Family

Lakukan 6 Hal Berikut usai Berselisih dengan Orang Tua

berantem dengan orang tua

Kadang kala dalam setiap hubungan, entah itu keluarga, saudara, dan teman pasti pernah terjadi yang namanya konflik atau selisih paham. Tak terkecuali hubungan anak dengan orang tua mereka. Kebanyakan anak pasti sering berselisih dengan orang tua mereka.

Hal ini bisa dianggap sebagai hal yang wajar-wajar saja bila terjadi. Bahkan, akan menjadi sangat aneh jika kita tidak pernah mengalaminya. Itu artinya kita tidak pernah mengobrol dan berkomunikasi bersama dengan orang tua kita.

Selisih paham di sini penyebabnya macam-macam, Entah karena perbedaan pendapat, masalah kecil di rumah, dan sebagainya. Hal ini biasanya akan berimbas ke hal lain dan pada akhirnya akan memengaruhi kebiasaan kita sehari-hari bersama orang tua.

Oleh karena itu, kita sebagai anak tidak boleh menyepelekan usai kita berselisih dengan orang tua kita. Daripada menyesal seumur hidup karena membuat orang tua bersedih, lebih baik kita sebagai anak mengalah dan menyelesaikan kesalahpahaman yang telah terjadi. Maka dari itu, Yuk disimak 6 hal yang harus kita lakukan usai bertengkar dengan orang tua!

1. Bersikaplah Dewasa usai Berselisih dengan Orang Tua

Bersikaplah Dewasa usai Berselisih dengan Orang Tua

Terlepas dari apa yang menjadi penyebab masalah terjadi, entah salah kita atau bukan, kita sebagai anak haruslah bersikap dewasa dan mengalah. Jangan pernah ada perasaan ragu untuk meminta maaf terlebih dahulu.

Tunjukkan pada orang tua jika kita merasa ikut bertanggung jawab atas masalah yang terjadi dan bersedia meminta maaf. Mengawali untuk meminta maaf bukanlah sebagai tanda kekalahan ataupun sebaliknya.

Sebagai anak kita haruslah melatih diri untuk menurunkan ego sejenak dan tidak menunggu orang tua meminta maaf terlebih dahulu. Ini adalah cara yang paling tepat untuk menunjukkan kepada mereka bahwa kita tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi justru ingin mengalah agar bisa segera menyelesaikan kesalahpahaman yang telah terjadi.

Selain itu, dengan membiasakan diri bersikap seperti ini, kita akan menjadi seseorang yang lebih bijaksana dalam menghadapi berbagai masalah yang ada. TIdak hanya saat dengan orang tua, tetapi juga dengan orang lain.

2. Punya Inisiatif untuk Membantu Mereka

Punya Inisiatif untuk Membantu Orang Tua

Jika kita tidak yakin hal apa yang dapat dilakukan untuk membuat orang tua bahagia usai bertengkar, maka cobalah mencari jalan lain. Membantu orang tua mungkin bisa jadi salah satu solusi untuk meredakan perselisihan yang telah terjadi.

Orang tua mungkin akan menghargai inisiatif kita dan bersedia untuk menerima bantuan dari kita. Entah mereka sebenarnya sedang membutuhkan bantuan atau tidak, mungkin mereka tetap akan meminta kita melakukan sesuatu yang benar-benar akan membantu.

Mungkin tidak semua, tetapi orang tua kita mungkin mempunyai banyak pekerjaan rumah tangga yang rutin mereka lakukan setiap hari. Pekerjaan-pekerjaan seperti menyapu, mencuci baju dan piring, serta memberi makan hewan peliharaan.

Tidak harus yang berat-berat, kita bisa memulainya dari hal yang paling sederhana seperti membersihkan kamar pribadi kita. Hal ini disebabkan karena sebenarnya orang tua tidak melihat apa yang kita lakukan, tetapi yang terpenting adalah perhatian dan ketulusan yang kita berikan untuk mereka.

