Family

Faktor yang Mempengaruhi Utuhnya Sebuah keluarga

keluarga bahagia

Dalam membina sebuah rumah tangga tidak semudah membalikkan telapak tangan, ada banyak problema yang akan dihadapi dalam hubungan tersebut. Oleh karena itu sangatlah dibutuhkan kerjasama diantara keduanya.

Berikut ini ada beberapa faktor yang mempengaruhi utuhnya sebuah keluarga diantaranya:

1. Kesetiaan terhadap pasangan.
Suami maupun istri yang telah berjanji dalam sebuah ikatan pernikahan haruslah mampu setia terhadap pasangannya. Kesetiaan akan mampu melahirkan suatu hubungan yang harmonis tanpa keraguan di dalamnya.

2. Kejujuran terhadap pasangan.
Kejujuran dalam hal ini mengandung banyak arti diantaranya saling keterbukaan diantara keduanya, jujur terhadap apapun itu permasalahannya maka yakin keluarga akan bahagia. Setiap orang tidak akan bisa mengetahui isi hati siapapun tanpa kesadaran dari individu itu sendiri untuk bersikap jujur.

3. Komitmen terhadap Pasangan.
Setiap pasangan harus mempunyai komitmen yang sama yaitu untuk tetap bersama meski rintangan seberat atau sebesar apapun harus dijalani bersama-sama. Harus tetap berusaha menciptakan suasana yang harmonis. Mencoba menciptakan hubungan persahabatan dalam suatu hubungan maka yakin keluarga tersebut akan langgeng dan bertahan sampai maut memisahkan mereka.

4.Keintiman terhadap pasangan.
Keintiman adalah elemen emosi yang didalamnya terdapat kehangatan, kepercayaan (trust) dan keinginan untuk membina hubungan. Ciri-cirinya anatara lain seseorang akan merasa dekat dengan seseorang, senang bercakap-cakap sampai waktu yang lama, merasa rindu bila lama tidak bertemu,dan ada keinginan untuk bergandengan tangan atau saling merangkul bahu.

5. Gairah terhadap pasangan.
Gairah adalah motivasi yang didasari oleh dorongan dari dalam diri yang sifatnya seksual. Selalu membuat pasangan kita merasa enjoy dan bergairah dengan kebersamaan kita dalam memadu cinta kasih.
Kelima faktor tersebut diatas apabila diterapkan dalam sebuah hubungan berumah tangga maka keluarga kita akan utuh selama-lamanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top