Family

3 Langkah Mudah Memberikan Pendidikan Seks Pada Anak

Orang tua sering kali kebingungan bagaimana mengkomunikasikan tentang seks terhadap anaknya sendiri. Para orang tua masih menganggap seks adalah topik pembahasan yang tabu dan tidak layak untuk disampaikan kepada seorang anak.

Pendidikan seks usia dini sangat penting bagi seorang anak. Namun, tidak banyak orang tua menyadari hal ini. Anak dengan usia 3-6 tahun adalah anak dengan keaktifan yang luar biasa, masa-masa di mana anak tersebut mulai penasaran akan suatu hal termasuk tentang seks. Usia 3-6 tahun adalah usia aktif untuk mengeksplorasi tubuhnya dengan mencoba apapun hal baru yang ada di sekitarnya. Tubuh  manusia pada dasarnya menyediakan sarana untuk memuaskan rasa ingin tahunya. Contohnya adalah mata, telinga, dan tangan. Pada usia ini anak-anak meniru lingkungan, mudah meniru perilaku orang dewasa seperti berciuman dan menggoda.

Kenalkan Terlebih Dahulu Anatomi Tubuh

Untuk memulai mengenalkan pendidikan seks usia dini, orang tua bisa memulai dengan pengenalan anatomi tubuh, dan menjelaskan bagian-bagian pribadi anak. Begitulah kebanyakan ahli berpendapat tentang bagaimana cara terbaik untuk memberi tahu anak tentang pendidikan seks. Mengenalkan anatomi tubuh dan menjelaskan bagian pribadi adalah hal yang mudah dan sederhana. Bicarakan secara terbuka. Tunjuk secara jelas, misalnya, “Nak, ini adalah telinga, ini mulut dan ini dagu, kemudian ini adalah vagina, ini adalah payudara.” Jelaskan bahwa ada beberapa bagian tubuh yang tidak boleh di sentuh oleh siapapun, selain anak sendiri dan Anda sebagai orang tuanya.

Saat menjelaskan dan menunjukan anatomi tubuh manusia kepada anak, jelaskan dengan benar. Jangan menyebut penis dengan pisang atau jangan menyebut payudara adalah pepaya. Itu adalah tindakan salah kaprah yang justru dapat membahayakan pemahaman anak perihal organ-organ intimnya. Ketika anak salah mengerti tentang suatu hal, maka akan sulit untuk mengubahnya sampai ia dewasa. Jika ada bagian tubuh yang tidak Anda pahami benar, cobalah untuk mencari di buku kesehatan atau di internet. Mempersiapkan materi sebelum mengajarkan terhadap anak merupakan hal yang penting yang harus orang tua ketahui.

3 Langkah Mudah Memberikan Pendidikan Pada Anak

Jelaskan Bagaimana Seorang Bayi Tercipta

Hal yang paling sering anak pertanyakan adalah bagaimana bayi bisa tercipta. Dari apa dan bagaimana caranya. Biasanya, seorang anak akan bertanya saat dia mengetahui perut ibunya membesar karena sedang mengandung adik dari anak tersebut atau melihat orang lain sedang hamil.

Seorang anak dengan usia 3-6 tahun mungkin akan puas dengan satu jawaban yang masuk akal namun dapat cepat untuk dia pahami. Jangan menjelaskan proses pembuatan bayi dengan berhubungan seks atau pertemuan sperma dengan sel telur. Itu terlalu rumit dan akan menimbulkan Pertanyaan baru yang seharusnya belum boleh ia ketahui.

Jawaban yang diberikan pun tidak boleh sampai mengada-ada. Anda bisa menjawab dengan santai, “Adik bayi tercipta karena ibu mempunyai benih-benih yang dapat membuat adik bayi itu tumbuh dan berkembang dalam perut ibu.” Jelaskan pula bayi dapat berkembang karena ibu makan setiap hari dengan makan makanan yang sehat dan bergizi. Bayi tidak akan keluar sebelum ia tumbuh besar.

Semakin usia anak bertambah pertanyaan yang Anda dapatkan sebagai orang tua juga akan semakin rumit. Saat itu mungkin para orang tua perlu menjelaskan secara benar dan detail. Gunakan gaya bahasa yang ringan dan jangan terkesan malu-malu. Tetap tenang dan jangan buat seolah-olah itu adalah pertanyaan yang tidak pantas atau tabu. Jawablah apa adanya, bila perlu dengan jawaban yang ilmiah tapi tetap mudah dicerna.

Buatlah evaluasi dengan memberi umpan balik pertanyaan kepada anak. Atau tanyakan tingkat pemahaman anak tentang jawaban yang telah disampaikan. Jika anak masih dalam tingkatan pemahaman yang rendah, cobalah untuk menyederhanakan penjelasan. Berikan pemahaman pula ke anak bahwa untuk mempelajari apapun butuh proses yang panjang. Pun dengan pendidikan ini. Pahamkan anak bahwa ada masanya dia akan benar-benar memahami perihal kinerja organ intimnya. Jadi, anak tidak harus memahami segala sesuatu di saat bersamaan, saat usianya masih kecil.

Beri Informasi tentang Kasus Pelecehan

Hal penting lain dalam materi pendidikan sek anak usia dini adalah mengenalkan beberapa contoh kasus pelecehan seksual, atau hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan orang lain kepada anak, dan yang anak tidak boleh lakukan terhadap orang lain. Jelaskan bahwa ketika anak melakukan hal-hal yang mengarah pada pelecehan sekual terhadap teman sebayanya ketika sedang bermain dapat menimbulkan kerugian pada anak dan orang lain.

Berikutnya adalah mengenai pe1ecehan sek5ual, tanamkan pengertian pada anak jika ada orang lain memegang bagian tubuh pribadinya, ajarkan untuk menghindar atau berteriak. Siapapun, tidak peduli itu masih anggota keluarga atau teman atau bahkan gurunya di sekolah. Karena, sekarang banyak sekali pelecehan sek5ual yang dilakukan oleh orang-orang terdekat sang anak. Jelaskan area pribadi adalah area yang ditutupi oleh pakaian dalam. Sebutkan namanya biar anak lebih memahami apa yang Anda jelaskan. Penjelasan ini tentu harus melalui bahasa yang baik, jelas, dan sesuai dengan usianya.

Tetap dampingi anak di manapun dan kapanpun dia bermain, menonton televisi, atau saat ada di sekolah. Tidak ada jaminan keselamatan yang pasti jika mereka dititipkan pada orang yang Anda percaya sekalipun. Mencegah lebih baik sebelum hal yang buruk terjadi.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top