3. Redakan Emosi dan Tenangkan Diri

Redakan Emosi dan Tenangkan Diri

Setelah terjadi pertengkaran, umumnya tingkat emosi dan ketidaktenangan diri kita ataupun orang tua pasti naik dan tidak terkendali. Dalam fase ini, alangkah baiknya kita menenangkan diri masing-masing terlebih dahulu.

Biarkan tingkat emosi yang ada di diri kita ini perlahan tapi pasti mereda. Sebab, jika kita tetap meneruskan pertengkaran yang terjadi dengan emosi yang tidak stabil, bukannya sebaik membaik malah akan semakin buruk nantinya.

Kita dan juga Orang tua hanyalah manusia biasa, sama seperti orang pada umumnya. Kita pasti butuh waktu menyendiri untuk meredakan pikiran dan emosi kita. Hanya dengan cara itu, perasaa kita akan jadi lebih lega dan tenang.

Setelah dirasa emosi sudah bisa dikontrol dan lebih tenang, itulah saat yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Namun juga perlu diingat juga kita sebagai anak tidak boleh terkesan menyalahkan orang tua begitu saja. Kalau ini sampai terjadi, perselisihan antara kita dan orang tua tak akan pernah selesai.

4. Anggap Posisi Kita Sebagai Orang Tua

Mungkin cara ini bisa dibilang cukup efektif, ketika kita sedang berselisih paham dengan orang tua kita coba bayangkan saja kalau kita jadi orang tua kita. Bagaimana cara kita menyikapi dan memperlakukan anak kita apakah sama?

Kita memang belum pernah menjadi orang tua, tetapi jika kita diperlakukan tidak sopan dan wajar oleh yang lebih muda pasti kita tidak akan senang bukan? Misalnya saja seperti kita dianggap kurang sopan atau membuat mereka kecewa, coba posisikan hal itu jika terjadi pada kita.

Coba ajak bicara orang tua dengan baik-baik masalah seperti apa yang sebenarnya sedang kita alami. Orang tua kita mungkin juga mengalami masalah yang sama seperti kita di kantornya. Oleh karena itu, kita sebaiknya juga harus melihat hal itu dan menempatkan diri sebagai orang tua dalam melihat suatu permasalahan yang terjadi.

5. Renungkan dan Refleksikan Perselisihan yang Telah Terjadi

Renungkan dan Refleksikan Perselisihan yang Telah Terjadi

Sebelum mempermasalahkan suatu hal dengan orang tua, coba pikirkan dengan matang dan refleksi diri. Apakah masalah ini memang berkaitan dengan orang tua kita atau sebenarnya hanyalah masalah pribadi yang kemudian kita lampiaskan pada orang terdekat kita.

Seringkali perselisihan yang terjadi antara anak dengan orang tua disebabkan karena pengaruh suasana hati atau berasal dari luar rumah. Hal ini biasanya disebabkan karena rasa frustasi dan ketidakmampuan kita menetralkan pikiran yang sedang tidak stabil.

6. Meskipun Tak Selalu Benar, Orang Tua Tahu yang Terbaik

Orang Tua Tahu yang Terbaik untuk anaknya

Bagi kebanyakan anak memang sangat sulit untuk mengakui bahwa yang dikatakan orang tua kita memang selalu benar dan menjadi pilihan yang terbaik. Mungkin ada benarnya, tetapi sebagai anak yang berbakti cobalah untuk lebih bijaksana dalam menyikapi perkataan dan saran yang diberikan orang tua kepada kita.

Baca Juga : 11 Ilustrasi ini Jelaskan Betapa Lucu dan Mengharukan Menjadi Seorang Ibu

Orang tua kita itu sebenarnya sangat peduli dengan apa yang terjadi pada anaknya. Jangan sampai kita baru menyadari hal yang terbaik itu setelah berselisih hebat dengan orang tua kita. Apalagi memang hal itu berawal dari kita yang tidak menggubris sama sekali nasihat yang mereka berikan.

To Top