Fashion & Beauty

Ini Alasan Mengapa Perhiasan Perak Berubah Jadi Hitam

perhiasan perak jadi hitam

Punya perhiasan perak? Dan setelah memakainya sekian lama berubah menjadi hitam? Jangan berpikiran buruk dulu ya, apalagi curiga pada penjualnya. Perhiasan perak berubah menjadi hitam bukan karena perak campuran monel, tetapi faktanya perak memang memiliki sifat seperti itu lho.

Menurut pengrajin perak dan emas asal kota Batu, Malang, Budi Eko Widodo, perak memang cenderung berubah menjadi hitam jika seringkali digunakan di tempat-tempat kotor. Jadi tergantung pemakaiannya. Ia mengibaratkan perak yang dipakai seseorang yang sehari-harinya bekerja di sawah dengan yang bekerja di kantoran tentu berbeda keawetannya. Yang bekerja di kantoran jelas lebih awet.

Ada banyak faktor yang membuat perhiasan perak berubah menjadi hitam, berikut ini kita akan membahasnya satu per satu.

1. Perak berubah menjadi hitam karena lebih rapuh dibanding logam yang lain

Faktanya perak lebih rapuh dibanding banyak logam lain. Perak dapat dengan cepat timbul noda, bercak atau goresan. Pada dasarnya, perak ini adalah logam lunak yang memiliki lapisan logam mengkilap dan akan memudar saat bersentuhan dengan senyawa sulfur.

Karenanya, ketika kamu menggunakan perhiasan dari perak, jangan terlalu sering terkontaminasi dengan bahan-bahan yang mengandung sulfur. Beberapa makanan yang mengandung sulfur diantaranya daging merah, telur, bawang putih, asparagus dan makanan laut. Hindari bersentuhan dengan bahan makanan itu selagi kamu mengenakan perhiasan perak.

Selanjutnya, sebisa mungkin hindari bergesekan dengan logam lain. Terutama dengan logam lain yang memiliki kekerasan diatas perak. Hal ini untuk menghindari baret pada perak yang membuatnya cepat menghitam.

2. Perak berubah menjadi hitam karena banyaknya bahan patri

Bahan patri digunakan untuk menyambung bagian-bagian perhiasan. Bisa jadi perak yang kamu kenakan menghitam karena banyaknya bahan patri ini. Dan banyak sedikitnya mematri dipengaruhi oleh model perhiasan itu sendiri. Jadi sebaiknya jangan memilih model yang terlalu rumit jika tidak ingin perhiasan perakmu menghitam lebih cepat.

Secara normal perbandingan perak dan bahan patri adalah 1 : 0,3. Patri sendiri tidak menggunakan bahan perak, namun logam lain seperti kuningan misalnya.

3. Perak berubah menjadi hitam karena terkontaminasi H2O2

H2O2 adalah hidrogen peroksida yaitu senyawa yang memiliki sifat oksidator kuat. Cirinya tidak berwarna, memiliki bau keasaman serta larut dengan baik dalam air. Dalam sehari-hari, hidrogen peroksida ini kita temui pada bahan pemutih pakaian, penghilang jamur pada kulit dan obat kumur. Karenanya sebisa mungkin hindari terkena langsung senyawa ini agar perakmu tidak mudah menghitam.

4. Perak berubah menjadi hitam karena keringat

Keringat manusia memiliki kadar keasaman yang berbeda-beda. Ini juga yang membuat mengapa perak cepat menghitam pada sebagian orang dan tidak menghitam meski dipakai selama bertahun-tahun pada sebagian orang lainnya. Keringat yang bertemu dengan bakteri di permukaan kulit akan menghasilkan senyawa asam. Nah, kadar asam yang tinggi inilah penyebab perak menghitam.

Cara mudah untuk mengetahui kemurnian perak adalah dengan melihat angka di bagian bawah perhiasan. Umumnya terlihat angka 925 atau 92,5.

Angka 925 ini menandakan standar kombinasi keaslian perak secara internasional. Sama seperti emas 24 karat. Angka 92,5 diambil dari kandungan persen perak secara total. Kandungan perak murni sekitar 99,9% tidak bulat 100%, ini untuk menjaga agar perak tidak terlalu lembek.

Itulah alasan mengapa perhiasan perak berubah jadi hitam. Jadi bukan karena tidak asli ya, melainkan karena banyak faktor yang mempengaruhinya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu penggemar perhiasan perak.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top