Family

Cara Efektif Hentikan Tangisan Bayi

Cara Efektif Hentikan Tangisan Bayi

Sebelum bisa berbicara, setiap bayi pasti mengkomunikasikan semua keinginan mereka melalui tangisan. Dengan menangis, berarti menandakan bahwa bayi tersebut lapar, ingin digendong, buang air kecil, buang air besar, sakit, atau merasa tidak nyaman. Tangisan bayi pun terkadang membuat orang tua merasa bingung karena tidak mengerti apa yang diinginkan oleh anaknya.

Dalam satu hari, seorang bayi pasti akan menangis lebih dari satu kali. Hal ini wajar karena mengingat bayi tersebut belum bisa berbicara. Jika bayi terus-terusan menangis, maka akan membuat sebagian orang tua kesal. Lalu bagaimana cara efektif untuk menghentikan tangisan bayi?

Para peneliti dari University of Montreal di Kanada melakukan sebuah penelitian untuk menjawab pertanyaan tersebut. Penelitian ini pun belum lama dipublikasikan dalam sebuah jurnal Infancy. Sampel penelitian ini terdiri dari 30 bayi yang berusia sekitar 6-9 bulan. Tidak hanya bayi, peneliti juga menggunakan sampel dari masing-masing bayi tersebut.

Ketika bayi mulai menangis, peneliti langsung meminta para ibu dari masing-masing bayi untuk berada tepat di belakang bayi. Ini dilakukan agar bayi tidak bisa melakukan kontak langsung dengan orang tuanya. Kemudian, lingkungan di sekitar bayi-bayi tersebut dibersihkan dan dihindarkan dari adanya rangsangan dalam bentuk apapun. Dengan demikian, tidak ada yang bisa menarik perhatian dari para bayi mungil ini.

Para peneliti ini kemudian memberikan 2 pilihan cara yang dapat dilakukan untuk bisa meredakan tangisan bayi-bayi di ruangan.  Cara pertama yaitu dengan mengajak para bayi berbicara. Berbicara di sini misalnya dengan berdialog singkat atau bahkan membacakan cerita singkat. Hal ini mungkin terdengar tidak asing karena biasanya dilakukan oleh para orang tua jika bayi sudah mulai rewel.

Pilihan cara kedua yaitu dengan memperdengarkan nyanyian dengan lirik yang diulang-ulang. Nyanyian-nyanyian di sini bisa dengan nyanyian dengan nada sedikit ceria atau dengan nada yang menenangkan. Jangan nyanyikan lagu dengan nada-nada yang mengganggu bayi karena akan membuat tangisnya emnjadi semakin kencang.

Hasil dari kedua pilihan tersebut yaitu sebuah nyanyian yang berulang atau nyanyian yang diselingi oleh sedikit dialog sangatlah efektif untuk menghentikan tangis bayi. Cara ini dinilai dua kali lebih efektif jika dibandingkan hanya dengan menggunakan cara berbicara atau berdialog dengan bayi.

Hasil perhitungan waktu dari kedua cara tersebut menunjukan perbedaan yang cukup signifikan. Seorang bayi yang diperdengarkan nyanyian akan bisa menghentikan tangisannya hanya dalam waktu 9 menit dan terbukti lebih cepat tenang. Sedangkan jika bayi hanya diajak berdialog akan memakan waktu yang jauh lebih lama dibandingkan dengan diperdengarkan nyanyian. Bahkan bayi yang hanya diajak berdialog akan melanjutkan tangisannya setelah 4 menit berhenti menangis.

Penelitian ini dinilai cukup penting oleh para peneliti karena kebanyakan ibu mengajak bayinya berbicara ketika bayi mereka menangis. Jarang sekali ibu yang memperdengarkan bayinya dengan sebuah nyanyian. Bahkan ada juga ibu yang hanya menggendong bayinya tanpa mengeluarkan suara sedikitpun. Para peneliti berharap dengan adanya penelitian ini dapat bermanfaat bagi setiap ibu yang kesulitan menghentikan tangisan bayinya.

Bagaimana? Ternyata mudah bukan menghentikan tangis bayi? Cukup dengan menyanyikan sebuah lagu dengan berulang-ulang, maka bayi mungil akan menghentikan tangisannya dan Anda tidak perlu kebingungan lagi. Selamat mencoba!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top