Family

Nutrisi dan Jenis Makanan yang Dibutuhkan Anak Masa Puber

Masa puber adalah masa peralihan anak-anak menjadi remaja. Pada masa ini anak-anak akan mengalami perubahan fisik dan psikis, fungsi seksual pun mengalami pematangan. Masa puber biasanya terjadi pada usia 8 – 10 tahun, atau ada juga beberapa anak yang mengalami masa puber lebih terlambat yaitu pada usia 15 – 16 tahun.

Kapan pun masa puber itu terjadi, Anda sebagai orangtua sebaiknya lebih peduli pada perkembangan fisik dan psikis anak-anak Anda pada usia puber. Tentu Anda tidak ingin anak-anak Anda menjalani masa ini sendirian tanpa mendapat perhatian dari Anda bukan?

Selain kondisi psikis yang perlu diperhatikan, Anda juga dapat membantu anak-anak Anda tetap tercukupi kebutuhan nutrisinya demi perkembangan fisik dan fungsi seksualnya.

Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya Anda berikan pada anak-anak Anda demi memenuhi kebutuhan nutrisi masa pubernya. Apa saja jenis makanan itu? Simak artikel berikut.

Produk Susu

Produk susu yang dimaksud di sini adalah susu itu sendiri, yogurt, keju hingga es krim. Susu mengandung kalsium dan vitamin D yang memberikan banyak manfaat untuk anak-anak Anda di usia puber.

Anak-anak pada masa puber membutuhkan kalsium setidaknya  1300 miligram per hari untuk membantu membentuk jaringan tulang. Sementara vitamin D dibutuhkan sebanyak 600 miligram per hari demi menguatkan tulang. Seperti yang kita ketahui, nutrisi untuk tulang sangat dibutuhkan anak-anak pada usia tersebut. Jika ingin menambah tinggi badan anak pun memberinya cukup nutrisi kalsiumnya pada usia puber. Semua kebutuhan nutrisi tulang itu bisa didapatkan dengan mengonsumsi susu dan produk olahan susu setiap hari.

Makanan Berprotein Tinggi

Remaja usia puber sangat membutuhkan asupan protein yang cukup demi memaksimalkan pembentukan dan pertumbuhan jaringan otot. Berbeda jenis kelamin, ternyata berbeda pula kebutuhan proteinnya. Anak laki-laki yang sedang mengalami masa puber membutuhkan setidaknya 52 gram per hari, sementara anak perempuan membutuhkan 46 gram protein setiap harinya dalam masa puber.

Asupan protein bisa Anda berikan dengan mengajak anak-anak Anda banyak memakan makanan seperti ikan, daging, telur, udang. Atau kacang-kacangan seperti kacang hijau dan kacang panjang. Selain itu, sayuran seperti brokoli dan kentang juga dapat membantu mencukupi kebutuhan protein anak Anda.

Zinc dan Zat Besi

Seiring bertambahnya aktivitas di usia remaja, gerak aktif anak-anak Anda juga mengalami peningkatan. Adanya interaksi dengan banyak hal baru juga memungkinkan remaja pada usia puber ini menjadi lebih agresif. Hal-hal seperti itu membuat kesehatan tubuh anak-anak Anda rentan terganggu jika Anda tidak memberi perlindungan pada sistem kekebalan tubuhnya.

Zinc dan zat besi dapat membantu anak-anak Anda terhindar dari gangguan kesehatan pada masa puber. Mineral zinc dan zat besi mengandung antioksidan yang berfungsi menangkal zat-zat berbahaya yang dapat merusak jaringan tubuh seperti racun dan radikal bebas. Selain itu mineral zinc juga berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.

Remaja laki-laki membutuhkan setidaknya 11 miligram mineral zinc dan zat besi per harinya, sementara remaja perempuan membutuhkan lebih banyak zat besi dibanding remaja laki-laki karena pengurangan drastis dua mineral tersebut pada masa menstruasi, yaitu sekitar 15 miligram per hari.

Zat besi dapat diperoleh dengan mengonsumsi daging tanpa lemak, seafood, kacang-kacangan dan telur. Sementara mineral zinc dapat diperoleh dengan mmengonsumsi daging ayam, tiram, kacang hijau, jamur, alpukat dan ganggang hijau. Dalam satu gram ganggang hijau kandungan mineral zincnya setara dengan 500 gram buah dan sayuran mengandung zinc.

Nutrisi Esensial Diet

Kebutuhan nutrisi esensial atau nutrisi yang tidak diproduksi oleh tubuh dapat dipenuhi dengan mengonsumsi makanan dan minuman mengandung gizi lengkap seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral serta lemak.

Nutrisi esensial terutama nutrisi esensial untuk diet sangat dibutuhkan oleh remaja dalam masa puber untuk mencegah kegemukan seiring kondisi fisik yang mengalami perkembangan dan perubahan. Nutrisi esensial dapat membantu anak Anda menjaga berat badan tubuh atau diet secara sehat.

Protein tinggi, lemak, vitamin dan mineral serta karbohidrat cukup diperlukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi esensial diet ini. Oatmeal merupakan salah satu makanan yang mengandung semua nutrisi lengkap itu. Oatmeal dapat membantu anak-anak Anda diet karena serat dapat membuat kenyang lebih lama. Oatmeal juga dapat mengembalikan energi yang hilang selama anak Anda beraktivitas.

Demikian sedikit rangkuman dari kami tentang jenis-jenis makanan dan nutrisi yang dibutuhkan ketika anak-anak Anda mengalami masa puber. Mengonsumsi jenis-jenis makanan di atas mungkin dapat Anda konsultasikan lebih dulu kepada dokter gizi keluarga Anda, karena tiap anak membutuhkan nutrisi yang berbeda-beda. Selain memerhatikan asupan nutrisinya, Anda juga perlu memerhatikan perkembangan psikis anak-anak Anda dalam masa puber. Apa pun, jangan sampai Anda melewatkan begitu saja tahap-tahap pertumbuhan anak Anda sebab itu sangat berpengaruh untuk kehidupan mereka.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top