Family

Memelihara kedekatan Keluarga dengan sifat kekeluargaan

Memelihara kedekatan Keluarga dengan sifat kekeluargaan

Tidak sedikit keluarga yang merasakan kurangnya kedekatan antara anggotanya, tentu hal ini bisa berbahaya dalam jangka panjang dalam ikatan antar family.

Sebenarnya jika hubungan antarsesama anggota family terbina dengan erat sifat sifat kekeluargaan, baik hubungan secara fisik maupun emosional, maka hubungan yang harmonis dalam kehidupan berumah tangga pun akan terjalin secara utuh.

Hal tersebut sangatlah penting, karena saat ini tidak sedikit ditemukan di dalam sebuah keluarga, walaupun berada di satu tempat, namun keeratan yang terjalin sangatlah minim, bahkan tidak terjadi.

Dikatakan oleh pakar emotional intelligence dari Radani Edutainment, Hanny Muchtar Darta Certified EI, PSYCH-K SET bahwa perkembangan zaman yang begitu pesat ternyata turut memengaruhi dinamika dalam hubungan antar family.

Terutama dalam hal hubungan emosional antaranggotanya.Keadaan tersebut bisa mengurangi intensitas untuk berkomunikasi secara langsung dan merasakan kebersamaan dan kedekatan antara satu sama lain.

“Kebersamaan secara emosional dalam keluarga itu sangat penting. Adakalanya kita merasa prihatin saat memperhatikan interaksi sebuah keluarga dalam suatu resto, di mana sang ayah dan kedua anak sibuk dengan laptop masing-masing. Sementara sang ibu sibuk dengan smartphone-nya. Mereka bersama secara fisik, tetapi tidak ada kebersamaan secara emosional karena masing-masing sibuk dengan gadgetnya,” papar Parenting Consultant ini.

Sementara tiga masalah utama yang anak rasakan adalah orangtua jarang meluangkan waktu dengan anak, orangtua asyik dengan gadget nya, dan anak sulit berkomunikasi dengan orangtua. “Ketika berinteraksi, anak merasa orangtua mudah marah sehingga anak merasa takut dan akhirnya lebih memilih untuk tidak berkomunikasi dengan orang tuanya,” paparnya.

Memelihara kedekatan Keluarga dengan sifat kekeluargaan

Hanny mengatakan, hasil survei menunjukkan sekitar 5 dari 10 anak berpendapat bahwa orangtua mereka suka marah. Untuk itu, hindari emosi negatif seperti marah, kesal, dan kecewa ketika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan.

“Jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendak Anda, bicarakan secara baik-baik tanpa emosi,” ujar dia.

Baca Juga : Faktor yang Mempengaruhi Utuhnya Sebuah keluarga

Hasil survei juga menunjukkan, 1 dari 10 anak merasa dekat dengan ayah dan 3 dari 10 anak merasa dekat dengan ibu. Salah satu cara agar anak bisa dekat dengan kedua orangtua yakni dengan melakukan aktivitas bersama.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini

To Top