Health

Momen Tahun Baru dan PSBB Bikin Buncit? Cobalah Diet Metode Mindful Eating

Metode Mindful Eating

Momen tahun baru di depan mata, tapi PSBB masih diberlakukan di banyak tempat, sehingga mindful eating mulai perlu dilakukan. Ya, makan memang menjadi salah satu rutinitas sehari-hari, tapi pernahkah Anda mendengar istilah mindful eating?

Kebanyakan dari kita selama ini hanya mengkonsumsi makanan tanpa mengetahui berapa banyak makanan yang kita konsumsi dalam sehari. Padahal mengkonsumsi makanan secara berlebihan dapat mengganggu kesehatan.

Apalagi saat ini banyak bisnis makanan yang mempromosikan dan menjual makanan melalui media sosial. Agar kita bisa tetap makan dan mendapatkan tubuh sehat, kita harus menerapkan mindful eating. Penasaran? Yuk, simak pembahasannya berikut ini.

Mindful Eating Menurut Dinda Utami, NLP Licensed Practitioner dan Fitness Trainer

Mindful Eating Berasal Dari Pikiran

Beberapa hari yang lalu sempat diadakan acara Fit Nest secara virtual. Fit Nest sendiri merupakan Functional Fitness Gym yang berlokasi di Kota Bogor. Ketika masa pandemi, lembaga fitness tersebut telah banyak mengadakan kelas kebugaran via daring.

Dinda mengatakan, terkait pengetatan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) khususnya di kota Jakarta, masyarakat menjadi lebih terbatas untuk bergerak dan beraktivitas. Ia pun menambahkan, dalam waktu 3-6 bulan belakangan, banyak dari kita melakukan overeating.

Kegiatan makan secara berlebihan tersebut membuat berat badan menjadi naik. Berat badan yang naik tersebut mendorong orang-orang untuk diet. Namun, ternyata sebagian orang yang melakukan diet tidak selalu berhasil.

Dinda menjelaskan salah satu alasan seseorang tidak berhasil dalam diet adalah karena mereka masih memiliki anggapan yang salah tentang diet. Padahal untuk menurunkan berat badan, orang-orang perlu menerapkan mindful eating.

Begini Anggapan yang Salah Tentang Diet

Menurut Dinda, diet bukanlah hal yang wajib dilakukan dalam kurun waktu tertentu. Diet dilakukan untuk tujuan-tujuan khusus, seperti menurunkan berat badan. Diet mengacu pada kebiasaan yang dilakukan seseorang ketika makan. Kebiasaan inilah yang terlebih dahulu harus diluruskan. Diet merupakan overall eating habits yang bersifat tidak mengekang.

Berikut merupakan anggapan umum tentang diet mentality yang disampaikan oleh Dinda.

  1. Minum air putih agar dapat mengurangi rasa lapar.
  2. Tidak makan malam.
  3. Obsesi dalam menghitung jumlah kalori yang masuk dalam tubuh.
  4. Melabeli makanan sebagai makanan yang baik maupun jahat.
  5. Memiliki konsep makanan yang mengandung karbohidrat merupakan musuh bagi tubuh.
  6. Memiliki perasaan bersalah ketika selesai makan.

Dinda juga menyampaikan, apabila kita memandang diet sebagai hal yang bertujuan untuk menurunkan berat badan, justru hal tersebut akan membuat diet terasa melelahkan.

Emotional Eating, Kebalikan dari Mindful Eating yang Menjadi Pemicu Gagal Diet

Emotional Eating, Kebalikan Dari Mindful Eating

Adanya batasan justru semakin membuat kita makin terobsesi dengan makanan. Selain itu juga memberikan dampak konsumsi makanan yang tidak terkendali setelah program diet berakhir. Emotional eating atau konsumsi makanan secara tidak terkendali ini ini juga perlu diketahui apa penyebabnya.

Dinda berpendapat, merespons emosi dengan cara mengonsumsi makanan tak sepenuhnya keliru. Namun, dalam hal ini perlu diketahui lebih jauh apakah emosi yang dirasakan tersebut membuat kita memutuskan makan secara berlebihan.

Jangan sampai kita tidak memahami apa yang membuat kita emosi lalu menjadikan makanan sebagai satu-satunya solusi. Merespon segala emosi yang kita rasakan dengan makan akhirnya dapat membuat kita menjadi emotional eater.

Melakukan emotional eating tidak membuat masalah kita selesai, justru membuat berat badan kita menjadi naik. Salah satu contoh yang diberikan Dinda adalah di masa PSBB seperti saat ini. Ia merasa takut dan tidak aman setelah mengetahui banyak temannya terpapar Covid-19.

Bahkan beberapa orang di antaranya meninggal dunia. Hal tersebut menimbulkan perasaan takut, perasaan tidak aman, sekaligus marah. Terkadang dinda meluapkan emosi tersebut dengan makan. Namun, sebenarnya ada cara lain yang dapat Anda lakukan untuk merespons rasa bosan.

Ketika kita merasa ingin meluapkan emosi dengan makan, kita dapat mengingatkan diri sendiri untuk mengidentifikasi emosi yang saat itu kita rasakan. Akan sangat baik apabila kita mencari tahu penyebab di balik emosi tersebut.

Kunci keberhasilan diet terletak pada mindful eating, yakni memperhatikan jenis serta jumlah porsi makanan yang dikonsumsi. Tak lupa tetap memperhatikan emosi serta isyarat lainnya ketika akan mengonsumsi makanan.

Menerapkan Mindful Eating di Momen Tahun Baru

Untuk dapat menerapkan pola makan ini, kita bisa belajar memperhatikan bentuk, tekstur, warna, bunyi, aroma, hingga rasa makanan. Biasanya karena terburu-buru, kita tidak sempat menaruh perhatian bahkan tidak ingat makanan apa yang kita santap. Solusinya, kita dapat mencoba menikmati makanan dengan kesadaran penuh. Hal ini dapat mencegah kita untuk mengambil makanan tanpa sadar.

Selain itu, dalam penerapannya, kita juga perlu menarik nafas dalam saat berdoa sebelum kita mulai makan. Selanjutnya, bagilah porsi makan menjadi ½ dari porsi makan kita biasanya. Kemudian perhatikan segala hal yang ada dalam makanan. Jika sudah selesai, tentukanlah, Anda masih ingin makan lagi atau sudah merasa kenyang. Jika Anda ingin makan lagi, Anda bisa mengambil porsi setengah dan memperhatikan makanan Anda.

Aktivitas Olahraga yang Membantu Mensukseskan Diet

Olahraga di Rumah Bisa Memaksimalkan Diet Saat PSBB

Nah, selain Anda mengatur pola makan, penting juga Anda melakukan aktivitas fisik. Berikut beberapa kegiatan yang dapat Anda coba di rumah.

  1. Berlari 30 menit sehari. Anda dapat melakukannya sebanyak 3 kali dalam seminggu. Jika Anda belum terbiasa, lakukanlah kegiatan ini secara bertahap lalu tingkatkan intensitasnya.
  2. Yoga dapat membantu Anda menurunkan berat badan sekaligus membuat tubuh Anda terasa lebih ringan dan kualitas tidur lebih baik.
  3. Lompat tali dan kombinasi pola makan sehat dapat menurunkan berat badan secara efektif. Lakukan kegiatan ini satu jam dalam sehari untuk membakar 900 kalori.

Itu tadi beberapa pembahasan agar Anda dapat sukses menurunkan berat badan. Stay healthy, good people!

To Top