Fashion & Beauty

Perhatikan! Dampak memakai Jeans Ketat

Dampak memakai Jeans Ketat

Jeans menjadi pakaian trend yang tidak pernah pudar oleh zaman. Selalu mengalami perubahan model di era-era tertentu. Bukan hanya wanita yang suka memakai pakaian berbahan jeans, pria pun juga tidak jarang yang memakai pakaian berbahan tersebut. Pasalnya, jeans sangatlah simple, terkesan santai dan mudah di kombinasi dengan atasan apa saja. Namun, perlu di ketahui bahwa terlalu sering mengenakan jeans akan berdampak buruk. Simak ulasannya sebagai berikut;

• Menyumbat Sirkulasi Darah
Menyumbat sirkulasi darah merupakan dampak utama keseringan memakai jeans. Bagian-bagian utama pada tubuh yang akan tertekan seperti betis, paha dan selangkangan. Jika terlalu sering mengenakan jeans ketat, lama-kelamaan pada bagian tersebut mengalami pembengkakan darah yang bisa di sebut varises. Faktanya, varises bukan hanya disebabkan keseringan memakai sepatu hak tinggi, keseringan memakai skiny jeans juga akan mengacu pada penyakit tersebut.

• Kerusakan Organ Kewanitaan
Jeans yang ketat pada dasarnya bahan tersebut merupakan bahan yang tidak mudah menyerap keringat. Hal tersebut menyebabkan kondisi yang lembab dan mempermudah jamur untuk berkembang dengan subur. Jamur yang tubuh akan menyababkan ke-putihan dan rasa gatal pada bagian kewanitaan. So ladies, kurangi memakai skiny jeans.

• Bikin Pria Mandul
Jeans ketat akan menghambat sirkulasi udara, kemudian hal tersebut berpengaruh pada suhu yang akan meningkat pada bagian organ vital. Kondisi panas tersebutlah yang akan menghambat produksi s-perma. Sebuah penelitian menjelaskan bahwa jumlah sperma yang diproduksi oleh pria yang sering menggunakan celana ketat hanya sepertiga dari jumlah normalnya, yaitu sekitar 20 juta per mililiter, dimana normalnya pria memproduksi s-perma sebanyak 60 juta mililiter.

• Menyebabkan Penyakit Paresthesia.
Mungkin diantara kalian ketika mengenakan jeans kalian merasa kesemutan dan seperti terbakar. Hal tersebut disebabkan aliran darah yang tidak lancar, dan bagian pinggul dan paha akan merasa kesemutan dan pada bagian betis terasa seperti dibakar. Itulah yang disebut Parethesia.

• Menginfeksi Saluran Kemih
Dr. Hillary Jones dari TENA Brand Ambassador mengungkapkan bahwa menggunakan celana ketat dalam waktu lama bisa mengakibatkan infeksi saluran kemih. Jika hal ini telah terjadi, maka kandung kemih akan mengalami kelemahan atau bisa membuat kandung kemih terlalu aktif.

• Kerusakan Kulit dan Saraf
Jeans yang ketat akan mempermudah kulit bergesekan langsung dengan bahan tersebut. Jika itu berlansung lama akan menyebabkan masalah kulit yang serius seperti ruam, infeksi kulit bahkan luka.

Hal yang paling parah lainnya, jika mengenakan jeans terlalu lama yaitu akan menyebabkan Sindrom Bernhardt Roth, yaitu penyakit neuritis yang terjadi pada bagian saraf paha dan sekitarnya. Penyakit tersebut membuat seseorang sering mengalami mati rasa dan rasa nyeri di bagian pinggul, paha, sampai ke area kaki.

Itulah beberapa dampak jika terlalu sering mengenakan celana ketat ataupun jeans ketat. Boleh saja, jika kalian memakai pakaian tersebut akan tetapi tidak terlalu sering. Tetap jaga kesehatan dan kenyamanan dalam berpakaian. Karena yang ngetrend belum tentu membuat kita nyaman.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top