Health

Cara Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi

Cara mengatasi ruam popok pada bayi merupakan pengetahuan wajib yang harus di ketahui setiap ibu. Karena kulit bayi yang sensitif sangat rentan terkena ruam popok. Namun sebelum kita membahas bagaimana cara mengatasinya, ada baiknya kita cari tau dulu apa itu ruam popok.

Ruam popok dapat dikatakan sebagai peradangan atau iritasi yang terjadi pada kulit bayi khususnya pada daerah  yang tertutup oleh popok. Biasanya ditandai dengan kulit yang kemerahan pada bagian bokong bayi ataupun pada lipatan dan selangkangan bayi.

PENYEBAB  TERJADINYA RUAM POPOK PADA BAYI DIKARENAKAN INTENSITAS KULIT BAYI YANG SERING BAHKAN TERUS MENERUS BERSENTUHAN DENGAN URINE/ KENCING MAUPUN KOTORANNYA. RUAM POPOK SANGAT UMUM TERJADI PADA BAYI NAMUN TIDAK MEMBAHAYAKAN KESEHATANNYA. MESKI BEGITU HAL TERSEBUT SANGAT MENGGANGGU KENYAMANANNYA DAN DAPAT MEMBUAT BAYI MENJADI REWEL.

Gejala – gejala ruam popok sebenarnya dapat dilihat secara kasat mata namun terkadang bila gejala tersebut tidak segera diatasi bisa menimbulkan dampak yang lebih buruk. Bahkan dalam beberapa kasus, ruam popok dapat menyebabkan kulit bayi seperti melepuh dan bernanah. Untuk itu penting bagi ibu untuk mengetahui gejala dan penyebab terjadinya ruam popok.

CARA MENGATASI RUAM POPOK :

  1. Sebelum mengobati ruam popok, pastikan tangan dalam keadaan bersih dan kering. Akan lebih baik lagi jika tangan dicuci terlebih dahulu dengan sabun, begitu juga setelah selesai nantinya.
  2. Cuci dan basuhlah bagian kulit bayi yang terkena ruam popok.
  3. Keringkan perlahan – lahan dan biarkan kulit bayi “bernafas” sejenak hingga benar-benar kering.
  4. Jangan memberikan bedak karena hal tersebut hanya akan memperburuk keadaan
  5. Oleskan salep / krim pencegah ruam popok tipis dan merata pada kulit yang terkena ruam popok. Umumnya salep / krim tersebut mengandung zinc oxide.
  6. Setelah diolesi, biarkan agak mengering terlebih dahulu untuk mematikan salep terserap oleh kulit sebelum menggunakan popok.
  7. Gunakan popok 1 ukuran lebih besar dari yang biasa digunakan selama dalam tahap penyembuhan, hal ini bertujuan agar kulit bayi dapat lebih lega bernafas serta mengurangi gesekan pada kulit bayi yang ruam.

HAL PENTING YANG PERLU DIPERHATIKAN UNTUK MENGHINDARI TERJADINYA RUAM POPOK ANTARA LAIN SEBAGAI BERIKUT :

Cara Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi

1. Segera ganti popok jika bayi Bunda kencing ataupun pup

Menjaga kebersihan kulit bayi merupakan kunci utama untuk mencegah ruam popok. Jangan pernah membiarkan bayi menggunakan popok yang sudah terkena urine atau kotoran dalam waktu yang lama. Segeralah ganti popok bayi Bunda jika diketahui mereka pipis ataupun pup. Karena kulit mereka yang sensitif sangat rentan iritasi oleh bakteri yang terkandung pada kotoran tersebut.

2. Hindari menggunakan tisu basah yang mengandung alkohol dan pewangi

Mungkin dalam pikiran kebanyakan ibu – ibu terlebih yang baru menjadi ibu, menggunakan tisu basah merupakan cara yang praktis untuk membersihan kulit bayi dari kotorannya. Namun pada kenyataannya, tahukah Bunda alkohol dan dan pewangi yang terkandung pada tisu basah justru meningkatkan ruam dan iritasi pada kulit bayi

3. Hindari menggunakan popok yang terlalu ketat

Popok yang terlalu ketat meningkatkan gesekan pada kulit bayi, selain itu juga dapat mengakibatkan kulit bayi susah “bernafas” sehingga kulit menjadi mudah lembab.

4. Cuci popok sebersih mungkin dan tanpa pewangi

Jangan biarkan kotoran mengering pada popok bayi, segeralah cuci jika popok telah terpapar kotoran . selain itu, hindari menggunakan pewangi karena pewangi mengandung bahan kimia yang dapat meningkatkan resiko terjadinya ruam popok.

Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, ruam popok sangat umum terjadi terlebih pada bayi yang berusia 9 bulan – 1 tahunan. Meskipun begitu, dengan perawatan dan penanganan yang tepat maka hal tersebut dapat diatasi tanpa menggunakan bantuan medis. Tapi jika ternyata setelah melakukan cara mengatasi ruam popok pada bayi diatas dan kulit bayi tidak kunjung membaik, maka segeralah menghubungi dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Loading...
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Gejala dan Penyebab Ruam Popok Pada Bayi - LoperOnline.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top