnya tidak minat untuk sekolah.

Tidak akrab dengan teman-teman di sekolah membuat Wan Deuk memilih untuk menyendiri. Pasalnya, ia dikenal sebagai siwa yang kasar dan sering berkelahi. Padahal, ia bertetangga dengan wali kelasnya, Pak Dong Jo. Hal ini pun tidak membuat dirinya kapok.

Jo Tae Oh – Veteran (2015)

Jo Tae Oh – Veteran (2015)

Di tahun 2015, Veteran masuk dalam layar lebar dengan pendapatan tertinggi ketiga dalam sejarah perfilman Korea Selatan. Film yang disutradari oleh Ryoo Seung Wan ini berhasil menjual tiket masuk sekitar 13,4 juta.

Yoo Ah In berperan sebagai pewaris Sijin Group bernama Jo Tae Oh. Ia terlibat dalam kasus korupsi, pemerasan, hingga pembunuhan. Awalnya, anak konglomerat ini selalu berhasil lolos dengan mudah dari incaran polisi.

Akan tetapi, Seo Do Cheol turun tangan untuk menghentikan aksi kejahatan yang dilakukan oleh anak konglomerat. Detektif senior ini berjanji akan menyeret Jo Tae Oh ke meja hijau.

Baik Jo Tae Oh maupun Seo Do Cheol, keduanya sama-sama berada di dalam situasi yang menyulitkan.

Pangeran Sado – The Throne (2015)

Pangeran Sado - The Throne

The Throne merupakan film histori berlatar belakang dinasti Joseon di masa kepemimpinan Raja Yeongjo. Yoo Ah In berperan sebagai Putra Mahkota Sado, pewaris tahta yang dianggap tidak layak memerintah.

Di usia 27 tahun, Putra Mahkota Sado dijatuhi hukuman mati oleh ayahnya sendiri. Dipenjara di sebuah lumbung beras selama delapan hari sampai tercekik dan mati kelaparan.

SelainYoo Ah In, film ini dibintangi Song Kang Ho, Moon Geun Young, Kim Hae Seok, Jin Ji Hee, Seo Ye Ji, dan masih banyak lagi.

The Throne memenangkan tiga penghargaan sekaligus dalam ajang penghargaan Korean Association of Film Critics Awards ke-35. Selain itu, film ini juga dikirim sebagai wakil dari Korea Selatan untuk Best Foreign Language Film di Academy Award for Best International.

Han Seo Joo – Chicago Typewriter (2017)

Han Seo Joo – Chicago Typewriter

Serial televisi berjudul Chicago Typewriter tayang pada 7 April 2017 sampai 3 Juni 2017. Drama fantasi romance ini dibintangi oleh Yoo Ah In, Im Soo Jung, dan Go Kyung Po.

Yoo Ah In berperan sebagai Han Se Joo, seorang penulis novel terkenal dari Korea Selatan. Suatu hari, ia terbang ke Chicago untuk mendatangi acara book-signing. Di negara inilah, pertama kali menemukan mesin tik tua.

Han Se Joo tertarik dengan mesin tik tua tersebut karena terdapat tulisan Korea, namun pemilik tidak ingin menjualnya.

Beberapa hari setelah kembali ke Korea Selatan, Han Se Joo mendapat kiriman dari Chicago. Anehnya, paket yang ia terima berisi mesin tik tua yang ditemui di negara itu.

Mesin tik tua tersebut dapat menghubungkan Han Se Joo dengan kehidupan di masa lalunya.

Yun Jeong Hak – Default (2018)

Yun Jeong Hak – Default

Default menceritakan tentang National Bankruptcy Day yang dirilis pada 28 November 2018. Berani mengusung kasus krisis moneter yang nyata terjadi pada tahun 1997 silam, film ini cukup sukses. Mampu mencapai pendapatan kotor sekitar 27,6 juta dolar.

Yoo Ah In berperan sebagai seorang konsultan keuangan, Yin Jeong Hak. Menyadari krisis ekonomi dapat membuat negara bangkrut, ia mulai mencari investor untuk memberikan modal kepada negara.

Konflik langsung dipaparkan di awal cerita, hubungan emosional para pemainnya dalam menghadapi masa sulit ditonjolkan dengan sangat kuat. Hal inilah yang menjadi kekutan Default, selain alur yang menggambarkan sejarah perekonomian Korea Selatan.

Tae In – Voice of Silence (2020)

Tae In – Voice of Silence

Voice of Silence telah dirilis pada 15 Oktober 2020. Melalui film ini Yoo Ah In mendapatkan dua piala dari Blue Dragon Film Awards 2021. Layar lebar yang disutradarai oleh Hong Eui Jeong ini tidak banyak menampilkan dialog.

Yoo Ah In memerankan karakter Tae In, seorang pria miskin yang menjalani sisa hidupnya di pedesaan. Karena tidak dapat berbicara, ia selalu mengandalkan seorang teman bernama Chang Bok. Mereka berdua bekerja sebagai subkontraktor untuk sebuah organisasi kriminal.

Keduanya bertugas membersihkan dan membuang sisa mayat dari perlakuan keji para gangster.

Suatu hari, mereka bingung dan ragu karena subjek penculikan adalah seorang anak berusia 11 tahun bernama Cho Hee. Hal ini membuat Tae In dan Chang Bok berada di situasi yang sulit.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top