Fashion & Beauty

Intip Pergerakan Fashion dari Masa ke Masa, Masih Inspiratif!

pergerakan fashion

Sejak tahun 1960-an, tren fashion mulai digemari. Berbagai baju unik dan colorful bermunculan, menjadi trendi pada masanya. Seiring berjalannya waktu, fashion semakin berkembang dan pada saat ini tren fashion selalu berputar. Maka, intip-intip dulu apa saja yang menjadi must-have item pada eranya, yuk! Berikut loperonline merangkumnya untukmu.

Tahun 1960-an

Hot Stuff: Rok mini, mini dress, motif color block, tie dye prints dan go-go boots.

HOTSTUFF FASHION

Jika sebelumnya gaya berpakaian anak muda cenderung konservatif, maka pada era ini mulai banyak wanita yang lebih berani mengenakan rok mini, gaya rambut berpotongan pendek dan gaya lain yang pada masanya disebut trendi. Maka tak heran bila pada tahun 60-an ini disebut-sebut sebagai awal perkembangan dunia fashion. Ciri lain dari lahirnya tren di era ini adalah munculnya beragam pakaian unik dan colorful.

Di Amerika, pada era ini kebebasan bergaya milik kaum hippies menjadi kiblat fashion. Yang tren di sana adalah baju motif etnik berpotongan loose, print tie-dye dan aksesoris berlambang peace sign. Pada zaman ini, pokoknya hanya mesti berani tampil colorful dan beda dari yang lain.

Tahun 1970-an

Hot Stuff: Aksen metalik, platform heels, flare pants dan cropped top.

flare pants

Bergerak dari kebebasan fashion di era sebelumnya, anak muda tahun 70-an pun mulai tampil lebih kreatif. Berdasarkan aliran musik disko yang populer saat itu, maka berpenampilan dengan unsur disko seolah menjadi gaya wajib untuk tampilan sehari-hari.

Aksesoris dan celana bling-bling menjadi must-have item saat itu untuk aksen metalik. Gaya disko juga keluar lewat penggunaan cropped top dipadukan dengan flare pants dan sepatu platform. Terpenting, untuk tampil trendi pada era ini adalah penggunaan warna menyala seperti kuning dan pink. Maxi dress motif floral atau blus yang diikat dengan di perut dengan flare pants, menjadi gaya andalan tren ini. Akhirnya, anak-anak muda pada era ini lebih mengedepankan kenyamanan dalam bergaya. Tetap funky, namun bahan yang digunakan lebih baik yang nyaman bila dikenakan.

Tahun 1980-an

Hot Stuff: Leg warmers, legging warna-warni dan oversized jackets.

Screenshot_2015-09-23-06-08-25-1

Senam dan olahraga sedang menjadi demam anak muda pada era ini. Hal ini berpengaruh pada penggunaan sehari-hari yang tidak lepas dari legging dan jaket. Untuk legging, ada leg warmer atau penghangat kaki yang pengunaannya bersama dengan legging warna-warni. Ditambah dengan jaket longgar atau oversized yang akan semakin trendi bila dipadukan dengan aksesoris colorful.

Pada masa ini juga, orang-orang mulai mengeksplorasi fashion demi menemukan style yang cocok dengan dirinya. Terbukti dengan munculnya fashion item yang menonjolkan kesan seksi menjelang akhir era ini, sangat bertolak belakang dengan gaya sebelumnya, sporty wtih a twist. Gaya seksi yang dimaksud adalah munculnya rambut keriting bervolume, penggunaan lipstik merah atau jaket oversized dengan bantalan bahu yang dipadukan dengan jeans ketat.

Tahun 1990-an

Hot Stuff: Black and white, overalls, motif kotak-kotak dan doc mart boots.

Screenshot_2015-09-23-06-14-51-1

Warna-warna monokrom atau penggunaan hitam dan putih mulai banyak bermunculan pada era ini, sedikit mengesampingkan tren fashion era-era sebelumnya yang condong kepada colorful. Kehadiran rumah mode Calvin Klein mendukung gaya minimalis ini.

Untuk anak muda yang masih senang tampil fun, dihadirkan pula overalls denim dan doc mart boots agar tidak membosankan. Motif kotak-kotak dan rok tartan pun tidak padam begitu saja pada era ini. Hanya saja, motif-motif tersebut biasanya lebih dipadukan dengan warna-warna polos. Era ini, memang mengedepankan gaya minimalis.

 

Tahun 2000-an
Hot Stuff: Vintage Clothing, bodycon dress dan street wear.

Vintage Clothin

Bukti bahwa tren fashion selalu berputar tercetus pada era ini. Meski dengan perubahan disana-sini, fashion item yang dulu happening akhirnya tetap bemunculan kembali. Misal, gaya vintage yang menjadi inspirasi bergaya boho hippies, denim yang muncul kembali dengan cutting yang beragam seperti skiny dan ripped jeans.

Baju monokrom yang biasa dipadukan dengan statement accesories menjadi bukti bahwa mix and match menjadi kunci untuk tampil fashionable di era 200-an sampai sekarang. Akhirnya, agar tampil trendi catat apa saja fashion item yang tren dari masa ke masa. Pakai kembali pada saat yang tepat, saat fashion berputar ke masa itu. Selamat menjadi fashionable, ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top