Health

Cuaca Ekstrem Terik Panas Kota Surabaya, Sampai 37 Derajat

Cuaca Ekstrem

Menyikapi cuaca ekstrem di wilayah Surabaya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan peningkatan suhu di wilayah Surabaya diakibatkan fenomena Equinox.

Fenomena Equinox sendiri adalah dimana posisi matahari melintasi garis khatulistiwa.

Kasi Data dan Informasi BMKG Klas I Juanda Sidoarjo, Teguh Tri Susanto, menyampaikan, cuaca ekstrem naiknya suhu udara di wilayah Surabaya dan sekitarnya mencapai 25-35 derajat celcius.

“Fenomena astronomi dimana matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun. Yakni 21 Maret dan 23 September,”kata Teguh, Senin (26/9/2022).

Teguh mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak mengkhawatirkan dampak fenomena equinox ini, sebab, menurut Teguh, Equinox tidak tidak selalu menyebabkan suhu ekstrem.

“Equinox bukan seperti gelombang panas (heat wave) yang dapat meningkatkan suhu secara drastis, serta kejadian peningkatan suhu udara ekstrim di luar kebiasaan dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama,” jelasnya.

Lebih lanjut Teguh menyampaikan, untuk masyarakat tetap harus mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh.

Bahaya Cuaca Ekstrem di Surabaya

Dampak cuaca ekstrem tidak hanya soal gerah dan keringat saja loh! Untuk itulah, kita perlu waspada dengan dampak cuaca panas bagi kesehatan tubuh manusia, seperti berikut ini. 

1. Demam

Ketika ada cuaca ekstrem naiknya suhu panas, biasanya kita takut menyalakan pendingin ruangan karena khawatir tagihan listrik akan membengkak.Tentu, hal inilah yang membuat kita jadi berkeringat. 

Padahal, keringat yang membasahi tubuh nantinya bisa membuat kamu masuk angin sehingga rentan terserang demam. Apalagi kalau saat berkeringat, kita jadi minum air es atau air dingin untuk menyegarkan tubuh.

Inilah yang menyebabkan terjadi perubahan suhu mendadak bagi tubuh dan berisiko terkena infeksi tenggorokan. Hal ini juga yang akhirnya bisa menimbulkan demam.

2. Dehidrasi adalah dampak cuaca panas yang sering terjadi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, cuaca ekstrem panas berlebihan bisa menyebabkan tubuh berkeringat. Biasanya, cairan keringat yang keluar tersebut mengandung berbagai mineral penting bagi tubuh, seperti kalium hingga natrium.

Inilah yang membuat kita jauh lebih haus dari biasanya, bibir dan lidah terasa kering, serta jadi sedikit buang air kecil.

Selain kita perlu minum air lebih banyak, kita juga perlu menggunakan pendingin udara di dalam ruangan yang hemat listrik, seperti kipas angin, air cooler, humidifier, dan lain-lain. Kamu juga bisa menambahkan tanaman hias penyejuk ruangan di rumah, lho.

3. Kelelahan dan mudah pingsan

Kekurangan cairan tubuh akibat keringat berlebih juga bisa membuat kita jadi mudah lelah, merasa lemas, pusing, mual, bahkan pingsan, lho. 

Selain itu,  cuaca ekstrem suhu panas juga bisa membuat kita sulit berkonsentrasi hingga emosi mudah naik. Untuk mengatasinya, pastikan kita berada di tempat sejuk dan mengurangi aktivitas fisik yang berat.

4. Denyut jantung lebih cepat

Tahukah kamu kalau ternyata saat cuaca ekstrem naiknya suhu panas membuat jantung akan berdetak lebih cepat dari biasanya, lho.

Soalnya, organ satu ini akan memompa darah ke kulit untuk melepaskan rasa panas. Karena lebih fokus ke kulit, bagian tubuh lainnya bisa jadi kekurangan pasokan darah. Hal ini bisa membuat tubuh terasa lemas dan jadi kurang semangat.

5. Tekanan darah rendah

Saat cuaca ekstrem panas, tubuh akan kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Bahkan, pembuluh darah juga ikut membesar. Hal tersebut akan membuat tekanan darah pada tubuh menurun.

Bukan hanya bagi penderita tekanan darah rendah, tetapi siapa pun bisa saja merasa pusing dan pingsan karena hal ini.

6. Heat stroke adalah dampak cuaca panas terburuk

Dampak cuaca panas bagi tubuh yang paling berbahaya adalah heat stroke. Kondisi ini muncul saat tubuh kesulitan mengontrol suhu sehingga mengalami peningkatan drastis hingga 41°C dalam hitungan menit saja.

Jika mengalami heat stroke, tubuh kamu akan kesulitan mengeluarkan keringat, kulit jadi kering, dan terasa panas. Akibatnya, kita bisa merasa pusing, mual, dan risiko terburuknya adalah kejang hingga kematian.

Wah, ternyata dampak cuaca panas bisa berbahaya bagi tubuh manusia ya. Semoga kamu tetap terhindar dari hal-hal buruk tersebut, ya. 

Baca juga: Rekomendasi Skincare Remaja Murah

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top