Health

Berolahraga Saat Perut Kosong? Ini Bahayanya!

Berolahraga Saat Perut Kosong? Ini Bahayanya!

Banyak anggapan seputar olahraga yang mengatakan bahwa olahraga lebih baik jika dilakukan dengan perut kosong, karena akan mempermudah penurunan berat badan. Namun sebaliknya, ada juga yang beranggapan bahwa jika perut kosong maka pembakaran energi saat berolahraga akan membuat tubuh menjadi cepat lemas. Lalu, manakah yang benar?

Menurut Wendy Bazilian, seorang ahli gizi dari Amerika, sebelum berolahraga sangat penting bagi tubuh mendapatkan asupan makanan. Karena makan sebelum berolahraga memiliki beberapa keuntungan, antara lain :

  • Membakar lebih banyak lemak, karena membakar lemak juga membutuhkan banyak energi
  • Waktu berolahraga menjadi lebih lama
  • Tidak mudah lelah
  • Meningkatkan metabolisme saat berolahraga

Tetapi, kalau kamu baru saja bangun dari tidur, tidak masalah melakukan olahraga dengan perut kosong. Hal ini disebabkan saat kamu tidur, tubuh menyimpan energi dalam bentuk glikogen, sehingga kamu masih bisa berolahraga sekitar 60 menit setelah bangun tidur.

Meski makan sebelum berolahraga itu penting, namun disarankan agar jangan sampai perut terlalu penuh dengan makanan. Lebih baik jika kamu mengonsumsi makanan satu jam sebelum berolahraga dengan menu makanan sehat seperti buah-buahan, sayur atau oatmeal, sehingga kamu tidak akan merasa lapar dan tetap berenergi sepanjang berolahraga.

Lalu, apakah akibat jika berolahraga saat perut kosong ini?

1. Pingsan

Di pagi hari kadar gula dalam tubuh kita menjadi rendah setelah tidak makan dalam waktu yang lama. Jika kamu memaksakan diri berolahraga cukup berat, maka akibatnya kamu bisa pingsan terutama untuk kamu yang memiliki gangguan kesehatan seperti diabetes atau hipoglikemia. Selain itu, pingsan saat berolahraga juga dapat terjadi jika tubuh kita tidak terdehidrasi dengan baik sebelum melakukan olahraga.

2. Kehilangan massa otot

Akibat jika berolahraga saat perut kosong selanjutnya adalah kamu akan kehilangan massa otot. Seperti kita tahu, tubuh membutuhkan karbohidrat untuk membakar lemak. Sedangkan ketika bangun di pagi hari, tubuh kita telah kehabisan stock karbohidrat di hati. Nah, saat karbohidrat tidak tersedia, tubuh akan mengambil massa otot sebagai bahan bakar yang membantu memecah lemak.

Berolahraga sekitar 30 menit hingga 1 jam setelah makan akan memungkinkan tubuhmu menggunakan karbohidrat dari makanan sebagai bahan bakar untuk memecah lemak dan mempertahankan massa otot.

3. Ketosis

Ketosis adalah suatu proses dimana metabolisme melambat untuk menyimpan energi lebih lama. Akibatnya setelah sesi olahraga dan kamu mengonsumsi makanan, mungkin rasa lapar menghilang sesaat namun akhirnya kembali lagi dengan sensasi rasa lapar yang lebih berat. Itu sebabnya, banyak orang yang cenderung makan berlebihan justru setelah melakukan olahraga.

4. Kram

Setelah tidur sepanjang malam, tubuhmu akan mengalami dehidrasi keesokan paginya. Kamu pun harus mengonsumsi cairan terlebih dahulu sebelum berolahraga. Jika tidak, kamu akan mengalami kondisi yang dinamakan kram otot.

Untuk mencegahnya, ketika membuat makanan sebelum latihan fisik, siapkan yoghurt atau protein shake. Makanan yang semi cair atau cair akan memudahkan tubuh mencernanya dan membantumu mencegah kram selama sesi olahraga.

Itulah bahayanya berolahraga dengan perut kosong. Sekali lagi, tetaplah mengonsumsi makanan sebelum berolahraga namun dengan catatan harus dilakukan 30 menit atau 1 jam sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top