Fashion & Beauty

Agar Cat Kuku Awet Menempel

Agar Cat Kuku Awet Menempel

Bagi seorang wanita yang gemar menggunakan cat kuku, hal yang paling menyebalkan adalah saat kita telah menyita banyak waktu untuk memperoleh hasil yang rapi dan cantik saat mengoleskan cat kuku namun kemudian mengelupas dalam waktu satu atau dua hari saja. Seiring dengan kecintaan kita pada cata kuku, maka yang perlu kita pelajari adalah bagaimana caranya agar cat kuku menjadi lebih tahan lama atau tidak cepat mengelupas. Kita bahkan sudah sangat gemas melihat sedikit saja cat kuku kita mengelupas, seolah seluruh penataannya sudah rusak sama sekali. Untuk itu, dibawah ini adalah beberapa tips agar cat kuku kita bertahan lebih lama menempel di kuku kita

KUKU PENDEK

Kuku yang panjang mendatangkan tanggung jawab besar dengan resiko yang lebih banyak. Kotoran yang masuk di sela kuku, kuku patah dan lain sebagainya merupakan problem yang harus dihadapi wanita dengan kuku yang panjang. Saat kuku sedang bermasalah, maka permasalahan kuku kita akan lebih kentara jika kuku kita panjang. Belum lagi jika kita seringkali ‘menyiksa kuku’ dengan menggunakan sticker kuku, misalnya. Jika kuku Anda pendek, maka resiko nya akan banyak berkurang termasuk gangguan yang datang saat Anda sedang menggunakan cat kuku. Dengan demikian cat kuku Anda jauh lebih awet.

BIARKAN CAT KUKU BENAR-BENAR KERING

Saat menunggu cat kuku Anda mengering sebaiknya hindarkan kuku dari noda dan sentuhan benda lain. Setelah Anda merasa cat kuku Anda sudah kering, coba sentuhkan kuku yang satu dengan yang lain, lalu secara perlahan pisahkan kembali. Jika mudah terpisah dan tidak ada rasa lengket sama sekali berarti kuku Anda memang sudah kering. Cat kuku yang benar-benar kering akan memperpanjang hidupnya di kuku Anda.

JANGAN MENGELETEK atau MENDORONG KUTIKULA

Kuku yang baik, dimulai dari kutikula yang sehat. Jika Anda mendorong atau mengeletek kutikula saat kuku ada menggunakan cat kuku, maka sangat dimungkinkan cat kuku Anda akan terkelupas atau retak. Keretakan yang kecil akan memicu keretakan berikutnya dan menyebabkan cat kuku Anda rusak sama sekali. Jika kondisinya seperti ini, jangan menumpuknya kembali dengan cat baru. Kutikula yang telah terganggu posisinya akan berpengaruh pada base coat yang dikenakan pada kuku. Sebaiknya kutikula yang telah rusak ini Anda atasi terlebih dahulu. Beri krim pelunak yang lembut dan lepaskan kutikula sebelum Anda memulai mengoleskan rangkaian cat kuku beserta base coat dan top coat nya.

UJUNG JARI KERING

Jangan tergoda dengan pelayanan di salon yang biasanya membasahi ujung jari Anda sebelum mengoleskan cat kuku. Tidak ada dasar yang menyatakan bahwa ujung jari yang basah atau lembab akan membuat cat kuku lebih bagus dan awet saat diaplikasikan. Ujung jari yang lembab saat akan mengoleskan cat kuku justru membawa efek negatif. Kuku yang basah akan menyerap air, melembabkannya sementara seolah nampak menyerapan cat kuku menjadi sempurna. Setelah air menguap kondisi kuku akan seperti semula dan justru akan lebih kering sehingga cat kuku yang semula tampak sempurna akan nampak cacat di beberapa bagian. Jadi sebaiknya mengoleskan cat kuku dalam kondisi ujung jari kering sama sekali agar Anda mendapatkan hasil yang baik dan tahan lebih lama.

GUNAKAN SARUNG TANGAN

Inilah cara paling jelas dan mudah yang dapat dilakukan agar cat kuku bertahan lebih lama. Gunakan sarung tangan karet jika Anda perlu mencuci piring atau membersihkan rumah. Sabun pembersih dan air akan mempercepat kerusakan cat kuku Anda serta membuat warnanya cepat kusam dan rentan retak.

PERHATIKAN PROSES PENGERINGAN

Salon seringkali menggunakan lampu ultraviolet untuk mengeringkan cat kuku Anda agar kering dalam waktu singkat. Pada normalnya, cat kuku memerlukan waktu kurang lebih 12 jam setelah diaplikasikan untuk benar-benar kering dan kuat. Proses pengeringan yang cepat akan merusak cat kuku. Jika memerlukan bantuan proses pengeringan sebaiknya gunakan pengering yang tidak panas. Biasanya di salon juga tersedia pengering cat kuku yang dingin, atau jika di rumah Anda dapat menggunakan kipas angin untuk mengeringkan kuku. Setelah itu, jika kuku Anda baru saja kering hindari kontak langsung dengan udara atau lingkungan yang hangat atau panas. Misalnya sauna, mandi dengan air panas atau mencuci tangan dengan air hangat.

Agar Cat Kuku Awet Menempel

PRODUK KESEHATAN dan KECANTIKAN

Jangan terlalu sering menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan Anda saat menggunakan cat kuku. Hans sanitizer mengandung alkohol sehingga dapat menipiskan top coat dan membuat warna cat kuku menjadi kusam. Berhati-hatilah saat menggunakan body scrub atau facial scrub, karena bahan ini mengandung unsur yang dapat membuat lapisan kulit mati terkelupas, demikian pula dengan cat kuku Anda. Gunakan produk pelembab tubuh yang tidak mengandung alkohol dan gunakan sabun anti bakteri yang lembut untuk mencuci tangan.

KUKU YANG SEHAT

Sebelum Anda menggunakan cat kuku, sebaiknya pastikan kuku Anda dalam kondisi sehat. Lakukan perawatan secara teratur. Jangan gunakan cat kuku saat kuku Anda menemui masalah. Sebaiknya perbaiki terlebih dahulu masalah tersebut, setelah kuku Anda sehat kembali, baru gunakan cat kuku. Penggunaan cat kuku saat kuku sedang bermasalah bukan hanya akan membuat cat kuku mudah rusak namun juga akan memperburuk kondisi kuku Anda.

JANGAN TERLALU BANYAK LAPISAN

Seringkali kita menumpuk banyak lapisan cat kuku dengan maksud agar warna lebih jelas dan dengan harapan cat kuku bertahan lebih lama. Ternyata semakin tebal lapisannya, maka akan semakin rentan cat kuku untuk retak atau rusak.

MELINDUNGI TEPIAN KUKU

Jangan lupa untuk menghindari bagian tepi kuku saat mengoleskan top coat. Bagian tepi kuku adalah bagian yang menerima beban terberat dalam proses ini, sehingga paling rentan merusakkan cat kuku. Biarkan bagian ini sedikit bernapas sehingga membuat cat kuku Anda lebih awet.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top