Health

5 Gejala Fisura Ani, Luka di Anus Akibat Tinja Terlalu Keras, Bisakah Sembuh Sendiri?

5 Gejala Fisura Ani, Luka di Anus Akibat Tinja Terlalu Keras, Bisakah Sembuh Sendiri?

Fisura Ani adalah kondisi di mana laporan anus terluka yang dapat terjadi jika tinja terlalu keras atau besar. Dikenal juga dengan nama fisura anus, hal ini terjadi pada jaringan tipis dan lembab yang melapisi anus bernama mukosa.

Biasanya orang dengan kondisi ini akan mengeluarkan darah ketika buang air besar (BAB) karena robekan tersebut. Penyakit ini juga bisa menyerang berbagai usia, tetapi umum dialami oleh bayi. Penyebab Fisura Ani yakni karena pola makan tidak sehat.

Gejala Fisura Ani

Nyeri ketika BAB

Rasa nyeri yang tajam disertai sensasi terbakar pada daerah anus ketika BAB bisa jadi gejala penyakit ini. Beberapa orang mungkin merasakan rasa sakit yang tajam ketika membersihkan diri menggunakan tisu toilet.

Lihat Juga: Sembelit Pada Anak : Penyebab dan Cara Mengobatinya

Kondisi ini dapat terjadi pada orang yang kerap menunda BAB. Hal itu tentu akan memperburuk rasa nyeri sebab tinja bakal makin keras dan besar.

BAB Berdarah

Luka pada bagian anus ketika BAB bisa mengakibatkan keluarnya sedikit darah. Tetapi, karena darah yang keluar karena firusa anus merupakan darah segar, warnanya pun akan tampak merah cerah. Darah mungkin bakal terlihat pada tinja.

Gatal pada Area Anus

Rasa gatal karena fisura ani di area anus mungkin terjadi sesekali atau bisa pula terasa terus-menerus.

Disuria

Disuria merupakan ketidaknyamanan ketika kencing. Tapi, gejala ini jarang terjadi. Sementara itu, beberapa orang penderitanya mungkin lebih sering kencing.

Tanda Kulit

Gejala berikutnya yaitu tanda kulit atau benjolan kecil pada area di sebelah robekan. Umumnya penderita fisura anus tak memerlukan perawatan khusus.

Lihat Juga: Apa Itu Penyakit Kawasaki dan Bagaimana Penanganannya?

Apakah Bisa Sembuh Sendiri?

Fisura ani ringan bisa diobati di rumah untuk mempercepat dan meredakan gejala yang menimbulkan ketidaknyamanan.

Cara Meredakan Gejala:

Cara meredakan gejala penyakit ini adalah dengan mengonsumsi makanan berserat seperti sayuran, buah, roti gandum, pasta dan nasi.

Bagi orang dewasa usahakan untuk mengonsumsi 30 gram serat per hari. Tetap terhidrasi dengan minum air putih. Selain itu jangan menahan BAB, karena hal ini bisa mengakibatkan kotoran mengering dan jadi lebih sulit dikeluarkan. Jangan lupa untuk berolahraga secara rutin, setidaknya lakukan aktivitas fisik selama 150 menit tiap minggu.

Jika bagian luka terasa sakit, Anda bisa meredakannya dengan mengonsumsi obat penghilang nyeri seperti ibuprofen atau parasetamol. Namun, jika gejala fisura ani terus dirasakan, konsultasikanlah ke dokter untuk mendapatkan penanganan tepat.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top