Family

4 Kiat Cerdas Mendidik Anak Ala Seleb

4 Kiat Cerdas Mendidik Anak Ala Seleb

Anak adalah mahluk baru yang perlu mendapat didikan untuk dapat beradaptasi dengan dunia. Peran orangtua tentu sangatlah penting. Begitu banyak yang mesti kita kenalkan pada anak, beragam pula caranya. Simak cara para seleb tanah air ini dalam mendidik anak.

Mendidik Anak

1. Pastikan anak mencerna informasi yang baik

Perceraiannya dengan Risty Tagor pada September 2014 lalu, rupanya tak membuat Rifky Balweel lupa untuk meluangkan waktu demi bersama putra semata wayangnya, Arsen, yang kini diakui semakin tumbuh menjadi anak yang pintar dan aktif. Sebagai seorang Ayah, Rifki selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk mendidik jagoannya tersebut. Salah satunya adalah dengan mengawasi, namun diakui Rifky ada beberapa hal yang boleh disikapi secara protektif, ada juga yang hanya cukup diawasi saja.

“Protektif pasti, tapi ada batasan. Jangan sampai kita protektif terus anak nggak bisa ngapa-ngapain. Kalau main bebas, tapi ada beberapa yang seperti nonton kartun, dengerin lagu, itu harus pilih-pilih. Karena banyak juga sekarang kartun dan lagu yang nggak mendidik,” tegas Rifky.

2. Mengasah bakat dan kreatifias

Jika ada sebagian orangtua memiliki kekhawatiran jika sang anak bermain di lingkungan outdoor, maka berbeda halnya dengan Doni Alamsyah. Pria berusia 36 tahun itu justru telah membiasakan putri kecilnya, Amdani, yang masih berusia 5 tahun untuk bermain di alam terbuka dengan tujuan agar buah hatinya itu dapat mengeksplor bakat dan kemampuan yang dimiliki.

“Kalau saya membiasakan sejak kecil agar dia dekat dengan alam, entah itu hewan, atau lingkungan, saya ajak ke gunung, ke pantai, biar dia lebih kreatif, wawasannya lebih luas, lebih mengembangkan banyak hal,” papar Doni.

Selain itu, Doni juga mengajari anaknya suka membaca sejak dini. Malah, Doni dan buah hatinya itu sering membaca buku sains, kemudian mereka melakukan eksperimen sains sendiri. “Di rumah kita ngajarin ngaji, baca, juga kita beli buku pengetahuan alam, eksperimen tentang sains. Berhubung dia udah bisa baca, kasih aja buku. Giliran ada yang belum jelas, dia biasa tanya ke saya.”

Buku memang merupakan jendela dunia. Maka tidak heran bila Doni pun mengenalkan dunia, selain dengan bermain dengan alam, juga dengan membaca buku.

3. Hubungan anak dengan saudaranya

Mempunyai dua anak yang masih kecil Syarif (2,5 tahun) dan Syabira (4 bulan) membuat Tsania Marwa dan Atalarik Syah harus memberi perhatian lebih kepada anak-anak mereka. Terutama anak kedua yang mesti mendapat perlakuan khusus, pasangan yang menikah pada tahun 2012 ini mempunyai cara sendiri agar sang kakak, Syarif, tidak cemburu akan kehadiran adiknya.

“Kuncinya saling berbagi. Kalau kita sedang merhatiin adiknya, Syarif juga mesti terlibat. Sekecil apapun usahakan mesti terlibat. Contohnya, sekadar melap air liur adiknya, tumpahan susunya, harus dilibatkan. Jadi Syarif sayang sama adiknya,” ungkap Atalarik, yang biasa dipanggil Arik ini.

Selain itu, Tsania juga memaparkan bahwa peran orangtua juga penting dalam mengajak anak bermain. “Syarif kan cowok, dia lebih milih abinya untuk main bola, main lego, mobil-mobilan. Kalau aku lebih ke edukasi.”

Arik juga menambahkan nilai agama penting diterapkan sejak kecil. “Syarif nggak boleh ngapalin lagu sebelum hapal Al-Fatihah. Hal-hal kecil seperti itu penting. Harus dibiasakan shalat, kalau telat semakin berat.”

4. Beri contoh yang baik

Meniru merupakan salah satu fase dalam tumbuh kembang anak. Tentunya, kita sering melihat atau mengalami sendiri anak-anak yang mahir meng-copy kata-kata atau tindakan orangtuanya atau orang di sekitarnya. Seperti yang dialami Wendy Cagur, ketika beberapa lalu putra keduanya, Aditya, secara mengejutkan mengkritisi sikap negatif yang dilakukan Wendy.

Mulanya, Wendy mengaku cukup sering mengatakan pada Aditya, sebab putranya itu merupakan anak laki-laki, maka Aditya harus mengikuti Wendy, sebaliknya, anak pertama Wendy yang berjenis kelamin perempuan, mesti mengikuti tindakan dan sikap sang ibu. Tanpa pernah Wendy sangka, beberapa waktu lalu putranya tersebut berceletuk mengejutkan.

“Waktu itu gue baru selesai makan. Biasa, abis selesai makan ngerokok. Gue ngerokok di taman depan rumah. Dia dateng, terus bilang sama gue suatu saat kalau dia udah gede, dia mau ngerokok kayak Ayah.”

Well, mesti sedikit berhati-hati dalam berbicara dan bersikap di depan anak, ya. Anak adalah peniru yang baik. Selain itu, mendidik anak secara baik dan menyenangkan juga perlu diterapkan dengan sabar. Sebab, apa yang dipelajarinya ketika kecil, itu akan terbawa sampai dewasa. Semoga kiat dari para seleb ini bermanfaat, ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top