Health

Mengenal Lebih Jauh Diet Sirtfood, Program Diet Ala Adele

Diet Sirtfood

Kita harus mengenali tubuh kita sebelum memulai diet yang sehat. Ada banyak jenis diet sehat yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah diet Sirtfood, diet yang dilakukan oleh penyanyi Adele. Beberapa bulan yang lalu Adele mengundang decak kagum para netizen. Pasalnya, dalam foto yang tersebar di sosial media, penampilan Adele terlihat berubah drastis.

Pelantun lagu “Rolling In The Deep” ini sudah tampak transformasinya sejak 2016 lalu, dan perubahannya sangat terlihat baru di awal 2020 ini. Ternyata Adele berhasil menurunkan badan hingga 22 kilogram.

Diet yang Adele lakukan ini tentu dengan pengawasan yang ketat dari Pete Greacimo, personal trainer-nya. Selain itu, ia rutin berolahraga pilates dan fitness. Tertarik dengan diet ini? Yuk kenalan lebih jauh dengan diet Sirtuin ini!

Diet Sirtfood

Diet Sirtfood merupakan gagasan Aidan Goggins dan Glen Matten, ahli gizi asal Inggris. Mereka meluncurkan buku The Sirtfood Diet karena adanya minat terkait pencarian menu dan sehat di situs-situs online. Diet tersebut diluncurkan pada 2016. Setelahnya, diet ini memiliki pengikutnya sendiri dan melonjak cukup besar.

Konsep dari diet Sirtfood adalah diet yang mengaktifkan protein Sirtuins dalam tubuh. Menurut para pencipta diet ini, protein sirtuins diyakini dapat melindungi sel-sel tubuh ketika sedang stres dan mengatur peradangan, metabolisme, dan penuaan.

Sirtuins mempengaruhi kemampuan tubuh membakar lemak dan meningkatkan penurunan berat badan sebesar 7 pon, setara dengan 3,5 kilogram, dalam seminggu. Diet ini juga mampu mempertahankan massa otot agar tetap baik untuk tubuh dengan berolahraga.

Geggins dan Matten mengklaim manfaat kesehatan lainnya dari menerapkan pola diet Sirtfood seperti peningkatan energi, kulit yang lebih bersih, dan kualitas tidur yang baik.

Diet yang fokus pada makanan Sirtfoods ini, memiliki beberapa jenis tumbuhan yang kaya nutrisi. Senyawa dalam tumbuhan tersebut dapat memningkatkan protein dalam tubuh. Makanan apa yang membuat diet ini ajaib? Ini daftar makanan yang dianjurkan bagi peserta diet Sirtfood:

  • Teh hijau
  • Cokelat hitam (dianjurkan yang mengandung 85 persen kakao)
  • Apel
  • Buah sitrus
  • Peterseli
  • Kunyit
  • Kubis
  • Anggur merah atau Wine
  • Bluberry
  • Caper
  • Kale
  • Kangkung
  • Kopi
  • Kacang kenari
  • Daun seledri
  • Kedelai
  • Stoberi
  • Bawang merah
  • Lemon

Fase-fase Diet Sirtfood

Fase-fase Diet Sirtfood
Fase Diet SirtFood

Diet Sirtfood dibagi menjadi dua fase penting. Fase pertama berlangsung selama seminggu. Dalam fase tersebut melibatkan pembatasan kalori hingga 1000 kkal selama tiga hari. Peserta diet ini harus mengonsumsi tiga jus hijau dan makanan yang kaya Sirtfood setiap hari.

Jus yang dikonsumsi bisa kale, seledri, peterseli, teh hijau, dan lemon. Lalu, untuk makanannya, bisa mengonsumsi kalkun ezcalope dengan sage dan peterseli, atau menu lain yang kalorinya sejenis.

Di hari keempat dan tujuh, asupan makanan ditingkatkan menjadi 1500 kkal. Dalam rentang waktu tersebut, disarankan minun dua jus hijau dan dua makanan kaya Sirtfood. Pada fase awal, diet ini membatasi pilihan makanan dan kalori harian.

Fase kedua, yang disebut dengan fase perawatan, berlangsung selama 14 hari. Dalam fase ini penurunan berat badan sudah mulai stabil. Penectus diet ini percaya fase ini merupakan cara yang berkelanjutan dapat menurunkan berat badan.

Di sini peserta diet direkomendasikan mengonsumsi tiga makanan dan satu jus hijau kaya Sirtfood yang diseimbangi dengan protein. Diet ini diklaim mengontol nafsu makan secara alami dan meningkatkan fungsi otot. Tetapi, perlu diimbangi dengan olahraga rutin dan pola hidup lainnya.

Jangan Sembarangan Melakukan Diet Ini

Konsultasikan diet sirtfood
Konsultasi ke Para Ahli Diet

Sebelum melakukan diet Sirtfood, ada baiknya jika tetap berkonsultasi dengan para ahli terkait diet ini. Kita perlu mengetahui diet dan makanan yang baik untuk tubuh kita. Selain itu, kita dapat berkonsultasi apakah diet ini berisiko buruk bagi kesehatan. Pasalnya, tidak semua tubuh dapat melakukan diet ketat.

Dibalik manfaat diet Sirtfood, ternyata ada pro dan kontra. Beberapa ahli ada yang mendukung penerapan diet ini. Ada pula yang meminta pengkajian ulang tentang diet tersebut. Beberapa peneliti ada yang mengatakan makanan Sirtuin dapat membuat aktivitas fisik kurang efektif dan menurunkan tekanan darah.

Bahkan, beberapa peneliti akhirnya meneliti lebih jauh akibatnya terhadap tekanan darah jika mengonsumsi makanan yang mengandung Sirtuin ini. Diet yang memotong beberapa nutrisi makanan bisa berbahaya jika tanpa pengawasan ahli. Jika sembarangan dapat membuat masalah kesehatan.

Efek samping pertama dari diet Sirtfood di fase awal adalah kepala sakit atau pusing. Hal itu dikarenakan tubuh harus beradaptasi dengan asupan kalori yang rendah. Di samping itu, diet ini tidak dianjurkan bagi orang yang memiliki diabetes.

Jika tubuh belum mampu melakukan diet Sirtfood, kita bisa menggunakan cara lain. Seperti konsumsi makanan yang seimbang, yakni makanan rendah lemak, protein tanpa lemak, dan berbagai buah dan sayuran. Kemudian, lakukan olahraga secara rutin agar massa otot terbentuk.

Berita Terkini

To Top