Family

Anak Takut Hantu? Mungkin Anda Penyebabnya!

Oktober memang identik dengan perayaan Halloween walaupun di Indonesia, perayaan ini tidak terlalu dikenal karena memang berasal dari Amerika. Namun, setidaknya anak-anak Anda pasti mulai bertanya-tanya tentang Halloween mengingat program anak-anak di televisi dari channel TV luar seperti Disney dan Nickolodeon pasti memutar acara atau film-film anak bertema Halloween.

Wajarkah Seorang Anak Takut akan Hantu?

Halloween identik dengan hantu dan sebagai orang tua mungkin bertanya-tanya mengapa di antara anak-anak Anda ada yang takut hantu bahkan ketika di suruh ke kamar mandi sendiri tidak mau karena alasannya takut hantu. Well, sebenarnya tak hanya anak kecil, ada juga orang dewasa yang takut hantu, beberapa orang menanggap wajar anak kecil takut hantu sementara tidak wajar ketika orang dewasa takut hantu. Sayangnya hal tersebut merupakan kesalahan, justru lebih wajar orang dewasa takut akan hantu karena setidaknya mereka punya alasan untuk takut, mungkin terbayang film horror yang baru saja ditonton atau beberapa cerita seram yang di dengar akhir-akhir ini memang kadang bikin merinding sendiri. Yang tidak wajar itu adalah ketika anak kecil terlalu takut dengan hantu padahal mungkin mereka bahkan pelum paham apa itu hantu dan mengapa harus takut.

Penyebab Anak Takut akan Hantu

Lalu apa penyebab anak takut akan hantu jika secara logis mereka mungkin bahkan tidak tahu apa itu hantu dan mengapa harus takut. Jika hal tersebut terjadi, mungkin kesalahan ada pada diri Anda sebagai orang tua. Beberapa kebiasaan orang tua berikut bisa menjadi penyebab mengapa anak-anak takut akan hantu.

  • Kebiasaan buruk orang tua yang suka menakut-nakutin anaknya jika tidak menuruti perintah. Misalnya jika anak tidak mau tidur nanti kaki digigit hantu wewe yang tinggal di kolong tempat tidur. Kebiasaan ini mungkin ampuh membuat anak tidur tapi jangka panjang, anak-anak akan berfikir bahwa memang ada hantu di bawah tempat tidur yang akan menggigit kakinya.
  • Memberi tontonan menyeramkan pada anak juga bisa menyebabkan ketakutan pada anak. Jadi kebiasaan orang tua yang jarang menemani anaknya menonton TV juga bisa menjadi salah satu penyebab mengapa anak bisa tiba-tiba takut akan hantu.
  • Sebagai orang tua tentunya selalu ingin memastikan bahwa anak selalu aman sehingga tidak membiarkan mereka mandiri. Jika terus dibiarkan seperti ini anak-anak akan mulai mencari alasan ketika mereka harus melakukan sesuatu sendiri dan ‘takut akan hantu’ bisa menjadi salah satu alasan ampuh yang mereka gunakan hanya karena mereka tak ingin melakukan suatu hal sendiri.
  • Pengalaman tramatis juga bisa menjadi salah satu penyebab mengapa anak menjadi takut, seperti misalnya pernah terkurung sendiri di dalam ruangan gelap. Kondisi ini dapat berpengaruh secara psikologis kepada anak sehingga ketika harus pergi ke kamar mandi sendiri mereka membuat alasan ‘takut akan hantu’ karena hal tersebut lebih mudah disampaikan kepada orang tua.

Peran aktif orang tua dalam memastikan bahwa anak-anak tak  lagi takut akan hantu atau hal-hal yang tidak dapat dijelaskan sangatlah penting. Jangan sekali-sekali menakut-nakuti anak tapi jelaskan bahwa penting untuk tidur tepat waktu karena tidur dapat membuat mereka cepat tinggi dari pada menakuti mereka. Selalu dampingi anak ketika menonton TV dan selalu jelaskan kepada mereka apa yang sebenarnya disampaikan di dalam tontonan sehingga mereka tidak takut lagi. Tentunya sebagai orang tua kita ingin memastikan yang terbaik untuk anak tapi seorang anak juga perlu untuk berkembang sendiri dan tugas orang tua hanya perlu mengawasi. Sementara penyebab yang sifatnya traumatis harus segera dicari tahu dan kalau perlu minta bantual seorang professional karena ditakutkan hal tersebut akan terbawa sampai anak dewasa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top